Bacaan : Mazmur 90
Ray Kurzweil adalah seorang ilmuwan dan penemu yang luar biasa. Dalam
buku yang ia tulis bersama rekannya, Fantastic Voyage: Live Long
Enough To Live Forever [Perjalanan yang Luar Biasa: Hidup Cukup Lama
untuk Hidup Selamanya], ia menulis bahwa ilmu pengetahuan dan
teknologi memegang peranan penting untuk mencapai hidup kekal.
Kurzweil menjalani diet ketat dan mengonsumsi sejumlah suplemen. Ia
sangat yakin akan tetap hidup dengan membuat terobosan hidup kekal.
Ia bukan orang sinting, melainkan seorang anggota komunitas bisnis
yang dihormati.
Optimisme yang dapat dilakukan ilmu pengetahuan ini berlawanan dengan
realisme yang diungkap Musa. "Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan
jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah
kesukaran dan penderitaan" (Mazmur 90:10). Masa kejayaan kita hanya
bertahan dalam beberapa puluh tahun, setelah itu kita akan menjadi
seperti rumput di taman.
Alangkah baiknya jika kita memercayakan diri kepada Yesus, yang
berjanji akan bergabung dengan kita untuk menikmati kehidupan abadi
di dalam Allah. Dia berkata kepada para murid-Nya, "Apabila Aku telah
pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang
kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku supaya di tempat di mana Aku
berada, kamu pun berada" (Yohanes 14:3).
Para pengikut Kristus hidup dengan jaminan bahwa ketika matahari
memancarkan sinarnya untuk terakhir kali dan bintang-bintang
berjatuhan dari langit, kita akan tetap hidup. Kita telah menantikan
kehidupan yang lebih luar biasa dari apa pun yang dapat kita
bayangkan dalam impian kita sekalipun -HWR
HIDUP INI HANYALAH BAGIAN MASA KECIL
DALAM KEHIDUPAN KEKAL
|