Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > DAHULUKAN YANG UTAMA
< September
2006
>
M S S R K J S
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Sabtu, 2 September 2006

Bacaan Setahun : Mazmur 137-139; 1Korintus 13
Nats : Hikmat adalah hal yang utama; karena itu perolehlah hikmat (Amsal 4:7, versi King James)

DAHULUKAN YANG UTAMA

Bacaan : Lukas 10:38-42

Selama Perang Dunia II, saya bertugas sebagai ahli bedah tulang di sebuah rumah sakit Inggris. Suatu hari, ketika kami sedang bersih-bersih setelah membalutkan gips di lengan yang retak pada seorang pasien, saya memerhatikan beberapa rekan kerja yang hanya bercanda dan tidak membantu. Tanpa ragu-ragu saya menunjukkan bahwa saya kurang menyukai hal seperti itu.

Kejadian di atas menjadi alasan mengapa saya biasanya mengucapkan pembelaan terhadap Marta saat menyampaikan khotbah berdasarkan Lukas 10:38-42. Anda tentu ingat bahwa ia "sibuk sekali melayani" (ayat 40), sementara Maria, saudara perempuannya, tidak melakukan apa-apa selain mendengarkan Yesus.

Saya dapat dengan mudah memahami cara pandang Marta. Dalam Amsal, lebih dari satu lusin ayat menegur para pemalas. Dan, ketika beberapa orang kristiani pada abad pertama tidak mau bekerja dan mulai menumpang makan pada orang lain, Paulus menetapkan aturan ini, "Jika seseorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan" (2Tesalonika 3:10).

Namun, pendekatan kita terhadap pekerjaan harus seimbang. Amsal 4:7 mengatakan, "Hikmat adalah hal yang utama" (Alkitab versi King James). Marta sebenarnya bisa saja berkata, "Maria, makan malam bisa ditunda. Kini aku akan bergabung denganmu mendengarkan Yesus sebelum mulai bekerja di dapur."

Pekerjaan memang hal yang penting. Akan tetapi, kita jangan terlalu terobsesi sehingga menyingkirkan penyembahan dan ajaran rohani.

Bekerja keraslah, tetapi dahulukan yang utama -HVL

JANGAN TERLALU SIBUK MELAKUKAN KEBAIKAN

SEHINGGA ANDA LUPA UNTUK MELAKUKAN HAL YANG BENAR
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran