Bacaan : Ibrani 10:22-26
Dalam rubrik Surat Pembaca di sebuah majalah gereja, ada seseorang
yang mengirimkan surat berikut: "Saya sudah pergi ke gereja selama 30
tahun. Selama itu saya telah mendengar ribuan kali khotbah. Tetapi,
hingga kini saya tidak bisa mengingat satu per satu khotbah yang
pernah saya dengar itu. Jadi, rasanya saya telah memboroskan banyak
waktu, begitu juga para pendeta itu dengan khotbah-khotbah mereka."
Surat itu memicu banyak tanggapan dari pembaca majalah tersebut.
Sampai akhirnya seorang pembaca lain menulis demikian: "Saya sudah
menikah selama 30 tahun. Selama itu istri saya telah memasak ribuan
kali untuk saya. Hingga kini saya tidak bisa mengingat satu per satu
masakan istri saya. Tetapi saya tahu, bahwa masakan-masakan itu telah
memberi tubuh saya kekuatan yang diperlukan untuk hidup sampai
sekarang."
Disadari atau tidak, sebetulnya ada banyak sekali manfaat yang bisa
kita peroleh dengan kita ke gereja; baik melalui ibadah yang kita
ikuti-firman yang ditabur, doa yang dipanjatkan, dan nyanyian yang
dinaikkan dalam ibadah; akan menjadi "pupuk yang subur" bagi
pertumbuhan iman kita-maupun melalui persekutuan dengan sesama
saudara seiman; di mana kita dapat saling memperhatikan, saling
mendukung dalam kasih dan dalam perbuatan baik. Itulah sebabnya
penulis Surat Ibrani pun menasihatkan supaya kita jangan menghindari
pertemuan-pertemuan ibadah.
Jadi, jangan berpikir bahwa ke gereja itu hanya membuang-buang waktu
dan tidak ada manfaatnya sama sekali. Itu salah besar-AYA
PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN DAN SAUDARA SEIMAN
TIDAK AKAN SIA-SIA
|