copyright
"Sabda-Mu adalah pelita bagi langkahku, cahaya untuk menerangi jalanku." Mazmur 119:105 (BIS)
Biblika
Catatan Ayat
Temukan di Alkitab: Kata(-kata) Daftar Ayat
Versi Alkitab
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS dengan Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus
Pengantar Kitab
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC
Catatan Ayat
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian
Kamus
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Peta
Leksikon
Leksikon Yunani
Leksikon Ibrani
Catatan Ayat Full Life - Kejadian 6:9
Pengantar Pengantar | Konteks Konteks | Kejadian 6:9 Kejadian 6:9
Kitab sebelumnyaKitab berikutnyaPasal sebelumnyaPasal berikutnyaAyat sebelumnyaAyat berikutnya
GE 06:09
Judul: Riwayat Nuh
Perikop: /TB Kej 6:9-22

Referensi Silang: {i} {j} {k} {l}
	Lihat TSK ref. "GE 06:09"

Catatan Kaki:
~~~~~~~~~~~~
Nas  : /TB Kej 6:9*
Frasa: NUH ADALAH SEORANG YANG BENAR DAN TIDAK BERCELA DI ANTARA
	ORANG-ORANG.

Teks:	Di tengah kefasikan dan kejahatan yang merajalela ketika itu (ayat
/TB Kej 6:5), Allah menemukan dalam diri Nuh seorang yang benar dan yang
masih berusaha untuk berhubungan dengan-Nya.

1) "Tidak bercela di antara orang-orang sezamannya" menunjukkan bahwa
   dia memisahkan diri dari kejahatan moral masyarakat di sekitarnya.
   Karena dia adalah orang benar yang takut akan Allah dan tidak menyetujui
   pandangan dan kelakuan umum yang populer, Nuh berkenan kepada Allah
   (ayat /TB Kej 6:8; 7:1; Ibr 11:7; 2Pet 2:5).

2) Kebenaran dalam hidup Nuh ini dihasilkan oleh kasih karunia Allah,
   oleh iman Nuh dan pergaulannya dengan Allah (ayat /TB Kej 6:9).
   Keselamatan di zaman PB harus diperoleh dengan cara yang sama, yaitu
   oleh kemurahan dan kasih karunia Allah yang diterima melalui iman yang
   begitu vital sehingga menghasilkan usaha yang tulus untuk bergaul dengan
   Allah dan hidup terpisah dari angkatan yang jahat (ayat /TB Kej 6:22;
   /TB Kej 7:5,9,16). /TB Ibr 11:7 menyatakan bahwa Nuh "ditentukan untuk
   menerima kebenaran sesuai dengan imannya."

3) PB juga menyatakan bahwa Nuh merupakan pengkhotbah kebenaran
   (/TB 2Pet 2:5). Di dalam hal ini dia merupakan teladan bagi para
   pengkhotbah.
Halaman sebelumnya Atas Halaman berikutnya
| Tentang Kami | Dukung Kami | F.A.Q. | Buku Tamu | Situs YLSA | copyright ©2004–2015 | YLSA |
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran