SABDAweb ©
Biblical
Introduction
23 Jan 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Full Life - 2 Thessalonians
Chapter: 1 2 3
Previous bookNext book
Penulis          : Paulus
Tema             : Kedatangan Kristus
Tanggal Penulisan: Sekitar 51 atau 52 M

Latar Belakang
Ketika surat ini ditulis, situasi jemaat Tesalonika sama saja dengan
ketika ia menulis surat yang pertama
               (Lihat "PENDAHULUAN SURAT 1TESALONIKA" 08209).
Oleh karena itu, mungkin surat ini ditulis beberapa bulan saja setelah
surat pertama ketika Paulus masih bekerja di Korintus bersama Silas dan
Timotius (2Tes 1:1; bd. Kis 18:5). Rupanya ketika diberi tahu
mengenai penerimaan surat pertama dan beberapa perkembangan baru di tempat
itu, Paulus tergerak untuk menulis surat kedua ini.

Tujuan
Tujuan Paulus mirip dengan tujuan penulisan surat yang pertama:

(1) menghibur orang percaya baru yang dianiaya;

(2) menasihatkan mereka untuk hidup berdisiplin dan bekerja untuk mencari
    nafkah; dan

(3) memperbaiki beberapa kepercayaan yang keliru tentang peristiwa akhir
    zaman yang berkaitan dengan "hari Tuhan" (2Tes 2:2).

Survai
Jikalau hubungan Paulus dengan jemaat Tesalonika dari surat yang pertama
bernada seorang perawat lembut yang merawat anak-anak kecil (1Tes 2:7),
dalam surat ini nadanya lebih seperti bapa yang mendisiplin anak-anak
yang kurang tertib dan memperbaiki jalannya (2Tes 3:7-12; bd.
1Tes 2:11).  Namun demikian Paulus memuji mereka karena iman yang
teguh dan mendorong mereka lagi untuk tetap setia dalam penganiayaan
yang mereka hadapi (2Tes 1:3-7).

Bagian utama surat ini membahas hari Tuhan pada akhir zaman
(2Tes 2:1-12; bd. 2Tes 1:6-10). Dari 2Tes 2:2 tampaknya bahwa
beberapa orang dalam jemaat menyatakan, entah melalui "nubuat" (suatu
penyataan), "laporan" (berita lisan) atau "surat" (katanya dari Paulus)
bahwa masa kesengsaraan besar dan hari Tuhan sudah mulai. Paulus memperbaiki
salah paham ini dengan mengatakan bahwa tiga peristiwa penting akan menandai
tibanya hari Tuhan (2Tes 2:2);

(1) akan terjadi kemurtadan dan pemberontakan besar (2Tes 2:3);

(2) Penahanan yang ditentukan Allah terhadap kejahatan akan diangkat
    (2Tes 2:6-7) dan

(3) "manusia durhaka" akan dinyatakan (2Tes 2:3-4,8-12). Paulus menegur
    mereka di dalam gereja yang mempergunakan penantian akan kedatangan
    Kristus ini sebagai alasan untuk tidak bekerja. Ia mendorong semua
    orang percaya untuk hidup dengan rajin dan disiplin (2Tes 3:6-12).

Ciri-ciri Khas
Tiga ciri utama menandai surat ini,

(1) Surat ini berisi bagian yang paling lengkap dalam PB mengenai
    pelanggaran hukum yang tanpa kendali dan penipuan pada akhir sejarah
    (2Tes 2:3-12).

(2) Penghakiman Allah yang adil akan menyertai kedatangan kedua Kristus
    digambarkan dengan istilah apokaliptis, mirip dengan kitab Wahyu
    (2Tes 1:6-10; 2Tes 2:8).

(3) Kitab ini memakai istilah-istilah eskatologi untuk Antikristus yang
    tidak digunakan di bagian Alkitab yang lain (2Tes 2:3,8).
Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA