Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > ICW > Edisi 1109
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 02/Edisi 2009 | edisi berikut

ICW edisi 1109 (1-2-2009)

Edisi Ulang Tahun

 




                     Volume : 11/2009 Edisi 1109
         ____________________________________________________

                 |ICW - Indonesian Christian Webwatch|
         ____________________________________________________

                     Topik : Edisi Ulang Tahun
______________________________________________________________________
o)SALAM KASIH

  Pelanggan ICW yang terkasih,

  Bagi sebagian besar orang, ulang tahun merupakan saat yang istimewa. 
  Begitu pun dengan ICW yang berulang tahun ke-11 pada tanggal 25 
  Januari 2008. Dengan pengalamannya selama 11 tahun ini, ICW berharap 
  bisa menjadi lebih baik lagi, sehingga pelanggan mendapatkan manfaat 
  dan berkat yang lebih banyak lagi.

  Dalam edisi istimewa ulang tahun kali ini, Redaksi ICW mengucap 
  syukur atas penyertaan Tuhan. Sebagai publikasi tertua yang 
  diterbitkan oleh YLSA, maka keberadaan ICW hingga saat ini sungguh 
  karena izin Tuhan semata. Beberapa mantan staf redaksi ICW pun 
  berkesempatan "reuni" dalam edisi ini. Dilihat dari "sharing" 
  mereka, ternyata ICW telah melalui perjalanan yang cukup berliku 
  dan panjang. Namun, puji Tuhan karena Ia menyatakan penyertaan-Nya 
  agar ICW tetap menjadi bagian dalam pelayanan YLSA yang menyertai 
  Anda sekalian. 

  Jangan lewatkan sajian istimewa lainnya seperti renungan mengenai 
  ulang tahun, ulasan situs baru "Blog SABDA", artikel yang mengajak 
  kita semakin giat menginjili melalui internet, dan juga pengumuman 
  penting dari redaksi mengenai perubahan-perubahan yang terjadi di 
  milis publikasi ICW pada bulan Februari mendatang.

  Harapan kami, ICW terus menjadi alat Tuhan sehingga kita semua 
  semakin melihat pekerjaan Tuhan yang luar biasa dalam dunia maya. 
  Biarlah dunia internet menjadi tempat di mana nama Tuhan dimuliakan. 
  Terima kash atas dukungan dan doa para Pelanggan terkasih. Sungguh 
  membuat redaksi semakin giat lagi menjalankan pelayanan ini untuk 
  hormat dan kemuliaan-Nya. Terpujilah Tuhan.

  Teriring salam dan doa,
  Yohanna Prita Amelia,
  Pemimpin Redaksi ICW
______________________________________________________________________
o)MENU SAJI

  SALAM KASIH
  MENU SAJI
  RENUNGAN ULANG TAHUN: Untuk Hari Ini
  ULASAN SITUS: Blog SABDA -- Melayani dengan Berbagi
  ARTIKEL: Bagaimana Menginjili Melalui Internet secara Efektif
  UCAPAN SELAMAT
  STOP PRESS: Pengumuman Perubahan Kolom dan Jadwal Terbit Publikasi ICW
  TOPIK BERIKUTNYA: Februari dan Maret 2009
______________________________________________________________________
o)RENUNGAN ULANG TAHUN

                         UNTUK HARI INI

  Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia,
  yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang
  menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi
  kemuliaan Allah. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun
  manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami
  dibaharui dari sehari ke sehari. (2 Korintus 4:15-16)

  Sekelompok remaja diminta untuk berdoa saat mengikuti pelajaran 
  Alkitab pagi di gereja. Masing-masing remaja diminta untuk paling 
  tidak mengucapkan satu kalimat saat mereka satu per satu berdoa 
  secara melingkar sesuai tempat duduk. Kira-kira ada dua puluh anak 
  muda. Dan saat masing-masing anak mendapat giliran berdoa, mereka 
  berdoa dengan model dan panjang doa yang berbeda-beda sesuai 
  kenyamanan mereka saat itu. Namun, ada satu contoh, satu pengulangan 
  menarik dalam satu ungkapan -- "Terima kasih untuk hari ini," ucap 
  seorang remaja, dan selanjutnya, dan selanjutnya, dan seterusnya 
  hingga ada empat atau lima orang mengucapkannya. Meskipun saya 
  memahami kesulitan yang membuat mereka mengucapkan pengulangan 
  semacam ini, saya pun harus berhenti sejenak dan memerhatikan 
  kata-kata yang mereka ucapkan -- "Terima kasih untuk hari ini".

  Sepertinya dalam perkumpulan orang-orang Kristen, "Terima kasih 
  untuk hari ini" merupakan satu kalimat yang pasti terucap di awal 
  doa kita semudah kita mengucapkan "Dalam nama Yesus" yang selalu ada 
  di akhir doa. Kedua ungkapan tersebut merupakan hal yang sangat 
  lazim diucapkan sewaktu berdoa, yang juga membuat seseorang 
  merenungkan berapa banyak orang yang menyadarinya. Kita jarang 
  menyadari kuasa nama Yesus yang sangat besar, kita pun jarang 
  memerhatikan anugerah yang diberikan setiap hari. Kita tahu bahwa 
  setiap hari Tuhan ada, dan kita berharap setiap hari kita bangun 
  untuk menyambut hari yang baru. Namun, kita sering kali datang 
  kepada Tuhan, mengucapkan syukur kepada-Nya, hampir tidak mendengar 
  kata-kata kita sendiri dan jarang menyadari bahwa 1 hari adalah 
  suatu anugerah.

  Hal semacam itu sering dianggap sebagai sesuatu yang sudah 
  semestinya, dan juga satu keadaan yang hampir tak pernah 
  dinanti-nantikan. Perhatikan hubungan yang terjalin dengan anggota 
  keluarga kita. Hubungan tersebut merupakan sesuatu yang sangat 
  penting, yang sangat berarti, dan berdampak dalam hidup kita. Akan 
  tetapi, kita sering