Bacaan : Mazmur 34
Marcie (nama samaran) sudah putus dengan pacarnya, dan sekarang bekas
pacarnya itu terus mengganggunya. Ia mengikuti Marcie, mengawasi dan
mengintimidasinya dengan cara-cara halus. Marcie selalu menghindar
sebisanya.
Suatu kali ada satu kesempatan yang tak dapat dihindari Marcie, yaitu
pada saat pertandingan football. Saat itu Marcie menjadi pemandu
sorak. Selama satu pertandingan, pemuda ini terus berdiri di bahu
kanan lapangan, dan berhadapan langsung dengan kelompok pemandu
sorak. Di sudut itu ia terus mengawasi Marcie. Ibu dan ayah tiri
Marcie, yang duduk di barisan penonton, mengetahui hal ini dan
menyadari bahwa putrinya semakin ketakutan.
Pada saat istirahat, Marcie bergegas menuju tempat duduk orangtuanya.
Dengan tatapan panik, ia berkata "Apakah Ayah melihat ia di sana?"
"Ya, Ayah melihatnya," jawab sang ayah. "Ayah memerhatikan dan tak
akan pernah melepaskan pandangan darimu." Mendengar hal ini Marcie
merasa lega karena tahu ayah tirinya mengerti apa yang sedang
dialaminya. Akhirnya dengan tenang Marcie kembali bergabung dengan
teman-teman pemandu sorak lainnya.
Salah satu sukacita menjadi orang yang beriman kepada Yesus Kristus
adalah kita tahu bahwa Bapa senantiasa mengawasi kita dari surga.
Janji Allah seperti yang dikatakan Daud dalam Mazmur pada bacaan hari
ini, berlaku bagi kita di mana pun. Apa pun yang menghadang kita,
"mata Tuhan" akan terarah kepada kita dan telinga-Nya tertuju "kepada
teriak [kita] minta tolong"(Mazmur 34:16).
Allah tak pernah melepaskan pandangan-Nya dari kita --DCE
JIKA BURUNG-BURUNG PIPIT DIJAGA-NYA
MAKA SAYA TAHU TENTU DIA JUGA MENJAGA SAYA --Martin
|