copyright
17 Sep 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Full Life - Zechariah
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
Previous bookNext book
Penulis          : Zakharia
Tema             : Penyelesaian Terakhir Bait Suci dan Janji-Janji Mesias
Tanggal Penulisan: 520-470 SM

Latar Belakang
Ayat pembuka memperkenalkan nabi Zakharia putra Berekhya dan cucu Ido
(Za 1:1) sebagai penulis kitab ini; kitab Nehemia selanjutnya
menyatakan bahwa Zakharia adalah kepala keluarga imam Ido (Neh 12:16),
yang menunjukkan bahwa ia berasal dari suku Lewi dan setelah pembuangan
melayani di Yerusalem sebagai imam dan nabi.

Zakharia merupakan rekan sezaman yang lebih muda daripada Hagai. Ezr 5:1
menyatakan bahwa keduanya menjadi nabi yang menggugah orang Yahudi di Yehuda
dan Yerusalem untuk melanjutkan pembangunan kembali Bait Suci pada zaman
gubernur Zerubabel dan imam besar Yosua. Jadi, latar belakang sejarah
pasal 1-8 (Za 1:1--8:23) (tertanggal 520-518 SM) adalah sama dengan
latar belakang Hagai (Lihat "PENDAHULUAN HAGAI" 08149).  Akibat
pelayanan kenabian Zakharia dan Hagai, pembangunan Bait Suci diselesaikan
dan ditahbiskan pada tahun 516/515 SM.

Jikalau Zakharia masih muda (Za 2:4) ketika bernubuat bersama Hagai,
dia rupanya sudah tua ketika menulis pasal 9-14 (Za 9:1--14:21)
(sebagian besar ahli menanggalinya antara 480-470). Semua nubuat Zakharia
terjadi di Yerusalem untuk 50.000 orang Yahudi buangan yang kembali ke
Yehuda pada tahap pertama pemulihan. Menurut PB, pada akhirnya Zakharia bin
Berekhya "dibunuh di antara tempat kudus dan mezbah" (yaitu, tempat syafaat)
oleh pemimpin Bait Suci yang bermusuhan (Mat 23:35), dengan cara yang
mirip dengan kematian seorang hamba Allah yang dahulu dengan nama yang sama
(lih. 2Taw 24:20-21).

Tujuan
Tujuan ganda Zakharia dalam menulis itu selaras dengan dua bagian utama
kitab ini.

(1) Pasal 1-8 (Za 1:1--8:23) ditulis untuk mendorong kaum Yahudi sisa
    agar melanjutkan pembangunan kembali Bait Suci dan bertekun hingga
    tugas itu selesai.

(2) Pasal 9-14 (Za 9:1--14:21) ditulis untuk memberi semangat kepada
    semua umat yang, setelah menyelesaikan pembangunan Bait Suci, berkecil
    hati karena Mesias tidak tampak segera, dan untuk menyatakan arti
    sebenarnya bila Mesias datang.

Survai
Kitab ini terbagi atas dua bagian besar.

(1) Bagian pertama (pasal 1-8; Za 1:1--8:23) dimulai dengan
    menasihati orang Yahudi untuk kembali kepada Tuhan supaya Ia bisa
    kembali kepada mereka (Za 1:1-6). Sementara mendorong umat itu
    untuk menyelesaikan pembangunan kembali Bait Suci, nabi Zakharia
    menerima delapan penglihatan (Za 1:7--6:8) yang meyakinkan
    masyarakat Yahudi di Yehuda dan Yerusalem bahwa Allah memperhatikan
    umat-Nya dan memerintah atas nasib mereka di masa depan. Kelima
    penglihatan pertama menyampaikan pengharapan dan penghiburan; ketiga
    penglihatan terakhir mencakup penghukuman. Penglihatan keempat berisi
    suatu nubuat penting tentang Mesias (Za 3:8-9). Pemandangan
    pemahkotaan dalam Za 6:9-15 adalah nubuat Mesias PL yang klasik.
    Dua berita (pasal 7-8; Za 7:1--8:23) memberikan perspektif masa kini
    dan masa depan kepada para pembaca asli.

(2) Bagian kedua (pasal 9-14; Za 9:1--14:21) berisi dua kumpulan nubuat
    akhir zaman, masing-masing didahului dengan istilah "ucapan ilahi"
    (Za 9:1; Za 12:1). Ucapan ilahi pertama (Za 9:1--11:17) mencakup
    janji-janji keselamatan Mesias bagi Israel, yang menyatakan bahwa
    Mesias-Gembala yang akan datang yang akan mengerjakan keselamatan ini,
    mula-mula akan ditolak dan dipukuli (Za 11:4-17; bd. Za 13:7).
    Ucapan ilahi kedua (Za 12:1--14:21) berfokus pada pemulihan dan
    pertobatan Israel. Dalam suatu nubuat yang menakjubkan, Allah meramalkan
    bahwa Israel akan meratapi Allah sendiri, "Dia yang telah mereka tikam"
    (Za 12:10). Pada hari itu suatu sumber air pembasuhan dosa akan
    terbuka bagi keluarga Daud (Za 13:1); Israel akan mengatakan,
    "Tuhan adalah Allahku" (Za 13:9), dan Mesias akan memerintah
    sebagai Raja atas Yerusalem (pasal 14; Za 14:1-21).

Ciri-ciri Khas
Enam ciri utama menandai kitab Zakharia.

(1) Inilah kitab yang paling bersifat Mesias dari semua kitab PL karena
    banyaknya acuan yang jelas mengenai Mesias terjadi dalam 14 pasal. Hanya
    Yesaya (dalam 66 pasal) berisi lebih banyak acuan kepada Mesias daripada
    Zakharia.

(2) Di antara para nabi kecil, kitab ini berisi nubuat-nubuat yang paling
    rinci dan lengkap mengenai peristiwa-peristiwa akhir zaman.

(3) Kitab ini menunjukkan perpaduan peranan imam dan nabi dalam sejarah
    Israel.

(4) Lebih daripada kitab PL lainnya, semua penglihatan dan bahasa lambangnya
    paling menyerupai kitab-kitab penyataan (apokaliptis) Daniel dan Wahyu.

(5) Kitab ini mencatat suatu contoh berani dari ejekan ilahi dalam nubuat
    tentang pengkhianatan Mesias untuk 30 keping perak, sambil menunjuk
    kepadanya sebagai "nilai tinggi yang ditaksir mereka bagiku"
    (Za 11:13).

(6) Nubuat Zakharia mengenai Mesias dalam pasal 14 (Za 14:1-21) sebagai
    Raja-Pahlawan Perang agung yang memerintah di Yerusalem menjadi nubuat
    PL yang menakjubkan.

Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
Dalam diri Zakharia terdapat penerapan PB yang mendalam. Perpaduan jabatan
imam dan nabi dalam hidup pribadi Zakharia mungkin sekali menyumbang kepada
pemahaman PB mengenai Kristus sebagai imam dan nabi. Juga, Zakharia
bernubuat tentang kematian Yesus yang mendamaikan oleh orang Yahudi, yang
pada akhir zaman akan membuat orang Israel meratap, bertobat dan
diselamatkan (Za 12:10--13:9; Rom 11:25-27). Tetapi sumbangan terbesar
Zakharia terkait dengan banyak nubuatnya mengenai Mesias, yang oleh para
penulis PB dikutip sebagai digenapi di dalam Yesus Kristus. Di antaranya
ialah:

(1) Dia akan datang dalam cara yang bersahaja dan sederhana
    (Za 9:9; Za 13:7; Mat 21:5; Mat 26:31,56);

(2) Dia akan memulihkan Israel dengan darah perjanjian-Nya
    (Za 9:11; Za 14:24);

(3) Dia akan menjadi Gembala bagi kawanan domba Allah yang terserak dan
    mengembara (Za 10:2; Mat 9:36);

(4) Dia akan dikhianati dan ditolak (Za 11:12-13; Mat 26:15; Mat 27:9-10);

(5) Dia akan ditikam dan dipukul roboh
    (Za 12:10; Za 13:7; Mat 26:31,56; Yoh 19:37);

(6) Dia akan datang kembali dalam kemuliaan dan membebaskan Israel dari
    musuh-musuh mereka (Za 14:1-6; Mat 24:30-31; Wahy 19:15);

(7) Dia akan memerintah sebagai Raja dengan damai dan adil
    (Za 9:9-10; Za 14:9,16; Rom 14:17; Wahy 11:15); dan

(8) Dia akan mendirikan kerajaan-Nya yang mulia atas segala bangsa untuk
    selama-lamanya (Za 14:6-19; Wahy 11:15; Wahy 21:24-26; Wahy 22:1-5).
Previous book ../../images/steelblue/top.gif Next book
| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA