copyright
2 Mar 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Full Life - Daniel
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Previous bookNext book
Penulis          : Daniel
Tema             : Kedaulatan Allah Dalam Sejarah
Tanggal Penulisan: Sekitar 536-530 SM

Latar Belakang
Daniel, yang namanya berarti "Allah adalah Hakim(ku)," adalah tokoh utama
dan penulis kitab dengan namanya ini. Kepenulisan oleh Daniel bukan hanya
dinyatakan secara tegas dalam Dan 12:4, tetapi juga tersirat dengan
banyak petunjuk riwayat hidupnya sendiri dalam pasal 7-12
(Dan 7:1--12:13).  Yesus menghubungkan kitab ini dengan "nabi Daniel"
(Mat 24:15) ketika mengutip Dan 9:27.

Kitab ini mencatat berbagai peristiwa dari penyerbuan pertama Nebukadnezar
ke Yerusalem (tahun 605 SM) hingga tahun ketiga pemerintahan Koresy
(tahun 536 SM); jadi latar belakang sejarah kitab ini ialah Babel selama
70 tahun pembuangan yang dinubuatkan oleh Yeremia (bd. Yer 25:11).
Daniel adalah seorang remaja ketika peristiwa dalam pasal 1
(Dan 1:1-21) terjadi dan sudah mencapai akhir usia 80-an ketika
menerima berbagai penglihatan dalam pasal 9-12 (Dan 9:1--12:13). Ia
mungkin hidup sampai sekitar tahun 530 SM, menyelesaikan kitab ini dalam
usia lanjutnya (bd. Yohanes dan kitab Wahyu).  Para pengeritik modern
yang menganggap kitab ini ditulis sekitar abad ke-2 SM dengan nama
samaran Daniel telah berkesimpulan demikian lebih karena dibimbing
praduga filsafat mereka dan bukan oleh fakta-fakta.

Pengetahuan kita tentang nabi Daniel ini diperoleh hampir sepenuhnya dari
kitab ini (bd. Yeh 14:14,20). Daniel mungkin menjadi keturunan Raja
Hizkia (bd. 2Raj 20:17-18; Yes 39:6-7); dia pasti berasal dari keluarga
terdidik kalangan atas Yerusalem (Dan 1:3-6), karena Nebukadnezar pasti
tidak akan memilih pemuda asing dari kalangan bawah untuk istananya
(Dan 1:4,17).  Daniel mungkin dijadikan sida-sida di Babel seperti
kebiasaan ketika itu bagi pegawai laki-laki di istana (bd. Dan 1:3;
2Raj 20:18; Mat 19:12*).  Keberhasilan Daniel di Babel disebabkan oleh
integritas kepribadian, karunia-karunia nubuat, dan campur tangan Allah
yang mengakibatkan dia segera mendapat kenaikan pangkat kepada kedudukan
penting dan penuh tanggung jawab (Dan 2:46-49; Dan 6:1-3).

Secara kronologis, Daniel termasuk salah satu nabi PL yang terakhir. Hanya
Hagai, Zakharia, dan Maleakhi mengikutinya dalam aliran nubuat PL. Dia
adalah rekan sezaman yang lebih muda dari Yeremia dan mungkin sama umurnya
dengan Yehezkiel.

Tujuan
Ada dua maksud untuk penulisan kitab Daniel:

(1) untuk menenteramkan hati umat perjanjian PL bahwa hukuman pembuangan
    mereka di antara bangsa-bangsa kafir tidak akan menjadi nasib tetap
    mereka; dan

(2) untuk mewariskan kepada umat Allah sepanjang sejarah berbagai
    penglihatan bersifat nubuat tentang kedaulatan Allah atas bangsa-bangsa
    dan kemenangan terakhir kerajaan-Nya di bumi.

Kedua maksud ini ditunjukkan sepanjang kitab ini dalam kehidupan Daniel
dan ketiga sahabatnya dan dilukiskan dalam nubuat dan pelayanan
Daniel. Kitab ini menegaskan bahwa janji-janji Allah untuk memelihara
dan mengembalikan umat perjanjian-Nya adalah sama pastinya dengan
kerajaan Mesias yang akan datang yang akan bertahan selama-lamanya.

Survai
Isi kitab Daniel adalah paduan riwayat hidup, sejarah, dan nubuat. Bentuk
tulisannya ialah sastra apokalips, yang artinya bahwa berita nubuatnya
menyingkapkan penyataan Allah

(1) melalui berbagai penglihatan, mimpi, dan lambang,

(2) untuk memberikan semangat kepada umat Allah pada masa krisis dalam
    sejarah, dan

(3) untuk membayangkan pengharapan Israel mengenai kemenangan akhir kerajaan
    Allah dan kebenarannya di bumi (Lihat "PENDAHULUAN WAHYU" 08265).

Kitab ini dengan sendirinya terbagi menjadi tiga bagian utama.

(1) Pasal 1 (Dan 1:1-21) ditulis dalam bahasa Ibrani dan memberikan
    latar belakang sejarah kitab ini.

(2) Pasal 2-7 (Dan 2:1--7:28), dimulai Dan 2:4, ditulis dalam bahasa
    Aram, menggambarkan kebangkitan dan keruntuhan empat kerajaan yang
    kuat di dunia yang berturut-turut dan diikuti oleh penetapan Kerajaan
    Allah sebagai kerajaan yang kekal (khususnya pasal 2, 7;
    Dan 2:1-49; Dan 7:1-28).  Pasal-pasal ini menekankan kedaulatan Allah
    atas dan campur tangan-Nya dalam hal ihwal manusia dan bangsa-bangsa
    dengan menguraikan:

    (a) naiknya Daniel hingga kedudukan tinggi di istana Nebukadnezar
        (pasal 2; Dan 2:1-49);

    (b) seseorang seperti "anak dewa" di dalam perapian yang menyala-nyala
        bersama ketiga kawan Daniel (pasal 3; Dan 3:1-30);

    (c) kegilaan sementara Nebukadnezar sebagai hukuman Allah
        (pasal 4; Dan 4:1-37);

    (d) peranan Daniel dalam perjamuan Belsyazar, yang menyatakan akhir
        kerajaan Babel (pasal 5; Dan 5:1-30);

    (e) pembebasan ajaib Daniel dari gua singa (pasal 6; Dan 6:1-29);
    dan

    (f) penglihatan mengenai empat kerajaan dunia berturut-turut yang
        dihakimi oleh "Yang Lanjut Usia" (pasal 7; Dan 7:1-28).

(3) Dalam pasal 8-12 (Dan 8:1--12:13), Daniel kembali menulis dalam
    bahasa Ibrani dan menguraikan berbagai penyataan yang luar biasa dan
    kunjungan malaikat dari Allah mengenai

    (a) umat Yahudi di bawah pemerintahan kafir kelak
        (pasal 8-11; Dan 8:1--11:45),

    (b) periode "tujuh puluh kali tujuh" sebagai waktu yang ditetapkan
        Allah untuk menyelesaikan misi Mesias demi mereka
        (pasal 9; Dan 9:1-27), dan

    (c) pembebasan akhir mereka dari semua penganiayaan pada akhir zaman
        (pasal 12; Dan 12:1-13).

Berita nubuat Daniel ini mencakup dua dimensi:

(1) masa depan yang dekat dan

(2) masa depan yang jauh, sekalipun sering kali keduanya terpadu.

Misalnya, dalam pasal 8,11 (Dan 8:1-27) dan (Dan 11:1-45), Daniel
menubuatkan tentang lambang "antikristus" yaitu Antiokhus IV
Epifanes, yang menajiskan Bait Suci Yerusalem pada tahun 168 SM,
sedangkan ia juga bernubuat tentang antikristus akhir zaman
(Dan 8:23-26; Dan 11:36-45; bd. Wahy 13:1-10).  Hal saling
mempengaruhi di antara dua masa depan ini secara umum menandai nubuat
alkitabiah dan secara khusus nubuat Daniel. Allah menyatakan kepada Daniel
bahwa nubuat tentang masa depan yang jauh adalah berita terselubung "sampai
pada akhir zaman" (Dan 12:4,9), ketika pengertian akan diberikan kepada
umat Allah yang di dalam kesucian dan hikmat mencari Dia untuk memperoleh
pengertian sama seperti Daniel (Dan 12:3,10).

Ciri-ciri Khas
Delapan ciri utama menandai kitab ini.

(1) Kitab ini adalah kitab nabi besar terpendek dan kitab nabi PL yang
    paling banyak dibaca dan dikaji.

(2) Di bagian-bagian nubuat PB, Daniel disebut atau dikutip lebih sering
    daripada kitab PL lainnya.

(3) Kitab ini merupakan kitab "Apokalips" PL, sebagaimana Wahyu untuk PB,
    yang menyatakan tema-tema nubuat akbar yang sangat penting bagi gereja
    akhir zaman.

(4) Kitab ini berisi ringkasan sejarah nubuat paling terinci dalam PL.
    Dalamnya terdapat satu-satunya nubuat PL yang menetapkan waktu
    kedatangan pertama Mesias (Dan 9:24-27).

(5) Kitab ini menerangkan lebih banyak tentang penulisnya daripada kitab
    nubuat PL lainnya (mungkin terkecuali Yeremia). Perhatikan khususnya
    bahwa Daniel ditandai sifat integritas yang tinggi, hikmat nubuat yang
    besar, dan ketekunan dalam doa dan berpuasa.

(6) Kitab ini berisi teladan terpenting di Alkitab tentang doa syafaat untuk
    pemulihan umat Allah berlandaskan janji-janji diilhamkan dari firman
    Allah (lih. pasal 9; Dan 9:1-27, diilhamkan oleh
    Yer 25:11-16; Yer 29:7,10-14).

(7) Kisah-kisah tentang Daniel dan kawan-kawannya termasuk kisah yang paling
    digemari dalam Alkitab (khususnya pasal 3, 6; Dan 3:1-30; Dan 6:1-29).

(8) Drama "tulisan di dinding" pada perjamuan Belsyazar menjadikan frasa itu
    sebagian dari pepatah bahasa Inggris hingga hari ini.

Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
Pengaruh Daniel terhadap PB jauh melampaui lima atau enam kali kitab ini
dikutip langsung. Banyak dari sejarah dan nubuat Daniel muncul kembali
dalam bagian-bagian nubuat di Injil-Injil, Surat-Surat, dan kitab Wahyu.
Nubuat Daniel tentang kedatangan Mesias meliputi penggambaran diri-Nya
sebagai

(1) batu besar yang akan meremukkan kerajaan dunia (Dan 2:34-35,45),

(2) Anak Manusia, yang akan diberikan kekuasaan, kemuliaan, dan suatu
    kerajaan oleh Yang Lanjut Usia (Dan 7:13-14), dan

(3) "Yang diurapi, seorang raja" yang akan datang lalu disingkirkan
    (Dan 9:25-26).

Beberapa penafsir percaya bahwa penglihatan Daniel dalam Dan 10:5-9
merupakan penampakan Kristus sebelum penjelmaan (bd. Wahy 1:12-16).

Daniel berisi banyak tema nubuat yang secara lengkap dikembangkan dalam PB;
mis. kesengsaraan besar dan antikristus, kedatangan Tuhan kita kali kedua,
kemenangan kerajaan Allah, kebangkitan orang benar dan orang fasik, dan hari
penghakiman. Kehidupan Daniel dan ketiga kawannya menunjukkan ajaran PB
tentang pemisahan pribadi dari dosa dan dunia, yaitu hidup di dunia yang
tidak percaya tanpa ikut serta dalam suasana dan cara-caranya.
(Dan 1:8; Dan 3:12; Dan 6:10; bd. Yoh 17:6,15-16,18; 2Kor 6:14--7:1).
Previous book ../../images/steelblue/top.gif Next book
| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA