Bacaan : 2Raja6:8-23
Dalam kereta api bawah tanah di kota New York, dua pemuda
mencoba merampok seorang pria berpakaian rapi yang tampak
tertidur di bangkunya. Namun tiba-tiba beberapa orang di dekatnya
bangkit berdiri. Ternyata pria tadi sengaja ditempatkan di situ
sebagai umpan, dan para penumpang yang segera melompat dari
tempat duduknya adalah petugas polisi. Secepat kilat mereka
mengepung dan menangkap kedua pemuda itu. Para petugas ini pada
mulanya "tidak tampak," namun mereka memberikan pengamanan secara
diam-diam bagi para penumpang kereta api bawah tanah.
Kita mendapat gambaran yang sama mengenai perlindungan dalam
2Raja6. Dengan cara yang lebih dramatis dibanding
peristiwa di kereta api bawah tanah itu, pelayan Elisa melihat
sesuatu yang memberi keyakinan kepada tuannya tatkala menghadapi
suatu bencana yang seolah sudah di ambang pintu. Dari ayat 17
yang kita baca tertulis bahwa ketika "TUHAN membuka mata bujang
itu", ia melihat suatu pemandangan yang menakjubkan. Allah telah
mempersiapkan dengan baik sepasukan balatentara yang tak
kasatmata, "yang terdiri dari kuda dan kereta berapi"
mengelilingi Elisa, siap melindungi bangsa Israel dari tentara
Aram.
Sebagai anak-anak Allah, kita harus selalu percaya bahwa Dia
akan membela selama kita melakukan kehendak-Nya. Bahkan saat
pertempuran tampak terlalu berat dan kekalahan menghadang di
depan kita, kita harus tetap percaya kepada Tuhan. Kita akan
diteguhkan saat mengingat pesan Elisa kepada pelayannya: "Lebih
banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka"
(ayat 16). Kita tidak sendiri! --MRDII
I have promised you My presence
With you everywhere you go;
I will never, never leave you
As you travel here below. --Rose
KITA MUNGKIN MENGHADAPI SITUASI YANG MELAMPAUI KEMAMPUAN KITA
NAMUN TAK MUNGKIN MELAMPAUI KEKUATAN ALLAH
|