SABDAweb ©
Biblical
Introduction
26 Feb 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Bible Pathway - 3 John
Chapter: 1
Previous bookNext book

Penulis II Yohanes menyebut dirinya sebagai penatua. Suratnya ini ditujukan kepada Ibu yang terpilih. {2Yo 1:1} Meskipun sebagian orang meyakini bahwa surat ini dialamatkan kepada seseorang, namun sebagian lagi percaya bahwa karena penganiayaan semakin menghebat ketika surat ini ditulis sehingga penulisn sebenarnya mengalamatkannya kepada Gereja atau Mempelai Kristus dan anggota- anggotanya yang ia sebut sebagai anak-anak. {2Yo 1:1,4} Penulis menekankan tentang pentingnya mengajarkan firman Allah. Perkataan kebenaran digunakan lima kali dalam empat ayat pertama dalam surat II Yohanes. Orang-orang percaya dinasihatkan untuk menyelidiki kembali tradisi-tradisi, pendapat- pendapat, kepercayaan-kepercayaan dan motif-motif mereka pada saat mereka membaca Firman Allah dan memastikan bahwa mereka hidup sesuai dengan kebenaran firman Allah.

Dalam III Yohanes perkataan kebenaran digunakan enam kali dalam 14 ayatnya. Juga dalam surat ini kita diperkenalkan kepada tiga orang: Demetrius yang dipuji oleh Yohanes; Gayus seorang penolong yang baik dalam pekerjaan Tuhan dan Diotrefes, seorang yang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa namun menjadi penghambat dalam pelayanan. Karena tak seorangpun yang dapat bersikap netral maka mereka menjadi cermin teladan bagi manusia pada masa kini, apakah kita menjadi penolong atau penghambat dalam pelayanan Kristus.

Yudas menyebut dirinya sebagai hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus. {Yud 1:1} Karena Yudas adalah saudara Yakobus, ia juga adalah saudara Yesus. Yudas ini bukanlah Yudas yang disebutkan dalam Yoh 14:22, melainkan adalah Yudas dalam Mat 13:55 dan Mar 6:3. Karena tekanan-tekanan dan penganiayaan yang semakin meningkat maka Yudas menasihatkan para pembacanya untuk tetap berdiri teguh dan tetap berjuang untuk mempertahankan iman. {Yud 1:3} Surat Yudas ini bertujuan untuk membeberkan akibat-akibat yang mengerikan dari sikap mempercayai ajaran-ajaran palsu.

Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA