Bacaan : Roma 5:1-11
Gitaris musik rock Jimi Hendrix menjalani kehidupan seks
bebas berganti-ganti pasangan, kecanduan obat bius, dan
berperilaku sangat buruk baik di panggung maupun di luar
panggung.
Pada akhir sebuah konsernya di tahun 1970, Jimi membanting
gitarnya. Menurut laporan Robert McGee dan Donald Sapaugh dalam
Search for Peace, para penonton berteriak histeris dan memberikan
tepuk tangan yang gemuruh. Tetapi mendadak sambutan riuh itu
berhenti. Jimi berlutut pada kedua kakinya dan tetap pada
posisinya tanpa bergerak. Lalu ia memecah keheningan dengan
berkata, "Bila Anda tahu tentang kedamaian yang sejati, saya
ingin Anda menjumpai saya di belakang panggung." Namun tentu saja
tak seorang pun memberi tanggapan terhadap undangannya yang
mengejutkan itu. Beberapa hari kemudian Jimi meninggal karena
menggunakan obat bius secara berlebihan. Jimi Hendrix tidak
pernah mengalami kedamaian yang sejati.
Adakah Anda mengenal kedamaian yang sejati? Sudahkah Anda
menyadari, seperti bintang musik rock itu, bahwa kemasyhuran,
uang, dan kesenangan duniawi tidak memberikan kedamaian batin?
Anda perlu mencari kedamaian itu melalui doa yang
bersungguh-sungguh. Hanya melalui komitmen untuk percaya
sepenuhnya kepada Kristus, Anda dapat mengalami damai sejahtera
dengan Allah (Roma 5:1). Bukalah hati Anda dengan iman bagi sang
Raja Damai. Undanglah Dia untuk masuk dan mengendalikan hidup
Anda. Selanjutnya, di tengah gejolak kehidupan ini Anda dapat
tetap mengalami damai sejahtera dari Allah, yaitu damai sejahtera
dari surga yang memelihara hati Anda (Filipi 4:6-7) --VCG
Our heart is always seeking --
We long to know real peace;
But if we trust in Jesus,
Our restlessness will cease. --DJD
DAMAI MELIMPAH DALAM JIWA BILA KRISTUS MEMERINTAH DI HATI
|