Bacaan : Yohanes 14:1-12
Suatu kali saya melihat Anne Graham Lotz, putri Billy Graham, dalam
acara bincang-bincang yang populer di televisi. Si pewawancara
bertanya, "Apakah Anda termasuk orang yang percaya bahwa Yesus secara
ekslusif menjadi satu-satunya jalan ke surga?" Ia menambahkan, "Anda
tahu itu menyulut kemarahan orang akhir-akhir ini!" Tanpa berkedip,
Anne menjawab, "Yesus tidak eksklusif. Dia mati supaya semua orang
bisa datang kepada-Nya untuk menerima keselamatan."
Sungguh jawaban yang luar biasa! Kekristenan bukan klub eksklusif
yang terbatas bagi sekelompok orang elit yang memenuhi syarat
tertentu. Semua orang disambut, tanpa membedakan warna kulit,
kelompok sosial, atau jabatan.
Betapa pun indahnya kebenaran ini, pernyataan Yesus dalam Yohanes
14:6 yang berbunyi bahwa Dialah satu-satunya jalan kepada Allah,
masih membuat orang tersinggung. Namun, Yesus memang adalah
satu-satunya jalan dan pilihan. Kita semua bersalah di hadapan Allah.
Kita adalah pendosa dan tak dapat menolong diri kita sendiri.
Permasalahan dosa kita harus diselesaikan. Yesus, sebagai Allah yang
menjelma menjadi manusia, mati untuk membayar hukuman dosa kita,
kemudian bangkit dari antara orang mati. Tak ada pemimpin agama lain
yang menawarkan apa yang telah Yesus sediakan dalam kemenangan-Nya
atas dosa dan maut.
Injil Kristus menyinggung sebagian orang, tetapi itulah kebenaran
yang indah, bahwa Allah sangat mengasihi kita, sehingga Dia bersedia
datang dan menyelesaikan masalah terbesar kita, yaitu dosa. Dan,
selama dosa masih menjadi masalah, dunia masih membutuhkan Yesus!
--JMS
TERIMALAH KABAR BAIK INI:
YESUS ADALAH JURU SELAMAT YANG TIDAK EKSKLUSIF
|