Bacaan : Matius 2:1-12
Sebagai pengikut Yesus, kita harus menjaga hati kita dari
ketamakan saat Natal tiba. Hal ini tidaklah mudah di tengah
masyarakat yang telah menjadikan Natal sebagai sesuatu yang
duniawi.
USA Today melaporkan hasil dari tiga survei yang menunjukkan
semakin terkikisnya makna Natal. Dalam suatu penelitian terhadap
orang Amerika, hanya sepertiga yang mengatakan bahwa kelahiran
Yesuslah yang membuat Natal itu penting.
Jika demikian, apa yang mereka anggap penting? Tentu hadiah-hadiahnya! Berdasarkan survei, 97% responden selalu berbelanja
banyak hadiah di hari Natal.
Walau tak ada salahnya memperingati kelahiran Anak Allah
dengan membagikan hadiah kepada orang yang kita kasihi, namun
tradisi yang menyenangkan ini bisa menjadi ketamakan yang berbahaya. Pada tahun 1996 ada mainan berupa boneka Tickle Me Elmo.
Sebagian orang membelinya untuk anak dan cucu mereka, namun
maksud tulus itu segera lenyap saat mereka sadar bahwa mainan itu
dapat mendatangkan keuntungan yang besar. Banyak suratkabar
segera dipenuhi kolom iklan yang menawarkan boneka yang sangat
digemari itu dengan harga berlipat-lipat dari harga semula.
Jika Anda mendapati diri terjerat oleh ketamakan di hari
Natal, ambillah waktu untuk berdiam diri. Dengan mata rohani,
berjalanlah bersama orang-orang majus yang mencari Bayi Kristus.
Bersujudlah di hadapan-Nya dan persembahkan kasih dan penyembahan
Anda sebagai hadiah bagi-Nya. Jangan biarkan Natal tahun ini
diliputi ketamakan, melainkan jadikanlah Natal ini penuh dengan
penyembahan [DCE]
Take time this Christmastime to go
A little way apart,
And with the hands of prayer prepare
The house that is your heart. --Anon.
KEEGOISAN MEMBUAT NATAL MENJADI BEBAN
KASIH MEMBUAT NATAL MENJADI KESUKAAN
|