Bacaan : Yohanes 3:1-21
Saya pernah melihat sebuah papan yang bertuliskan, "Semakin
dalam Anda mengenal Yesus, semakin kecil kemungkinan Anda akan
celaka." Penulis pesan tersebut mungkin bermaksud baik, tetapi
pernyataan itu sendiri mengandung kesalahan yang nyaris tak
kentara. Kalimat di atas memunculkan kesan bahwa semakin dalam
kita percaya kepada Yesus, semakin kecil kemungkinannya kita akan
masuk neraka.
Meskipun demikian, Alkitab berulangkali menyatakan bahwa
apabila seseorang percaya kepada Kristus, ia memiliki hidup yang
kekal sejak saat itu juga. Yesus menjelaskan bahwa keselamatan
berarti "dilahirkan kembali" oleh Roh Allah (Yohanes 3:3-9). Dia
berkata bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya akan memiliki hidup
kekal (ayat 16). Ini bukan suatu kemungkinan melainkan kepastian.
Kita tidak dibebaskan dari neraka secara bertahap. Saat kita
menerima Kristus sebagai Juruselamat, Dia masuk dalam kehidupan
kita dan menyelamatkan kita sepenuhnya. Kita tidak dibebaskan
dari neraka sedikit demi sedikit. Ya, kita memang akan semakin
serupa dengan Yesus bila kita hidup dengan rasa syukur; rendah
hati, dan berserah kepada-Nya. Tetapi pertumbuhan rohani tidak
menambah apa pun pada keselamatan yang telah kita miliki saat
kita percaya.
Saat ini, banyak orang Kristen mencari rumus rahasia atau
pengalaman rohani yang dapat membuat mereka lebih yakin akan
tujuan mereka yang kekal. Sesungguhnya Yesus telah menyediakan
keselamatan yang kekal. Tugas kita adalah percaya bahwa
kematian-Nya di kayu salib cukup bagi kita dan hidup bagi Dia
--HVL
I need no other argument,
I need no other plea;
It is enough that Jesus died,
And that He died for me. --Edmunds
KITA DISELAMATKAN OLEH KEMATIAN KRISTUS
BUKAN OLEH USAHA KITA
|