Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > PERUSAHAAN BERSAMA
< September
2006
>
M S S R K J S
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Senin, 4 September 2006

Bacaan Setahun : Mazmur 143-145; 1Korintus 14:21-40
Nats : Taatilah tuanmu (Efesus 6:5)

PERUSAHAAN BERSAMA

Bacaan : Efesus 6:1-9

Kakak laki-laki saya bekerja untuk perusahaan mebel Herman Miller selama 42 tahun. Pada acara makan malam pensiunnya, ia berkata, "Ini sudah seperti perusahaan saya sendiri. Di mana lagi seorang pekerja produksi seperti saya bisa ikut serta dalam manajemen perusahaan?" Apa yang menumbuhkan kesetiaan itu? Sebagian hal itu ditumbuhkan oleh kepemimpinan D.J. De Pree, presiden perusahaan terdahulu.

Suatu hari seorang pekerja pabrik me-ninggal secara tiba-tiba. Ketika Tuan De Pree mengunjungi istri pekerja itu, sang janda bercerita kepadanya mengenai puisi yang ditulis suaminya dan mengenai kesaksiannya kepada seorang penjaga malam. Hal ini membuat De Pree terkesan dengan nilai dalam diri setiap pekerja pabriknya. Sejak saat itu, sikapnya terhadap bisnis berubah. "Saya sadar," katanya, "bahwa prioritas pertama pengusaha adalah menghasilkan produk terbaik bagi orang yang akan menggunakannya; yang kedua, bagi orang-orang di pabrik yang membuat produk itu; dan yang ketiga, baru bagi pemiliknya."

Sikap ini bersumber dari Kitab Suci. Orang-orang kristiani yang berperan sebagai pekerja dan pihak manajemen sama-sama bekerja untuk satu Tuan. Oleh karena itu, para pekerja harus bekerja dengan tekun. Pihak manajemen pun harus melakukan hal yang sama-dengan dua tambahan. Pihak manajemen harus berlaku adil dan jujur (Kolose 4:1) dan tidak boleh mengancam (Efesus 6:9).

Integritas, perhatian terhadap orang lain, dan sikap saling menghormati akan membuat perusahaan mana pun menjadi perusa-haan bersama -DJD

JIKA INTEGRITAS DAN MANUSIA BERNILAI LEBIH TINGGI

DARIPADA UPAH DAN KEUNTUNGAN, MAKA SEMUA ORANG UNTUNG!
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran