SABDAweb ©
Biblical
Introduction
2 Mar 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Bible Pathway - Proverbs
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
Previous bookNext book

Salomo menggubah tiga ribu amsal. {1Ra 4:32} Namun hikmat yang terkandung di dalam amsal-amsal itu berasal dari Allah. Hikmat itu dimulai dengan takut akan Tuhan. {Ams 1:7} Sikap takut atau hormat ini merupakan permulaan hikmat..... dan permulaan pengertian {Ams 9:10} dan menyangkut setiap aspek kehidupan--jasmani, moral, spiritual, keuangan, politik dan sosial. Apabila perhatian utama kita adalah kasih, kesetiaan, dan pelayanan kepada Tuhan, maka kita akan sangat bersyukur untuk amsal-amsal ini yang akan menolong mengarahkan kehidupan kita. Karena hanya orang bodoh menghina hikmat dan didikan {Ams 1:7} dari Tuhan.

Kesetiaan yang didasari kasih akan mengakibatkan penyerahan penuh kepada FirmanNya dan akan menghindarkan kita dari sikap tidak mengandalkan pandangan- pandangan orang banyak. {Ams 3:5-6} Hikmat itu pada hakekatnya adalah sifat Allah Pencipta kita dan kita membutuhkan hikmatNya untuk dapat menjalani dan menikmati kehidupan yang berarti. Perbedaan mendasar di antara orang berhikmat dan orang bodoh terlihat di dalam penggunaan mereka terhadap waktu, talenta dan harta benda yang dipercayakan kepada mereka.

Kita semua berada di salah satu jalan di dalam kita harus menempuh perjalanan mengarungi hidup ini. Jalan yang ditempuh orang yang berhikmat akan membawa kebahagiaan, kepuasan, damai, dan hidup kekal; sedangkan jalan lebar yang ditempuh orang bodoh pada akhirnya akan mengakibatkan tipuan, kekecewaan, dan akhirnya neraka atyau kebinasaan yang kekal.

Penyembahan yang benar itu bersifat ke dalam dan keluar. Penyembahan eksternal-- berupa nyanyian-nyanyian yang kita lagukan dan kata-kata yang kita ucapkan-- seharusnya merupakan ekspresi keluar dari apa yang ada di dalam hati kita. {Ams 17:3} Ketidakkonsistenan dalam bidang-bidang ini merupakan kemunafikan dan kejijikan kepada Allah. {Ams 11:20 15:8} Ketika kita berdosa, kita harus mengakui kesalahan kita, berdoa untuk pengampunan, dan tunduk kepada didikan (disiplin, koreksi) Tuhan. {Ams 3:11}

Beberapa dari bidang-bidang yang ditegaskan dalam kitab ini adalah:

Pergaulan jahat harus dijauhi. {Ams 1:10-18 13:20}

Tamak itu suatu kejahatan yang dahsyat dan keuntungannya tidak akan bertahan lama. {Ams 1:19 23:4-5 28:20}

Zinah, homoseksual, dan semua dosa-dosa seksual merupakan kejijikan. {Ams 2:16-19 5 6:23-35 7 9:13-18 22:14}

Berupaya hidup dalam damai dengan sesama kita; {Ams 3:28-30 17:13} bandingkan: Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!. {Rom 12:18}

Kemalasan akan selalu menghancurkan peluang-peluang seseorang. {Ams 6:6-11 13:4 15:19}

Lidah kita harus dikendalikan karena merupakan alat kehidupan dan kematian. {Ams 13:3 18:21 21:23}

Carilah orang-orang berhikmat sebagai sahabat dan hindarilah orang- orang yang bodoh. {Ams 9}

Membeberkan kesalahan dan kegagalan orang lain harus dihindari oleh karena kita akan selalu menuai apa yang kita tabur (Ams 10:12; bandingkan Gal 6:7).

Kejujuran dalam setiap transaksi harus terus dipelihara. {Ams 11:1 20:14,28 21:6}

Keangkuhan dan mencari pujian diri sendiri adalah musuh-musuh hikmat. {Ams 12:9 13:10 16:5,18-19 21:4}

Kita harus menunjukkan belas kasihan kepada mereka yang tertindas, memberikan kekuatan kepada yang lemah, dan membantu orang-orang yang miskin. {Ams 3:27 12:25 14:31 16:24}

Orang berhikmat memandang kehidupan ini sebagai peluang untuk melaksanakan kehendak Allah, sedangkan orang yang bodoh melihat kehidupan ini sebagai peluang untuk memuaskan keinginan dirinya. {Ams 13:7 23:1,20-21,29-32}

Dengki dan kemarahan selalu menghancurkan diri sendiri. {Ams 14:17,30 15:1}

Peringatan-peringatan mengenai bahaya-bahaya dan tipu daya minuman keras harus diindahkan. {Ams 20:1 21:17 23:30-32 31:4-5}

Kitab Amsal mengajarkan bahwa keberadaan yang berarti dan sejati merupakan akibat dari hubungan yang benar dengan Allah sebagaimana dinyatakan dalam FirmanNya. Kitab ini diakhiri dengan penegasan kembali bahwa orang yang takut akan Tuhan akan dipuji. {Ams 31:30}

Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA