Bacaan : Kolose 1:9-14
Kelompok veteran itu bertemu setiap tahun. Para anggotanya
biasa-biasa saja dan sederhana, namun mereka memiliki sesuatu
yang sangat berharga, yaitu penghargaan tertinggi militer untuk
keberanian dari negara.
Sebagian besar dari mereka sependapat bahwa medali
penghargaan dari negara itu telah mengubah dan memperbarui hidup
mereka. Bagi kebanyakan dari mereka, medali itu membuat
masyarakat menghargai mereka. Berkomentar tentang pengaruh medali
itu terhadap pikiran dan perilakunya, seorang penerima medali
berkata, "Anda mewakili setiap orang dan segala sesuatu yang
diwakili oleh medali itu."
Sebagai orang Kristen, kita memiliki sebuah tanda yang jauh
lebih berharga dari medali apa pun, yakni nama Kristus. Kita
mengaku sebagai para pengikut Yesus, hamba-hamba Tuhan. Karena
itulah, Rasul Paulus mendoakan orang-orang percaya agar mereka
"hidup layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam
segala hal" (Kolose 1:10). Ia mendesak agar orang Kristen
"memberi buah" dalam segala pekerjaan yang baik dan ditandai
dengan kesabaran, sukacita, dan ucapan syukur (ayat 11-12).
Hendaknya dalam berperilaku kita tidak berusaha memenuhi
pengharapan dari diri sendiri atau orang-orang di sekitar kita,
melainkan pengharapan dari Tuhan yang telah menebus dan memanggil
kita serta mempercayakan nama-Nya kepada kita. Daripada merasa
terperangkap oleh serangkaian standar yang bersifat lahiriah,
mari kita bersukacita atas kehormatan yang diberikan kepada kita
untuk menyandang nama-Nya dan kebebasan untuk menyenangkan Dia
saja --DCM
Lord, may I live that all may see
The love of Christ revealed in me;
And help me flee all sin and shame,
Lest others scoff at Your dear name. --DJD
ANDA MENGHORMATI NAMA ALLAH
APABILA ANDA MEMANGGIL-NYA BAPA DAN HIDUP SEPERTI ANAK-NYA
|