______________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI: Dicari, Para Pendoa
REFERENSI MISI: Seputar Doa (2)
SUMBER MISI: World Day of Prayer
KESAKSIAN MISI: Semangat yang Luar Biasa
DOA BAGI MISI DUNIA: Internasional, Georgia
DOA BAGI INDONESIA: QTA Ministry
______________________________________________________________________
THE PAY FOR HONEST LABOR IS ALWAYS GREATER THAN THE WAGES RECEIVED
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Shalom,
Berdoa merupakan komunikasi yang paling efektif dengan Sang
Pencipta, di mana doa yang melampaui dimensi waktu dan ruang dapat
mengantarkan kita ke ruang takhta Allah yang kudus dan memohon agar
kuasa Tuhan dinyatakan. Pada masa sekarang ini pun Anda bisa berdoa,
seperti halnya John Wesley dan para anggota "Klub Kudus"nya. Mereka
memohon kepada Allah agar Allah berkenan memakai mereka untuk
menyalakan kebangunan rohani yang hasilnya dapat dirasakan di
seluruh dunia.
Dengarlah firman Allah, "Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang
yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di
hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya"
(Yehezkiel 22:30). Maukah Anda merespons panggilan Allah untuk
berdoa bagi umat-Nya dan pekerjaan Allah di dunia ini?
Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
Novita Yuniarti
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
DICARI, PARA PENDOA
Doa adalah alat yang paling besar untuk memajukan pekerjaan Allah.
Hanya hati dan tangan yang berdoa yang dapat mengerjakan pekerjaan
Allah. Doa mencatat keberhasilan saat yang lainnya mengalami
kegagalan. Doa telah memenangkan kemenangan besar dan telah
menyelamatkan orang-orang kudus Allah dengan kemenangan yang
menakjubkan ketika pengharapan lainnya lenyap. Manusia yang tahu
bagaimana harus berdoa adalah anugerah terbesar yang dapat Allah
berikan kepada bumi. Ia adalah karunia paling kaya, yang dapat
ditawarkan bumi kepada surga. Orang-orang yang tahu bagaimana
menggunakan senjata doa ini adalah prajurit-prajurit terbaik Allah,
para pemimpin-Nya yang terbesar.
Orang-orang yang berdoa adalah para pemimpin pilihan Allah.
Perbedaan antara para pemimpin yang Allah bawa ke garis depan untuk
memimpin dan memberkati umat-Nya dengan para pemimpin yang dipilih
berdasarkan pilihan duniawi, yang mementingkan diri sendiri dan
tidak kudus, adalah bahwa para pemimpin yang berasal dari Allah
merupakan para pendoa yang sangat unggul. Doa membedakan mereka, dan
doa merupakan pembuktian atau pengesahan sederhana dan ilahi
mengenai panggilan mereka, meterai pemisahan mereka oleh Allah.
Tidak menjadi masalah anugerah atau karunia apa yang mereka miliki,
doa mengatasi semua karunia tersebut. Dalam bidang lain, mungkin
karunia yang mereka miliki, dimiliki juga oleh orang lain, tetapi
karunia doa ini adalah milik mereka. Apa jadinya para pemimpin Allah
tanpa doa? Apa jadinya Musa tanpa kuasa doa -- karunia yang dia
miliki yang membuatnya menonjol di dunia kafir, mahkota di atas
kepalanya, dan api imannya hilang? Tanpa doa, Elia pun tidak akan
memiliki legalitas ilahi.
Hidupnya menjadi tidak bermutu dan pengecut. Kekuatan, perlawanan,
serta semangat hidupnya hilang. Tanpa doa Elia, Sungai Yordan tidak
akan terbelah oleh pukulan jubahnya. Malaikat kematian juga tidak
akan menghormatinya dengan kereta dan kuda berapi.
Jawaban yang dipergunakan Allah untuk menenangkan ketakutan Ananias
dan meyakinkannya akan keadaan serta ketulusan Paulus adalah, "dia
sekarang berdoa". Ini adalah lambang sejarah Paulus, dasar bagi
kehidupan serta pekerjaannya. Paulus, Luther, dan Wesley; apa
jadinya orang-orang pilihan Allah ini tanpa unsur doa yang
mengontrol dan membedakan mereka? Mereka adalah para pemimpin bagi
Allah karena mereka kuat di dalam doa. Mereka bukan pemimpin karena
kepintaran mereka, sumber-sumber mereka yang tidak pernah kering,
pendidikan mereka yang menakjubkan, atau dukungan keuangan mereka.
Mereka adalah para pemimpin karena mereka dapat memerintahkan kuasa
Allah dengan kuasa doa. Para pendoa bukan hanya orang yang
mengucapkan doa atau berdoa karena kebiasaan. Para pendoa adalah
mereka yang menjadikan doa sebagai kuasa besar yang menyertai
mereka, suatu kekuatan yang menggoyangkan surga, dan surga
mencurahkan harta kebaikan yang tak terucapkan kepada bumi.
Para pendoa adalah orang-orang yang melewatkan banyak waktunya
bersama Allah. Mereka selalu merasakan keinginan serta kebutuhan
besar untuk menyendiri dengan Allah. Walaupun sibuk, mereka selalu
berhenti di suatu saat tertentu untuk bersekutu dengan Allah. Mereka
telah melewatkan banyak waktu sendiri dengan-Nya dan menemukan bahwa
rahasia kepemimpinan bijaksana dan penuh kuasa bagi Allah terletak
dalam saat-saat anugerah dan jalan masuk khusus ini. Para pendoa
adalah orang bermata tunggal. Mereka telah banyak menyendiri dengan
Allah, telah banyak melihat kemuliaan-Nya, telah banyak mempelajari
kehendak-Nya, telah banyak terbentuk menurut gambar-Nya, dan Dia
memakukan serta mengisi pandangannya. Hal-hal lain terlalu tidak
penting untuk menarik perhatian mereka, terlalu kecil untuk menarik
mata mereka. Visi ganda -- satu untuk diri sendiri dan yang lainnya
untuk Allah -- sangat menghalangi doa. Para pendoa adalah
orang-orang yang memiliki sebuah kitab, mereka makan dari firman
Allah; firman tersebut hidup di dalam mereka dengan kuasa
membangkitkan, dan tinggal di dalam mereka dengan penuh kuasa dan
iman. Mereka adalah manusia Alkitab. Alkitab memberikan inspirasi
doa mereka dan meningkatkan iman mereka. Mereka berdiri di atas
janji-janji firman Tuhan seperti berdiri di atas lantai granit.
Para pendoa adalah satu-satunya pekerja Allah yang produktif. Doa
yang sejati adalah kekuatan yang mengerjakan, suatu kekuatan ilahi
yang harus keluar, yang terlalu kuat untuk diam. Pekerjaan para
pendoa mencapai hasil terbaik karena dilakukan dengan kekuatan
Allah. Para pendoa memiliki pimpinan-Nya dan melakukan pekerjaan-Nya
bagi kemuliaan-Nya, di bawah sinar penuh sukacita hadirat-Nya,
firman-Nya, dan Roh-Nya.
Para pendoa melayani untuk melindungi gereja terhadap materialisme
yang memengaruhi seluruh rencana dan kebijakan gereja serta
mengeraskan darah kehidupan gereja. Suatu racun rahasia yang
mematikan bersirkulasi, meyakinkan gereja bahwa ia tidak perlu
bergantung kepada kekuatan rohani semata seperti dahulu. Waktu yang
berubah serta keadaan yang berubah telah membawa gereja keluar dari
sifat-sifat dan ketergantungan rohaninya dan menempatkan gereja di
mana kekuatan lain dapat menahannya sehingga gereja tidak mencapai
puncaknya. Jerat berbahaya seperti ini telah memikat gereja untuk
memasuki paham duniawi, memesonakan para pemimpinnya, memperlemah
dasar-dasarnya, dan banyak menghilangkan keindahan serta kekuatan
gereja. Para pendoa menyelamatkan gereja dari kecenderungan jasmani
seperti ini. Mereka mencurahkan kekuatan rohani asal mula kepada
gereja. Mereka mengangkat gereja dari pasir materialisme dan
menenggelamkannya ke dalam samudera kuasa rohani. Para pendoa
membuat Allah di dalam gereja berada dalam kekuatan penuh. Mereka
membuat tangan-Nya tetap memegang kendali, sementara Dia melatih
gereja dalam kekuatan dan kepercayaan.
Jumlah dan efektivitas para pekerja di ladang Allah, di semua
daerah, bergantung kepada para pendoa. Melalui proses yang tersusun
secara ilahi, jumlah dan keberhasilan para pekerja suci bergantung
kepada kuasa doa. Doa membuka lebar-lebar pintu masuk, mempersiapkan
para pekerja untuk masuk, memberikan keberanian kudus, keteguhan,
dan buah. Para pendoa dibutuhkan di semua bidang pekerjaan rohani.
Tidak ada suatu kedudukan pun, baik tinggi maupun rendah, di dalam
gereja Allah yang dapat diisi tanpa doa. Tidak ada satu posisi pun,
di mana orang Kristen ditemui, yang tidak memerlukan suatu iman yang
selalu berdoa dan tidak pernah lemah. Para pendoa dibutuhkan baik di
gereja maupun tempat usaha sehingga mereka dapat memimpin
perdagangan bukan berdasarkan ajaran dunia ini, tetapi berdasarkan
aturan Alkitab dan ajaran kehidupan surgawi.
Para pendoa dibutuhkan terutama dalam kedudukan yang berkaitan
dengan kuasa, kemuliaan, dan pengaruh gereja. Para pemimpin yang
menjadi pemikir gereja, pekerja gereja, dan kehidupan gereja
seharusnya adalah orang-orang yang memiliki tanda kuasa dalam doa.
Hati yang berdoalah yang menguduskan pekerjaan yang dilakukan oleh
tangan dan pikiran. Doa membuat pekerjaan sejalan dengan kehendak
Allah dan pemikiran sejalan dengan firman Allah.
Tanggung jawab utama dalam kepemimpinan gereja Allah, secara luas
dan secara sempit, harus dipagari dengan doa. Sehingga ada jurang
pemisah yang tidak terseberangi antara gereja dan dunia. Para
pemimpin seharusnya begitu terangkat dan disucikan oleh doa,
sehingga baik malam maupun awan tidak dapat menutup pancaran atau
menyuramkan pandangan meridian Allah. Banyak pemimpin gereja yang
kelihatannya berangggapan bahwa jika mereka bisa tampil sebagai
seseorang yang memiliki pemikiran, rencana, prestasi akademik,
kefasihan, atau kegiatan yang menonjol, maka semuanya itu cukup dan
akan menebus ketidakhadiran kuasa rohani tertinggi yang didapatkan
dari doa. Tetapi semua karunia di atas sia-sia dan tidak berarti di
dalam pekerjaan serius untuk membawa kemuliaan bagi Allah,
mengontrol gereja bagi-Nya, dan membawa gereja dalam keserasian
dengan misi ilahi-Nya.
Manusia pendoa adalah dia yang telah melakukan banyak hal bagi Allah
di masa lampau. Mereka adalah orang-orang yang telah memeroleh
kemenangan bagi Allah dan memermalukan musuhnya. Mereka adalah
orang-orang yang telah mendirikan kerajaan Allah di tengah-tengah
perkemahan musuh.
Tidak ada lagi syarat bagi keberhasilan saat sekarang ini. Abad ini
memerlukan kekuatan doa dan kebutuhan akan doa. Tidak ada pengganti
yang dapat menghasilkan akhir yang penuh anugerah. Hanya
tangan-tangan yang berdoa yang dapat membangun bagi Allah.
Manusia-manusia doa adalah para pahlawan Allah di bumi, para
pembangun utama-Nya. Mungkin mereka miskin dalam hal lain, tetapi
dengan iman yang sederhana dan segenap hati yang bergumul dan
bertarung, mereka adalah yang besar -- yang terbesar bagi Allah.
Para pemimpin gereja mungkin memiliki karunia dalam bidang lain,
tetapi tanpa karunia terbesar ini, mereka seperti Simson yang telah
dicukur rambutnya, atau seperti mazbah bait suci, di mana api
surgawinya telah padam tanpa kehadiran ilahi.
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: Doa dan Api
Judul asli buku: Prayer and Revival
Judul artikel: Dicari Para Pendoa
Penulis: E. M. Bounds
Penerjemah: Josep Tatang dan Susan
Penerbit: Tunas Pustaka
Halaman: 38 -- 43
______________________________________________________________________
REFERENSI MISI
SEPUTAR DOA (2)
Untuk melengkapi artikel di atas, berikut ini kami sediakan beberapa
tautan untuk mendapatkan artikel-artikel yang mendukung seputar
topik doa.
1. Pelayanan Doa Seorang Pengabar Injil
==> http://misi.sabda.org/pelayanan_doa_seorang_pengabar_injil
2. Peran Pendoa Syafaat
==> http://misi.sabda.org/peran_pendoa_syafaat
3. Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik
==> http://misi.sabda.org/menjadi_pendoa_syafaat_yang_baik
4. Bagaimana Kita Berdoa
==> http://misi.sabda.org/buku_misi_bagaimana_kita_berdoa
5. Menjadi Mobilisator Misi (I)
==> http://misi.sabda.org/menjadi_mobilisator_misi_i
6. Menjadi Mobilisator Misi (II)
==> http://misi.sabda.org/menjadi_mobilisator_misi_ii
7. Beberapa Tokoh Penting dalam Doa Sepanjang Sejarah Misi
==> http://misi.sabda.org/beberapa_tokoh_penting_dalam_doa_sepanjang_sejarah_isi
8. Bagaimana Mendoakan Para Misionaris
==> http://misi.sabda.org/bagaimana_mendoakan_para_misionaris
9. Ambil peralatanmu....
==> http://misi.sabda.org/ambil_peralatanmu
10. Doa Paulus untuk Orang-Orang Kristen di Tesalonika
==> http://misi.sabda.org/doa_paulus_untuk_orang_orang_kristen_di_tesalonika
11. Merencanakan Doa Keliling
==> http://misi.sabda.org/merencanakan_doa_keliling
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
WORLD DAY OF PRAYER
==> http://www.worlddayofprayer.net/
World Day of Prayer/Hari Doa Sedunia adalah sebuah gerakan yang
diprakarsai dan dijalankan oleh para wanita di lebih dari 170 negara
dan daerah. Gerakan ini mengumpulkan semua wanita dari beragam ras,
budaya, dan tradisi agar terjalin persaudaraan, pemahaman, dan aksi
yang lebih baik. Gerakan ini diperingati setiap hari Jumat pertama
bulan Maret, yang mana semua orang boleh turut memperingatinya.
Melalui World Day of Prayer, semua wanita di dunia menegaskan
kembali iman mereka kepada Yesus Kristus dan membagikan harapan dan
kekuatiran, sukacita dan dukacita, serta peluang dan kebutuhan
mereka. Melaluinya, para wanita juga didorong untuk (1) melihat
dunia dan untuk tidak lagi hidup dalam isolasi; (2) diperkaya oleh
pengalaman iman orang Kristen dari negara dan budaya lain; (3)
membantu mengangkat beban orang lain dengan berdoa bersama serta
mendoakan diri mereka sendiri; dan (4) menyadari talenta mereka dan
menggunakannya dalam melayani masyarakat. Ingin tahu lebih banyak
mengenai gerakan ini? Anda ingin ikut serta dalam gerakan ini?
Jangan ragu untuk mendapatkan informasinya dengan mengunjungi
situsnya.
______________________________________________________________________
KESAKSIAN MISI
SEMANGAT YANG LUAR BIASA
Sama seperti anak-anak yang berusia tiga belas tahun lainnya, dunia
Elina berputar di antara teman-temannya, baik di sekolah maupun di
desa tempatnya tinggal, yang terletak 120 km dari ibu kota
Bangladesh.
Di sekolah, ia juga mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, salah
satunya adalah ketika teman-temannya mengejeknya karena ia adalah
pengikut Kristus dan satu-satunya orang Kristen di sekolah. Bahkan,
teman-teman di kampungnya juga mengejeknya karena ia adalah pengikut
Kristus. "Anak laki-laki sering menggunakan kata-kata kotor untuk
memojokkannya, mereka juga mengejek kekristenan dan budaya barat,"
demikian disampaikan ayah Elina.
Lama-lama, keluarga Elina menjadi terbiasa akan hal ini, khususnya
ayah Elina, Pendeta MD yang memimpin Gereja United Bethany. Ia
sangat dikenal dengan dedikasinya dalam penginjilan. Suatu ketika,
mereka benar-benar merasa terganggu hingga merencanakan untuk
menuntut orang-orang yang sudah memojokkan mereka, tetapi akhirnya
Pendeta MD menghapus pikiran tersebut. Ia sadar itu akan memerburuk
keadaan, lama-lama mungkin mereka akan lelah, begitu pikirnya.
Tetapi orang-orang itu tidak pernah lelah memojokkan keluarganya.
Peristiwa yang Memilukan
Pada suatu ketika, hari Jumat tanggal 2 Mei pukul tiga pagi, Elina
terbangun dan pergi ke toilet umum yang letaknya beberapa langkah
dari rumah mereka. Di luar rumah, ia mencoba mengatur langkahnya
dalam kegelapan, tapi tidak menyadari apa yang sedang bergegas
menuju kepadanya.
Lima orang pemuda keluar dari semak dan menarik Elina. Ia mencoba
melawan sekuat mungkin, tetapi kelima pemuda itu terlalu kuat
baginya. Mereka menyeret Elina sejauh empat ratus meter ke tempat
gelap dan secara bergantian melecehkannya. Setelah mereka selesai
melakukan perbuatan asusila terhadap Elina, mereka menggotong Elina
yang setengah tak sadarkan diri dan mencampakkannya di depan
rumahnya. Dengan rasa sakit yang luar biasa, Elina mencoba membuka
kain yang menutup mulutnya, dan setelah berhasil, ia berteriak minta
pertolongan. Ayah Elina langsung keluar dan melihat kelima pemuda
tadi sudah menghilang dalam kegelapan malam.
Berdiri Teguh
Pada hari yang sama, Pendeta MD pergi ke kantor polisi untuk
melaporkan peristiwa yang telah menimpa putrinya. Reaksi pertama
yang diterimanya dari pihak aparat adalah: "Tunjukkan dulu uang yang
kau punya."
Namun, surat kabar lokal segera meliput berita tentang Elina dan
mengutuk kejahatan yang dilakukan lima pemuda yang telah menodai
Elina. Kepala sekolah Elina mengirim surat permohonan kepada kepala
polisi untuk menangkap pelaku kejahatan itu dan menghukum mereka.
Akhirnya, kasus Elina ditangani dengan serius. Elina dapat
mengidentifikasi pemuda-pemuda yang menyerangnya. Polisi berhasil
menangkap salah seorang pelaku, sementara pelaku lain masih dalam
pencarian.
Pendeta MD dan keluarganya pindah ke rumah seorang teman keesokan
harinya, Sabtu, 3 Mei. Elina menderita trauma dan memilih untuk
tetap tinggal dalam rumah. Ancaman terus ditujukan pada keluarga
ini, tapi pendeta MD mengatakan dengan tegas, "Saya sudah mati pada
hari mereka menyerang Elina."
Women to Women
Ketika membaca kesaksian Elina, pertanyaan yang terlintas adalah:
"Bagaimana perasaan ibunya? Apa yang dapat dilakukannya?" Apa yang
Anda lakukan jika Anda adalah ibu Elina? Kisah Elina kembali
mengingatkan kita akan kerasnya tantangan yang dihadapi gereja yang
teraniaya. Lawan-lawan kita mengaum seperti singa yang mencari siapa
yang dapat diterkamnya. Ketika umat Tuhan tetap teguh, lawan-lawan
kita mencari titik kelemahan dan menyerang kita tepat di titik
tersebut.
Seorang perempuan yang mengikuti Women to Women di Manila bersaksi,
kisah Elina membuatnya teringat pada putri kandungnya yang
dilecehkan oleh ayahnya sendiri. Tetapi Elina dilecehkan dan
dianiaya karena ia adalah pengikut Kristus. Karena itu, sakit yang
dialami oleh dua keluarga ini sedikit berbeda. Yang menjadi target
serangan sebetulnya bukan Elina, tetapi Tuhan yang ada dalam Elina.
Maukah Anda, bersama rekan-rekan dalam persekutuan doa atau di
tengah keluarga, berdoa bagi Elina, agar ia dipulihkan?
"Underground"
Hari-hari ini, kaum muda berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan
di tengah komunitas mereka. Karena itu, mereka bekerja keras untuk
mengejar 5 C (Career, Credit Card, Condominium, Club, Car, dan
Credentials).
Masih ingatkah Anda saat Anda berusia tiga belas tahun seperti
Elina? Bukankah mimpi dan ambisi Anda begitu besar? Setiap anak-anak
muda berkesempatan untuk menjadi sukses, meskipun untuk meraih
impian dan menjadi sukses sering kali harus melewati berbagai
rintangan dan tantangan yang tidak mudah. Tapi tantangan yang Anda
hadapi mungkin tidak sesulit tantangan yang dihadapi Elina pada hari
Jumat itu.
Elina pasti sangat terpukul dan gemetar menghadapi peristiwa itu,
tapi semangat yang ditunjukkannya untuk tetap berdiri teguh bagi
Yesus hari lepas hari di desanya, di sekolahnya, adalah semangat
luar biasa yang tidak diketahui banyak kaum muda saat ini.
Maukah Anda, bersama teman-teman Anda di gereja atau di sekolah
Anda, berdoa bagi Elina, agar Tuhan senantiasa melindungi dan
menjaga Elina dan keluarganya? Hingga saat ini, mereka masih terus
diancam akan dibunuh. Berdoalah bagi yayasan Shalom yang melayani
keluarga ini dan tengah menolong mereka dalam kasus Elina.
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama buletin: Open Doors, Edisi Juli -- Agustus, Volume 18, No. 4
Judul artikel: Semangat yang Luar Biasa
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Yayasan Open Doors, Jakarta 2008
Halaman: 10 -- 11
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
I N T E R N A S I O N A L
Sam, Direktur Eksekutif Grace Ministries Internasional (GMI), akhir
bulan ini sibuk melakukan kunjungan ke negara-negara di mana GMI
memiliki pelayanan untuk menguatkan umat percaya di negara-negara
tersebut.
Perjalanan Sam yang pertama adalah ke Tanzania, di mana dia menjadi
pembicara dalam seminar para pendeta dan menghabiskan enam belas
hari untuk bertemu dengan misionaris GMI dan para pemimpin rohani
dari Tanzania Grace Church. GMI memiliki 72 jemaat, 6 pasangan suami
istri, dan pelayanan kaum lajang di negara tersebut. Pelayanan
sehari-hari di sana mencakup penginjilan, perintisan gereja,
pendidikan teologi, dan pelipatgandaan komunitas. Tanzania sangat
peduli dengan kekristenan. Seiring dengan berjalannya pelayanan
penginjilan, mereka juga mengerjakan proyek air bersih dan pertanian
di kampung nelayan di Rukwa Valley.
Selanjutnya Sam berkunjung ke Malawi, sebuah negara kecil di Afrika
Tengah yang berpenduduk sebelas juta jiwa. Di negara miskin ini,
kebebasan beragama sangat dilindungi. Namun, ada yang mengatakan
bahwa 13% kaum minoritas sepupu lebih diperhatikan. Beberapa gereja
telah dirintis dan ada banyak potensi untuk mendirikan gereja lebih
banyak lagi.
Bertepatan dengan perjalanan Sam, konferensi Africa Grace Leadership
juga diselenggarakan pada tanggal 12 -- 16 Agustus, dipimpin oleh
Sam, Pdt. Ken, serta Gary. Doakanlah agar perjalanan Sam bermanfaat
baik untuk pelayanan saat ini maupun untuk pelayanan selanjutnya.
(t/Setyo)
Diterjemahkan dari: Mission News Network, Agustus 2008
Alamat URL: http://www.MNNonline.org/article/11545
Pokok doa:
* Doakan Sam yang memimpin pelayanan GMI, agar Tuhan memampukannya
melaksanakan pelayanan di berbagai negara dengan baik. Doakan agar
pelayanan GMI membuahkan berkat bagi pelebaran kerajaan Tuhan.
* Mengucap syukur atas perjalanan Sam ke Tanzania dan Malawi. Doakan
orang-orang yang mereka layani di sana agar semakin
sungguh-sungguh mengenal Tuhan, sehingga jemaat-jemaat di sana
dapat menjadi berkat bagi negaranya masing-masing.
G E O R G I A
Departemen pemerintahan Amerika Serikat menganjurkan agar semua
warga Amerika Serikat meninggalkan Republik Demokrat Georgia karena
adanya serangan bom Rusia yang sasarannya adalah penduduk dan
militer. Peringatan tersebut dikeluarkan meskipun Rusia mengatakan
bahwa pihaknya sudah menghentikan operasi militer di Georgia --
pernyataan tersebut masih diragukan oleh para wartawan di daerah
tersebut.
Pemerintah negara Barat meminta Rusia segera menghentikan
serangannya setelah Georgia menuduh Moskow mendesak pasukannya untuk
masuk lebih dalam ke wilayah Georgia dan berupaya untuk
menggulingkan Presiden Mekheil Saakashvili.
Slavic Gospel Association (SGA) telah mendukung gereja-gereja yang
ada di perbatasan Rusia di daerah Ossetia Utara. Joel dari SGA
mengatakan ada beberapa isu yang membuat Rusia semakin berani.
"Georgia telah menjadi duri dalam daging bagi Rusia karena
keinginan mereka untuk bergabung dengan NATO. Sama dengan situasi
yang dialami Balkan ketika NATO membantu memisahkan Kosovo dari
Serbia. Itulah sebabnya Rusia sangat bersikeras dalam
perlawanannya. Sesungguhnya, ada banyak masalah geopolitik di balik
situasi ini.
Secara tidak resmi, korban meninggal dunia tercatat hampir mencapai
dua ribu jiwa. Menurut laporan PBB, ribuan orang telah menyeberang
dari Ossetia Selatan dan melarikan diri ke Ossetia Utara.
Griffith mengatakan bahwa SGA akan membantu gereja-gereja di daerah
tersebut. "Meskipun terlalu dini untuk mengatakan bagaimana
perkembangannya nanti, namun ada potensi terjadinya krisis
kemanusiaan. Karena itu, kita akan terus berdoa agar gereja siap dan
sanggup menghadapi situasi itu sehingga bisa membantu jika
diperlukan."
Sementara itu, SGA meminta umat Kristen di seluruh dunia untuk
berdoa agar perang berhenti. Griffith juga meminta agar Anda berdoa
untuk sesuatu hal yang lebih spesifik, "Mohonkan perlindungan Tuhan
bagi gereja-gereja injili dan pelayanannya yang ada di sana.
Doakanlah supaya melalui krisis ini, Tuhan memakai mereka untuk
menjadi jalan bagi pemberitaan Injil." (t/Setyo)
Diterjemahkan dari: Mission News Network, Agustus 2008
Alamat URL: http://www.MNNonline.org/article/11548
Pokok doa:
* Doakanlah agar Tuhan ikut campur tangan dalam usaha perdamaian
yang sedang dilakukan PBB sehubungan dengan peperangan yang sedang
terjadi di negara Georgia. Biarlah warga Georgia dapat mengurus
dirinya dan hidup dengan tenang.
* Mengucap syukur atas keberadaan gereja-gereja injili di Georgia.
Doakan agar Tuhan memakai krisis ini untuk mendewasakan iman
jemaat di sana, sehingga mereka tetap berani menginjili dan
melayani jemaat yang membutuhkan.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
QTA MINISTRY
Pelayanan yang diprakarsai oleh kaum muda ini melakukan doa keliling
dan perbuatan konkret setiap Senin, Jumat, dan Sabtu ke berbagai
tempat di Jakarta. Mereka juga memberikan bimbingan belajar terhadap
anak-anak penyemir sepatu di daerah BM setiap Sabtu dan Minggu.
Selain itu, mereka juga membuat renungan harian setiap dua bulan
sekali yang dibagikan secara gratis untuk gereja atau lembaga yang
belum memiliki buku renungan dan tidak mampu membeli buku rohani.
QTA Ministry juga menyediakan buku rohani yang dapat dipinjam secara
gratis.
Sumber: Buletin Transformation Connection Indonesia, Edisi II,
Februari 2008
POKOK DOA:
1. Doakanlah para kaum muda yang tergabung dalam QTA ministry.
Kiranya Tuhan memampukan mereka melayani orang-orang yang belum
percaya dan rindu mengenal kebenaran firman Tuhan.
2. Mengingat pelayanan yang mereka lakukan adalah pelayanan lapangan
yang cukup riskan, mari bersehati menopang pelayanan mereka dalam
doa, agar Tuhan melindungi pelayanan mereka.
3. Doakan agar setiap orang yang telah dilayani oleh QTA Ministry
dapat merasakan kasih Bapa dan rindu untuk mengenal pribadi Bapa
yang penuh belas kasih.
4. Berdoa agar Tuhan menggerakkan dan membangkitkan lebih banyak
lagi kaum muda yang memiliki hati yang rindu melayani Tuhan
dengan sungguh-sungguh.
5. Berdoa agar gereja Tuhan memberi perhatian akan pembinaan kaum
mudanya, mengingat mereka merupakan penerus yang akan melanjutkan
pelayanan yang telah dilakukan sebelumnya.
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memerbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti, Yulia Oeniyati, dan Dian Pradana
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2008 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA: http://www.ylsa.org/
Situs SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
|