copyright
24 Jan 2020 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Sabat
Previous wordNext word
Kamus Kompilasi Kamus Easton Kamus Pedoman Kamus Gering Maps
Kamus Kompilasi
Previous wordNext word../../images/steelblue/top.gif
==K.Kecil== Sabat
 TB-  Hari ketujuh, hari istirahat untuk orang Israel, berdasarkan
      /TB Kel 20:8-11. Juga disebut tanda perjanjian Tuhan (Kel 31:12-17*).

 BIS- Hari ketujuh menurut penanggalan bangsa Yahudi. Hari ini adalah hari
      istirahat yang suci; pada hari ini tidak seorang pun boleh bekerja.
      Hari orang Yahudi mulai pada saat matahari terbenam.

 ==K.Haag== Sabat
 Sabat.
 Hari ketujuh dalam minggu.
      (1) Asal-usul. Perihal etimologi kata tersebut tidak dapat
 diperoleh penjelasan yang tepat. Banyak para penyelidik ahli
 menyimpulkan ~S itu dari kata kerja "syabat" (:  berhenti dari
 sesuatu; /TB Yos 5:12; Neh 6:3; Ayub 32:1; Yes 24:8 dbtl.).
 Penyelidik ahli yang lain menghubungkannya dengan kata "syeba" (:
 tujuh) karena ritme 7 hari yang keras dari pada ~S itu. Di samping
 itu terdapatlah kesamaan yang menonjol sekali antara ~S dengan kata
 bahasa Akad "syapattu" (hari ketujuh yang kedua?). Dalam
 kenyataannya juga terbukti dari tanggalan Mesopotamia, bahwa dalam
 batas-batas tertentu periode tujuh hari itu juga dikenal di
 Mesopotamia. Berlawanan dengan ~S di dalam Alkitab, hari-hari
 tersebut tidak menjadi hari istirahat yang mengandung sifat pesta,
 melainkan merupakan hari-hari sial (: dies nefasti). Barangkali hari
 ~S pada zaman pengembangan Isr. dijatuhkan pada hari yang sama dalam
 tahap bulan (bdk.: paralelisme ~S dengan perayaan bulan baru di
 dalam /TB 2Raj 4:23; Yes 1:13; Yeh 46:1 dan lain-lain), tetapi
 dalam peralihan menuju bentuk hidup agraris tidak digantungkan lagi
 padanya (menurut /TB Kel 23:12 sebelum zaman para raja).
       (2) Hukum -- dan pelaksanaan Sabat. Semua Kitab Hukum PL
 mewajibkan, agar ~S dirayakan dengan menghentikan pekerjaan harian.
 Peraturan ~S yang tertua (/TB Kel 23:12) mendasarkan larangan
 bekerja pada pertimbangan manusiawi:  Istirahat bagi manusia dan
 hewan. Di samping itu /TB Ul 5:15 menghubungkan perayaan S dengan
 keluaran mereka dari Mesir.  Pada zaman pembuangan itu bangsa Yahudi
 mulai menganggap ~S, - di samping ---> sunat -, sebagai "tanda" yang
 membuat Isr. berbeda dari bangsa-bangsa lain (/TB Kel 31:13-17;
 /TB Yeh 20:12,20). Hari ~S itu kudus dan kekudusannya dilanggar
 dengan bekerja (/TB Kel 20:8-11 dalam hubungannya dengan
 /TB Kej 1:1-2:4).  Pada waktu sebelum pembuangan ~S diperingati
 dalam suasana meriah-gembira -- orang mengunjungi kenisah
 (/TB Yes 1:12-13) dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada para
 nabi (/TB 2Raj 4:23) -- sedangkan Nehemia pada waktu setelah
 pembuangan (/TB 2Raj 13:15-22) harus menjamin ketenangan ~S dengan
 paksa.  Sejak saat itu semakin timbul kepentingan ~S (/TB Yes 56:2-6;
 /TB Yer 17:24-27).  Pada zaman Makabe orang-orang Yahudi membiarkan
 dirinya dibunuh musuh tanpa mengadakan perlawanan, agar tidak
 melanggar ketenangan~S dengan berperang (1Mak 2:37-38; 2Mak 6:11;
 2Mak 15:1-2). Tulisan-tulisan para rabi mewakili pandangan keras
 tentang istirahat ~S secara keterlaluan.  Peraturan-peraturan
 kasuistik yang sangat rumit membuat ~S menjadi beban (bdk.:
 Yub 2:17-33; 50:6-13).  Ada 39 perbuatan terlarang, antara lain:
 memetik benda-benda (/TB Mat 12:2) dan mengangkut beban
 (/TB Yoh 5:10).  Seorang tabib hanya diijinkan menolong orang yang
 berada dalam bahaya maut (oleh karenanya timbul perlawanan keras
 atas penyembuhan-penyembuhan yang dibuat oleh Yesus:
 /TB Mark 3:1-5 dsj; Yoh 5:1-16* dbtl.). ~S itu dipandang di
 Kumran sebagai waktu khusus untuk berdoa. Tentu saja aturan di situ
 juga keras (Misalnya:  orang tidak diijinkan berjalan ke luar kota
 lebih dari 1000 el (:  perjalanan untuk sabat), membebaskan ternak
 dari lubang (bdk.: /TB Luk 14:5), atau membicarakan pekerjaan hari
 berikut, tetapi di situ juga nampak adanya kecenderungan yang lebih
 lunak. -- Yesus bertolak dari dasar pandangan, bahwa ~S itu tidak
 mempunyai tujuan sendiri, melainkan harus menjadi bantuan untuk
 hidup (/TB Mark 2:27).  Beberapa kali Yesus memancing orang (:
 lawan-lawan) supaya mengadakan perdebatan soal ~S (/TB Mat 12:10-14;
 /TB Luk 13:10-17; Yoh 5:8-18).  Yesus mengambil kebebasan untuk
 berbuat baik pada hari ~S atau menghapusnya sama sekali
 (/TB Mark 2:28). Dari Mat 24:20* dapat ditarik kesimpulan,
 bahwa para orang Kristen pertama mengikuti wajib ~S seperti mereka
 juga mengikuti kebiasaan Yahudi lainnya (/TB Kis 2:1,46; 3:1; 10:9).
 Paulus kelihatan tidak mewajibkan para Kristen asal kafir untuk
 merayakan hari ~S (/TB Gal 4:9-10), tetapi ia tentukan untuk
 mengadakan upacara agama pada hari pertama dalam minggu Yahudi
 (/TB Kis 20:7; 1Kor 16:2).

| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA