Bacaan : Ibrani 2:9-18
Dalam buku terkenalnya yang berjudul The Denial of Death
[Penyangkalan Terhadap Kematian], penulis dan ahli antropologi,
Ernest Becker berpendapat bahwa semua kekhawatiran dan ketakutan kita
berakar dalam ketakutan kita akan kematian. Walaupun Becker bukan
pengikut Kristus, studi ilmiahnya dapat menjadi catatan tambahan bagi
Ibrani 2, yang berkata bahwa natur kita dipengaruhi oleh ketakutan
akan kematian sepanjang hidup (ayat 15).
Kita semua mengenal perasaan takut itu. Dan, tentunya orang-orang
yang kita jumpai dalam Alkitab pun mengalami ketakutan, mulai dari
kekhawatiran yang menggentarkan sampai kepanikan yang mengerikan.
Namun, kita tidak perlu takut, bahkan saat kita menghadapi kematian.
Tuhan kita telah mengalami kematian dan menaklukkannya!
Penulis kitab Ibrani menyatakan bahwa Yesus "dibuat sedikit lebih
rendah daripada malaikat-malaikat, ... supaya oleh anugerah Allah Ia
mengalami maut bagi semua manusia" (2:9). Melalui kematian-Nya,
Kristus telah mengalahkan "dia, yaitu Iblis yang berkuasa atas maut,"
membebaskan kita dari "takutnya kepada maut" (ayat 14,15).
Apakah Anda menjadi korban dari ketakutan-ketakutan Anda sendiri?
Ingatlah kembali janji Kitab Suci yang indah dan dapat mengusir
ketakutan: "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah
bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan
menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang
membawa kemenangan" (Yesaya 41: 10) --VCG
JIKA ANDA PERCAYA BAHWA YESUS HIDUP
ANDA TIDAK PERLU TAKUT TERHADAP KEMATIAN
|