SABDAweb ©
Biblical
Introduction
29 Nov 2020 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Ajaran Utama Alkitab - Philemon
Chapter: 1
Previous bookNext book
Tujuan
 Supaya orang-orang Kristen mengerti isi pengajaran dalam
 Kitab Filemon, dan mempraktekkannya.

 Pendahuluan
 Penulis  : Rasul Paulus.
 Tahun    : Sekitar tahun 61 dari kota Roma.
 Penerima : Filemon di kota Kolose. (Dan juga setiap orang percaya
            di seluruh dunia).

 Isi Kitab: Kitab Filemon terbagi atas 1 pasal. Di dalam Kitab
            ini kita dapat melihat ajaran Rasul Paulus tentang cara hidup
            orang Kristen dalam menghadapi orang lain yang bersalah dan mau
            bertobat.

 I.  Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Filemon
     1. Pokok pengajaran Kitab Filemon
        Dalam Kitab ini Rasul Paulus menulis surat kepada Filemon
        yang menjadi sahabatnya di kota Kolose. Filemon nampaknya
        seorang ningrat. Di sini diceritakan tentang pembantu
        (hamba) dari Filemon yang bernama Onesimus, yang melarikan
        diri dengan mencuri uang dari tuannya. Tetapi di Roma
        Onesimus bertobat karena penginjilan Rasul Paulus, sehingga
        ia sadar bahwa ia harus memperbaiki kesalahannya terhadap
        majikannya, Filemon. Hal itulah yang menyebabkan Rasul
        Paulus menulis surat ini, agar Filemon dapat menerima
        kembali Onesimus dengan tidak menghukumnya, tetapi
        menerimanya sebagai saudara dalam Kristus. Dan sebaliknya
        Onesimus sebagai orang Kristen, haruslah menjadi seorang
        pembantu (hamba) yang bekerja dengan baik terhadap majikannya.

        _Pendalaman_
        a. Bacalah ayat 4-5 (File 1:4-5 (TB)).
           Apakah yang menyebabkan Rasul Paulus mengucapkan syukur
           ketika mengingat Filemon ?
        b. Bacalah ayat 16 (File 1:16 (TB)).
           Seorang ningrat seperti Filemon diminta oleh Rasul
           Paulus untuk menerima pembantunya (hambanya) sebagai apa ?
           Bagaimanakah dengan sikap saudara terhadap pembantu
           rumah tangga anda ?

 II. Kesimpulan
     Surat Filemon ini dibuat dalam suasana kekeluargaan. Hal ini
     memberikan kepada kita arti dan pengertian yang mendalam
     tentang rencana Allah bagi setiap orang Kristen, baik ia
     sebagai majikan atau ia sebagai pekerja (buruh).

 Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab
     1. Siapakah yang menulis Kitab Filemon ?
     2. Apakah pusat pengajaran Kitab Filemon ?
     3. Bagaimanakah sikap saudara terhadap orang yang bersalah
        kepada saudara, tetapi akhirnya orang itu mau bertobat ?
Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA