SABDAweb ©
Biblical
Introduction
28 Jan 2020 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Intisari Alkitab - 2 Thessalonians
Chapter: 1 2 3
Previous bookNext book

Informasi mengenai akhir zaman

SURAT LAIN KEPADA JEMAAT DI TESALONIKA.
Paulus menulis surat ini kepada orang-orang yang sama yang ia telah surati dalam I Tesalonika, dan mungkin tidak lama sesudah suratnya yang pertama itu. Jika Anda membaca pendahuluan suratnya, Anda akan mengerti gambaran gereja itu dalam pikiran Paulus. Sekali lagi ia menambahkan nama-nama kawan seperjalanannya, Silvanus (atau Silas dalam Kisah para Rasul) dan Timotius.

MENGAPA IA MENULIS LAGI?
1. Membaca dengan memahami apa yang tersirat di dalamnya, kita tahu bahwa gereja masih mengalami penganiayaan. Kita tidak tahu siapa yang sebenarnya melakukan penganiayaan - mungkin orang Yahudi - tetapi mereka berada dalam kondisi yang berat. Mungkin mereka mulai meragukan apa gunanya menjadi Kristen. Dalam keadaan seperti itu siapa pun bisa saja tergoda untuk menyerah.
2. Ketika Paulus menulis suratnya yang pertama, mereka sedang bingung tentang kedatangan Yesus kembali. Rupanya sebagian dari mereka terpesona dengan masalah itu - yang juga selalu menjadi godaan bagi Kristen - ada pula yang mengalami obsesi, sehingga mereka tidak lagi memikirkan hal-hal lainnya. Meskipun Paulus telah menjelaskan secara rinci dan panjang lebar pada waktu ia bersama mereka, tetapi ia tidak mempunyai cukup waktu untuk menjelaskan semua seperti yang diinginkannya. Tampaknya mereka juga sudah lupa tentang apa yang telah diajarkannya! Sebagian mereka mengharapkan Yesus datang segera - jika bukan hari ini, esok hari! Kegairahan mereka itu menggoyahkan gereja. Selain itu, ada beberapa orang yang benar-benar menyesatkan orang Kristen dengan mengatakan bahwa Yesus sudah datang kembali - dan lebih dari itu, mereka mengatakan itulah yang diajarkan oleh Paulus. Sama seperti yang sudah-sudah, pasti ada orang yang ingin mengisi masa penantian ini dengan mencari jawaban kapan kedatangan Yesus yang kedua itu akan terjadi.
3. Sebagian orang tidak lagi mencari nafkah. Ada kemungkinan disebabkan oleh obsesi mereka tentang kedatangan Yesus kembali dan akhir zaman. Boleh jadi pula hal itu semata-mata disebabkan mereka melihat cara hidup yang begitu mudah dengan mengandalkan kemurahan hati sesama orang Kristen. Kita tidak tahu apa pastinya. Yang kita ketahui ialah bahwa Paulus menasihati mereka dengan tegas. Ingatlah bahwa ia memperingatkan mereka yang dapat bekerja, tetapi tidak mau - bukan mereka yang ingin bekerja, tetapi tidak mendapatkan pekerjaan.
4. Paulus harus menganjurkan mereka untuk mempertahankan standar Kristen, walaupun karena itu harus putus hubungan dengan mereka yang tidak sejalan.

BAGAIMANA SURAT-SURAT DITULIS.
Pada masa itu orang sering menggunakan sekretaris untuk menulis surat. Mereka mendiktekan apa yang ingin mereka sampaikan dan setelah surat itu selesai ditulis mereka akan menulis sendiri sepatah kata penutup di akhir surat itu. Mungkin karena ada orang lain yang telah menggunakan nama baik Paulus untuk menyebarkan ajaran yang salah, ia sungguh-sungguh menekankan hal tersebut pada akhir suratnya.

Garis Besar

[1]  'DARI KAMI UNTUK KALIAN...'  2Te 1:1-2
Paulus dan kawan-kawannya memberi salam kepada jemaat.

[2]  'SYUKUR BAGI ALLAH SAUDARA-SAUDARA TETAP BERDIRI TEGUH!'.  2Te 1:3-4
2Te 1:3           Iman dan kasih
2Te 1:4           Reputasi kalian

[3]  'PENGHAKIMAN SEGERA TIBA!'  2Te 1:5-10
2Te 1:5            Mengapa saudara-saudara menderita
2Te 1:6-7          Allah itu adil
2Te 1:8-10         Terjadi pemisahan besar pada waktu Yesus datang

[4]  'KAMI BERDOA UNTUK SAUDARA-SAUDARA...'  2Te 1:11-12
2Te 1:11           Supaya bertumbuh
2Te 1:12           Supaya Kristus dipermuliakan

[5]  'SEBELUM YESUS DATANG KEMBALI ADA HAL-HAL YANG HARUS TERJADI'  2Te 2:1-12
2Te 2:1-2          Jangan bingung dan gelisah
2Te 2:3-7          Tantangan akan bertambah
2Te 2:8            Tetapi Tuhan akan menghancurkannya
2Te 2:9-12         Yang jahat akan dikalahkan

[6]  'TETAPI KAMI MERASA LEGA KARENA SAUDARA-SAUDARA...'  2Te 2:13-17
2Te 2:13           Saudara-saudara benar-benar bertobat
2Te 2:14           Allah akan menyelesaikan pekerjaan
2Te 2:15-17        Berpeganglah terus

[7]  'KAMI JUGA MEMERLUKAN DOA-DOA SAUDARA'  2Te 3:1-5
2Te 3:1-2          Untuk pelayanan khotbah kami
2Te 3:3-5          Sebab Allah itu baik

[8]  'BERHENTILAH BERMALAS-MALASAN!'  2Te 3:6-15
2Te 3:6            Beberapa orang telah berhenti bekerja
2Te 3:7-10         Kita bukan pemalas
2Te 3:11-15        Pastikan semua orang bertindak sesuai teladan

[9]  'SELAMAT TINGGAL DAN ALLAH MEMBERKATI!'  2Te 3:16-18

Pesan

1. Penghakiman Itu mutlak pasti.
o Allah akan menghakimi orang yang jahat. 2Te 1:5-6, 8-9
o Allah akan memberikan kelegaan kepada Kristen. 2Te 1:7
o Bertahan dalam penganiayaan merupakan suatu bukti. 2Te 1:5
o Kita harus bersiap-siap untuk menantikan kedatangan Yesus. 2Te 1:11
o Kita akan ambil bagian dalam kemuliaan Kristus. 2Te 1:10; 2:14
o Kita harus bersabar. 2Te 2:1, 2
o Kita harus waspada terhadap tipu daya Setan. 2Te 2:10

2. Allah mempunyai Jadwal.
o Yesus segera datang kembali. 2Te 1:7, 9; 2:1, 8
o Iblis juga mempunyai rencana. 2Te 2:3-4, 9-10
o Kedurhakaan sedang ditahan. 2Te 2:6-7
o Si pendurhaka akan dihancurkan. 2Te 2:8, 10
o Waspada terhadap hal-hal yang menyesatkan. 2Te 2:3

3. Lanjutkan pekerjaanmu!
o Kita tidak boleh
- malas. 2Te 3:6.
- meminta dari orang lain. 2Te 3:12
- menjadi jemu. 2Te 3:13
- menyebabkan orang menjadi malas. 2Te 3:6, 14-15

4. Teruskan apa yang telah engkau mulai!
o Layak terhadap panggilan Allah. 2Te 1:11
o Dalam tujuan dan pekerjaan baik. 2Te 1:11
o Memuliakan Kristus. 2Te 1:12
o Berdiri teguh. 2Te 2:15
o Memegang kebenaran. 2Te 2:15
o Bekerja dan bersaksi senantiasa. 2Te 2:17

5. Allah berada di pihakmu.
o Ia membuat kamu layak. 2Te 1:5, 11
o Ia memilih kamu untuk diselamatkan. 2Te 2:13
o Ia menjadikan kamu milik-Nya melalui RohNya. 2Te 2:13
o Ia memanggil kamu 2Te 2:14
o Ia sungguh-sungguh dapat dipercaya. 2Te 3:3
o Ia akan menguatkan kamu. 2Te 3:3
o Ia akan menjaga kamu. 2Te 3:3
o Ia akan memberi kamu damai. 2Te 3:16
o Ia akan menyertai kamu. 2Te 3:16

Penerapan

II Tesalonika mengajarkan kepada kita bahwa...

1. Kita tidak dapat bebas begitu saja Karena Allah itu adil
o orang jahat akan mendapat hukuman
o orang yang setia akan diberi penghargaan
o Iblis akan dibuang

2. Orang Kristen mempunyai hari depan. Meskipun dalam kesulitan
o kita dapat yakin
o kita dapat berharap
o kita dapat tetap bertahan
o kita dapat dihiburkan

3. Allah duduk sebagai pengendali.
o Ia mengendalikan
o keadaan kita
o kejadian-kejadian di dunia
o bahkan orang jahat sekalipun

4. Kerja bukan dosa. Kehendak Allah adalah
o kita melakukan suatu pekerjaan
o kita hidup atas penghasilan kita sendiri
o kita tidak malas
o kita tidak menggantungkan diri pada orang lain

5. Menghadapi orang yang mempermalukan.
Kita harus
o memperingatkan mereka
o mendorong mereka
o memperlihatkan kesalahan-kesalahan mereka
o mengasihi mereka
o mendisiplin mereka

Tema-tema Kunci

1. Kedatangan Yesus.
Fakta bahwa Yesus akan datang kembali muncul beberapa kali. Tidak ada keraguan tentang hal ini, walaupun Paulus sendiri tidak mengetahui waktunya yang tepat. 2Te 1:7, 9, 10, 12; 2:1-2, 8, 14. Kata-kata kunci adalah 'dinyatakan', yaitu menarik tirai dan menunjukkan kepada kita apa yang terjadi selama ini; 'datang' dipakai untuk menyatakan kunjungan resmi oleh seorang raja atau pembesar; 'kemuliaan' dalam Alkitab berarti kehadiran Allah sendiri. Pikirkanlah apa arti semua ini ketika Kristus datang kembali.

2. Penghakiman.
Oleh karena Allah itu adil dan melihat segalanya, pada suatu hari Ia akan mengadili segala yang diperbuat oleh manusia, laki-laki dan perempuan. 2Te 1:5-10; 2:8, 11-12. Dalam arti tertentu penghakiman Allah sudah berlaku di dunia ini. Pikirkan apa arti penghakiman Allah bagi orang percaya dan bagi mereka yang tidak percaya. Bagaimana kita harus siap untuk menghadapinya?

3. Setan.
Iblis nyata dalam surat ini, dan ia menggunakan manusia untuk mencapai maksudnya. 2Te 2:3-12. Bagaimana semua ini mengajarkan kepada kita tentang apa yang akan terjadi atas dunia ini? Apakah kita dapat mengenali kegiatan Setan?

4. Bertahan.
Menjadi Kristen berani meneruskan apa yang sudah dimulai. Ini dapat berarti bertahan terhadap penganiayaan, mengenal Allah melalui pengalaman-pengalaman baru atau semata-mata bekerja keras. Dorongan apa yang diberikan oleh surat itu kepada kita dalam hidup Kekristenan kita? Alasan-alasan apa yang diberikan agar kita tetap berjuang?

Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA