SABDAweb ©
Biblical
Introduction
26 Jan 2020 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Intisari Alkitab - Jude
Chapter: 1
Previous bookNext book

Surat Pendek yang menggigit!

Yang kita hadapi saat ini adalah salah satu dari surat-surat terpendek dalam Perjanjian Baru, tetapi surat ini benar-benar padat dengan makna. Surat ini mengingatkan kitajika kita mengasihi orang, kita kadang-kadang harus berlaku jujur, terus terang dan tegas terhadap mereka.

SIAPAKAH YUDAS?
Ia sendiri mengatakan bahwa ia 'saudara Yakobus' (1) atau dapat Anda anggap saudara Yakobus yang terkenal itu. Jadi, siapakah Yakobus? Hanya ada satu orang yang cocok dengan gambaran itu, yaitu Yakobus saudara Yesus. Berarti Yudas tentu adalah saudara dari Yesus juga (lihat Mar 6:3; Mat 13:55). Namun demikian, Yudas tidak pernah menyebut dirinya seorang rasul (walaupun ia berbicara tentang mereka)! Ini berarti kita sedang berhadapan dengan seorang yang rendah hati dan sederhana yang tidak ingin menonjolkan diri.

KAPAN DAN MENGAPA IA MENULIS?
Dari caranya ia membicarakan iman dan pengajaran para rasul, tampaknya Yudas menulis dengan baik pada zaman Perjanjian Baru, meskipun kita tidak dapat benar-benar memastikannya. Kita juga tidak tahu di mana teman-temannya tinggal, tetapi kita tahu pasti apa yang mereka lawan. Seperti juga banyak gereja-gereja dalam Perjanjian Baru, jemaat ini pun berada dalam kesulitan, dan yang lebih buruk lagi, masalah itu terjadi di dalam lingkungan gereja. Banyak orang mengaku bahwa mereka Kristen, tetapi mereka membawa jemaat pada kehidupan yang tidak senonoh, menyebarkan pemikiran-pemikiran yang palsu dan tidak bermoral. Pula, mereka seolah-olah terlihat sedang melakukan ajaran yang 'lebih rohani' dan 'yang lebih tinggi'. Yudas bermaksud untuk menulis kepada mereka surat yang lebih panjang dan tidak tergesa-gesa tentang ajaran Kristen, tetapi penulisan ini harus dilakukan dengan cepat. Inilah sebabnya mengapa surat Yudas dan 11 Petrus banyak kemiripannya. Entah Yudas yang mengutip Petrus dan menyesuaikannya dengan gaya tulisannya, atau mungkin ia dan Petrus mendapatkan beberapa traktat yang sama. Hasilnya adalah sepucuk surat yang penting, berbobot dan sarat dengan petunjuk.

BAGAIMANA TENTANG HENOKH?
Satu hal yang tidak biasa mengenai Yudas ialah bahwa ia tidak hanya mengutip Perjanjian Lama dan para rasul, tetapi ia juga mengutip kitab-kitab yang tidak kita punyai dalam Alkitab. Kitab Henokh (14, 15) adalah buku agama yang populer dan yang sangat banyak dikenal orang pada zaman itu. Pengangkatan Musa (9) merupakan contoh lainnya. (Ada cerita tentang Mikhael yang dikirim untuk menguburkan Musa dan bertemu dengan Iblis yang menuntut tubuhnya sebab Musa seorang pembunuh. Mikhael menyerahkan keputusan itu kepada Allah). Mungkin ada pula rujukan lainnya, tetapi semua ini tidak berarti bahwa Yudas menganggap kutipan itu setara dengan Alkitab. Dalam Perjanjian Baru terdapat beberapa kali penulis mengutip ucapan-ucapan atau tulisan-tulisan terkenal lain hanya untuk menegaskan suatu pendapat, sama seperti yang dilakukan oleh pengkhotbah-pengkhotbah dewasa ini yang mungkin mengutip dari karya Shakespeare atau Perjalanan Seorang Musafir, misalnya.

Garis Besar

[1]  'YUDAS UNTUK SAHABAT-SAHABATNYA'  Yud 1:1,2
Saudara-saudara adalah orang-orang yang istimewa

[2]  'DITULIS DENGAN TERBURU-BURU...'  Yud 1:3,4
Yud 1:3a           Apa yang ingin saya tulis
Yud 1:3b           Apa yang sedang saya tulis
Yud 1:4            Mengapa saya menulis seperti ini

[3]  'TIGA PERINGATAN  YANG MENGERIKAN'  Yud 1:5-7
Yud 1:5            Mesir
Yud 1:6            Para malaikat
Yud 1:7            Sodom dan Gomora

[4]  'APA YANG KITA LAWAN'  Yud 1:8-13
Yud 1:8-9          Memberontak terhadap kekuasaan Allah
Yud 1:10           Berlaku seperti binatang
Yud 1:11           Kain, Bileam dan Korah dijadikan satu!
Yud 1:12-13        Berbahaya dan tak berguna

[5]  'HENOKH BENAR!'  Yud 1:14-16
Yud 1:14-15        Hakim sedang datang
Yud 1:16           Kesombongan dan nafsu

[6]  'PARA RASUL SUDAH MENGATAKANNYA PADAMU!'  Yud 1:17-19
Yud 1:17-18        Hari-hari jahat akan tiba
Yud 1:19           Hati-hati terhadap hal duniawi!

[7]  'LANJUTKAN PEKERJAANMU!'  Yud 1:20-23
Yud 1:20,21        Kuatkan diri
Yud 1:22,23        Ulurkan tangan

[8]  'ALLAH YANG SEPERTI APA YANG KITA MILIKI!'  Yud 1:24,25
Mampu dan memelihara

Pesan

1.Ada musuh didalam selimut
Mereka sudah
o menyelusup masuk. Yud 1:4
o menodai persekutuan. Yud 1:12
o memecah belah jemaat. Yud 1:19
o terbukti sebagai Kristen palsu. Yud 1:19

2. Mereka menyangkal iman.
o Menentang apa yang kita percayai. Yud 1:3
o Hidup dalam kejahatan. Yud 1:4, 11, 12, 16

3. Allah akan mengurus mereka.
o Ia telah melakukannya di masa lampau. Yud 1:4, 5, 6, 7, 11
o Ia akan melakukannya lagi. Yud 1:14, 15

4. Kristen sejati akan siap siaga.
o Berjuang demi iman. Yud 1:3
o Setia kepada Tuhan. Yud 1:4
o Ingat akan janji-janji. Yud 1:17
o Terus bertahan dan memelihara iman. Yud 1:20,21
o Menyelamatkan orang lain. Yud 1:22, 23

5. Allah akan memelihara kita.
o Ia memanggil kita. Yud 1:1
o Ia mengasihi kita. Yud 1:1, 2, 21
o Ia berkuasa memberikan apa yang kita perlukan. Yud 1:2
o Ia akan memelihara kita. Yud 1:24
o Ia yang memegang kendali. Yud 1:25

Penerapan

Yudas mengajar kita bagaimana menyelesaikan kesalahan...

1. Apa yang akan kita hadapi.
o Ajaran palsu
o Orang yang tidak saleh
o Kebebasan dan nafsu
o Ketidakpercayaan
o Kesombongan
o Ketidakhormatan
o Ejekan
o Penolakan terhadap wibawa
o Egoisme
o Tidak adanya buah Roh
o Keluhan
o Bualan
o Rayuan
o Pemecahbelahan
o Keduniawian
o Kerohanian pura-pura

2. Bagalmana mengadakan perlawanan.
o Bergantung pada Alkitab
o Periksa ajaran mereka
o Jangan biarkan adanya penyimpangan
o Sadari bahwa hal itu serius
o Teruskan apa yang sudah dimulai
o Pegang janji janji Allah
o Berhati-hati walaupun Anda ingin menolong mereka

Tema-tema Kunci

1. Alkitab.
Yudas berbicara tentang 'iman' (3); menyimpulkan apa yang kita percayai. Oleh karena iman adalah 'pemberian Allah' dan sebab Allah tidak ingkar, maka sangatlah penting bagi kita untuk berpegang pada iman. Kita memilikinya tertulis dalam Alkitab bagi kita, dan Yudas menganggap bahwa semua kawannya telah mengetahuinya dan akan mempertahankannya. Lihat bagaimana Yudas mengacu baik ke Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru (ayat-ayat Yud 1:3, 5, 6, 7, 11, 17, 18, 20) dan carilah acuan berikut ini: I Korintus 10:1-12; Kejadian 10:1-12; 6:1-4; 19:1-25; 4:1-16; Bilangan 22-23; 25:1-5; 31:15, 16; 16:1-35.

2. Hidup dan iman.
Apa yang kita percayai dan bagaimana kita hidup harus serasi. Para guru palsu mengatakan bahwa mereka percaya akan kasih karunia Allah (4) dan bahkan mereka mengaku mendapatkan wahyu khusus (8,lihat 19), tetapi kehidupan mereka sehari- hari menyangkal pengakuan tersebut. Buatlah daftar tentang gambaran yang berbeda-beda yang dipakai Yudas untuk menggambarkan Kristen palsu ini. Apa kesan yang Anda dapatkan secara menyeluruh?

3. Dosa tidak akan lepas dari hukuman.
Walaupun kelihatannya orang dapat meng hindarihukuman dosa, sejarah Alkitab mengatakan bahwa pada suatu hari Allah akan menghakimi mereka. Carilah hal-hal yang menunjuk kepada penghakiman Allah dalam surat ini.

4. Orang Kristen sejati akan selamat.
Tidak saja Allah sangat memperhatikan umat-Nya, tetapi Ia dapat memberikan segala sesuatu bagi mereka untuk tetap mempertahankan diri. Pikirkan ayat-ayat Yud 1:24, 25 dan carilah apa yang ingin Allah lakukan dan bagaimana Ia dapat melakukannya.

Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA