copyright
17 May 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Full Life - Ephesians
Chapter: 1 2 3 4 5 6
Previous bookNext book
Penulis          : Paulus
Tema             : Kristus dan Gereja
Tanggal Penulisan: Sekitar 62 M

Latar Belakang
Surat Efesus merupakan salah satu puncak dalam penyataan alkitabiah dan
menduduki tempat yang unik di antara surat-surat Paulus. Surat ini tidak
ditulis sebagai jawaban terhadap suatu kontroversi doktrinal atau persoalan
pastoral seperti banyak surat lain, sebaliknya Efesus memberikan kesan
akan luapan penyataan yang melimpah sebagai hasil dari kehidupan doa
pribadi Paulus. Paulus menulis surat ini ketika dipenjara karena
Kristus (Ef 3:1; Ef 4:1; Ef 6:20), kemungkinan besar di Roma. Ada banyak
persamaan di antara surat ini dengan surat Kolose dan mungkin ditulis tidak
lama sesudah surat Kolose.  Kedua surat ini mungkin dibawa secara serentak
ke tujuannya oleh seorang kawan sekerja Paulus yang bernama Tikhikus
(Ef 6:21; bd. Kol 4:7).

Kepercayaan umum ialah bahwa Paulus menulis surat ini dengan maksud agar
sidang pembaca akan lebih luas daripada jemaat di Efesus saja -- mungkin
surat ini ditulisnya sebagai surat edaran untuk gereja-gereja di seluruh
propinsi Asia. Pada mulanya mungkin setiap jemaat di Asia Kecil menyisipkan
namanya sendiri di Ef 1:1, sebagai bukti relevansi amanatnya yang
mendalam bagi semua gereja Yesus Kristus yang sejati. Banyak orang mengira
surat Efesus ini adalah surat kepada jemaat di Laodikea yang disebut
Paulus dalam Kol 4:16.

Tujuan
Tujuan Paulus dalam menulis surat ini tersirat dalam Ef 1:15-17. Dengan
tekun ia berdoa sambil merindukan agar para pembacanya bertumbuh dalam iman,
kasih, hikmat, dan penyataan Bapa yang mulia. Dia sungguh-sungguh
menginginkan agar hidup mereka layak di hadapan Tuhan Yesus Kristus (mis.
Ef 4:1-3; Ef 5:1-2). Oleh karena itu, Paulus berusaha untuk menguatkan
iman dan dasar rohani mereka dengan menyatakan kepenuhan maksud kekal Allah
dari penebusan "dalam Kristus"(Ef 1:3-14; Ef 3:10-12) untuk gereja
(Ef 1:22-23; Ef 2:11-22; Ef 3:21; Ef 4:11-16; Ef 5:25-27) dan untuk setiap
orang (Ef 1:15-21; Ef 2:1-10; Ef 3:16-20; Ef 4:1-3,17-32; Ef 5:1--6:20).

Survai
Secara paling sederhana PB terdiri atas dua tema dasar:

(1) bagaimana kita ditebus oleh Allah, dan

(2) bagaimana kita harus hidup sebagai umat tertebus itu.

Pasal 1-3 (Ef 1:1--3:21) secara umum membahas tema yang pertama,
sedangkan pasal 4-6 (Ef 4:1--6:24) difokuskan pada yang kedua.

(1) Pasal 1-3 (Ef 1:1--3:21) dimulai dengan suatu paragraf pembukaan
    yang merupakan salah satu nas yang paling dalam di Alkitab
    (Ef 1:3-14).  Kidung penebusan yang sangat indah ini menaikkan
    pujian karena Bapa telah memilih, menentukan dan mengangkat kita
    sebagai anak-anak-Nya (Ef 1:3-6), karena Putra yang menebus kita
    dengan darah-Nya (Ef 1:7-12), dan karena Roh Kudus sebagai meterai
    dan jaminan warisan kita (Ef 1:13-14). Di bagian ini Paulus
    menekankan bahwa dalam penebusan karena kasih karunia oleh iman,
    Allah memperdamaikan kita dengan diri-Nya (Ef 2:1-10) dan dengan
    sesama umat tertebus (Ef 2:11-15), dan sedang mempersatukan kita di
    dalam Kristus dalam satu tubuh, yaitu gereja (Ef 2:16-22). Tujuan
    penebusan adalah "mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala
    segala sesuatu baik yang di sorga maupun yang di bumi," (Ef 1:10).

(2) Pasal 4-6 (Ef 4:1--6:24) pada umumnya terdiri atas arahan-arahan
    praktis bagi gereja mengenai tuntutan penebusan di dalam Kristus atas
    kehidupan pribadi dan kehidupan bersama kita.

Di antara 35 pengarahan yang diberikan dalam surat ini mengenai
bagaimana seorang tertebus harus hidup, ditekankan tiga kategori luas.

(1) Orang percaya dipanggil kepada suatu kehidupan baru yang murni dan
    terpisah dari dunia. Mereka dipanggil untuk
    "kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya" (Ef 1:4),
    "menjadi bait Allah yang kudus" (Ef 2:21),
    "hidup ... berpadanan dengan panggilan (mereka) itu" (Ef 4:1),
    "mencapai ... kedewasaan penuh" (Ef 4:13),
    hidup "di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya" (Ef 4:24),
    "hiduplah di dalam kasih" (Ef 5:2; bd. Ef 3:17-19),
    dan menjadi kudus "dengan ... firman" (Ef 5:26)
    agar Kristus bisa memperoleh "jemaat ... tanpa cacat atau kerut ...
    kudus dan tidak bercela" (Ef 5:27).

(2) Orang percaya dipanggil kepada suatu cara hidup baru dalam hubungan
    keluarga dan kerja (Ef 5:22--6:9). Semua hubungan ini hendaknya
    dikuasai oleh prinsip-prinsip yang menandai orang percaya berbeda sekali
    dari masyarakat sekular di mana mereka hidup.

(3) Akhirnya, orang percaya dipanggil untuk tetap berdiri teguh terhadap
    semua rencana jahat Iblis dan terhadap "roh-roh jahat di udara" yang
    hebat sekali (Ef 6:10-20).

Ciri-ciri Khas
Lima ciri utama menandai surat ini.

(1) Penyingkapan kebenaran teologis akbar dalam pasal 1-3 (Ef 1:1--3:21)
    dihentikan sejenak oleh dua doa rasuli yang paling berkuasa dalam PB:
    yang pertama memohon hikmat dan wahyu dalam pengenalan akan Allah
    (Ef 1:15-23); yang kedua berfokus pada mengenali kasih, kuasa, dan
    kemuliaan Allah (Ef 3:14-21).

(2) "Di dalam Kristus", sebuah istilah Paulus yang sangat berbobot (dipakai
    160 kali dalam surat-surat Paulus) secara khusus menonjol dalam surat
    ini (sekitar 36 kali). "Setiap berkat rohani" dan setiap persoalan
    praktis dalam hidup ini berhubungan dengan perihal berada "di dalam
    Kristus".

(3) Maksud dan tujuan abadi Allah bagi gereja ditekankan dalam surat Efesus.

(4) Beraneka segi dari peranan Roh Kudus di dalam kehidupan Kristen
    ditekankan (Ef 1:13-14,17; Ef 2:18; Ef 3:5,16,20; Ef 4:3-4,30; Ef 5:18;
    Ef 6:17-18).

(5) Surat Efesus kadang-kadang dianggap sebagai "surat kembar" dengan
    Kolose, karena persamaan dalam isi dan ditulis kira-kira pada waktu
    yang sama (bd. Garis Besar kedua surat itu).
Previous book ../../images/steelblue/top.gif Next book
| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA