Bacaan : Kolose 3:8-17
Vincent Van Gogh membeli cermin dan menggunakan gambaran wajahnya
sendiri di banyak lukisannya. Rembrandt juga menggunakan dirinya
sendiri sebagai model, buktinya ia menyelesaikan hampir 100 potret
diri. Para seniman ini memiliki panutan yang sangat baik, yakni Allah
sendiri, yang menggunakan gambar diri-Nya sendiri sebagai pola bagi
ciptaan-Nya yang termulia (Kejadian 1:27).
Henry Ward Beecher, pendeta pada abad ke-19 yang termasyhur, berkata,
"Setiap seniman mencelupkan kuasnya ke dalam jiwanya sendiri, dan
melukiskan dirinya sendiri pada lukisan yang dibuatnya." Di dalam
segala sesuatu yang kita ciptakan -- karya seni, musik, karya sastra,
bahkan anak-anak kita -- akan terungkap sebagian kecil diri kita.
Begitu juga dengan Allah; kita masing-masing mengungkapkan sebagian
kecil dari diri-Nya. Gambaran tersebut mungkin menjadi kusam, tetapi
gambar itu akan selalu ada dan tidak bisa dihilangkan.
Perubahan-perubahan lahiriah yang kita lakukan tidak akan memperbaiki
berbagai kekurangan yang ada pada diri kita. Pakaian, kosmetik, dan
operasi memang dapat membuat kita menjadi tampak seperti orang lain,
tetapi tidak seperti mahakarya unik yang telah dirancang Allah dalam
diri kita masing-masing. Kita memerlukan "diri" yang benar-benar baru
(Kolose 3:10), diri yang diperbarui menurut gambar-Nya dan didandani
dengan pakaian belas kasih, kemurahan, kerendahan hati,
kelemahlembutan, dan kesabaran (ayat 12).
Untuk memperbaiki citra "diri" Anda, kenakan karakter Allah dan
perlihatkan citra-Nya dengan segala kemuliaan-Nya --JAL
ANAK-ANAK ALLAH HARUS MENCERMINKAN
KEMIRIPAN DENGAN BAPA MEREKA
|