SABDAweb ©
Biblical
Introduction
25 Feb 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar Bible Pathway - Exodus
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
Previous bookNext book

Fasal-fasal terakhir dalam Kejadian menceritakan bagaimana Yakub dan keluarganya berangkat ke Mesir pada waktu Yusuf sedang menduduki jabatan tertinggi di bawah raja Firaon di Mesir. Pada waktu itu, keluarga Yakub berjumlah 70 orang. Karena Yusuflah maka Firaon memberikan tanah Gosen, suatu kawasan yang sangat subur di Mesir, sebagai tempat kediaman umat Israel. Setelah kematian Yusuf, martabat yang tinggi yang pernah dirasakan umat Israel di Mesir berangsur pudar.

Keluaran berarti "keberangkatan". {Ibr 11:22} Kitab ini melanjutkan cerita tentang sejarah keturunan ke dua belas anak Yakub. Dalam fasal pertama kitab ini, hanya dua ayat singkat {Kel 1:11-12} yang menceritakan tentang perkataan yang difirmankan Allah kepada Abraham: Keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya. {Kej 15:13; Kis 7:6}

Fasal 1--11 mencakup periode ketika bangsa Israel diperbudak oleh bangsa Mesir dan mengalami banyak penganiayaan. Sesuai waktu yang telah ditetapkanNya, Allah menyuruh Musa menimpakan ke seuluh bela (bencana) ke atas Mesir. Mengenai bela yang ke sepuluh dan yang terparah itu, kita membaca: Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akullah, Tuhan. {Kel 12:12} Ia mengutus malaikat maut ke seluruh negeri yang tidak percaya itu untuk melaksanakan perintahNya.

Fasal 12--13 menyiapkan cara kelepasan yang ajaib bangsa Israel dari tangan bangsa Mesir. Ini terjadi karena ketaatan mereka ketika mereka dengan iman membubuhkan darah ke atas pintu rumah, memakan daging anak domba Paskah dan roti yang tidak beragi dengan terburu-buru, dan bersiap berangkat sesuai perintah Musa.

Pada waktu mereka dilepaskan dari perbudakan, jumlah umat Israel adalah 600,000 orang. Jumlah ini tidak termasuk wanita dan anak-anak maupun orang-orang dari berbagai bangsa yang ikut dengan mereka. {Kel 12:37-38} Jumlah keseluruhan diperkirakan dua juta orang yang berangkat dari Mesir setelah perhambaaan selama 400 tahun, seperti yang telah diberitahukan sebelumnya. {Kej 15:13}

Fasal 14--18 melaporkan tentang perjalanan bangsa Israel dari Laut Mati ke Gunung Sinai, yang berlangsung selama kira-kira 50 hari.

Fasal 19--40 terjadi di Gunung Sinai yang mencakup hanya kira-kira 11 bulan. Di tempat ini Allah memberikan Ke Sepuluh HukumNya dan petunjuk rinci mengenai pembangunan Kemah Suci serta persembahan korban.

Kemah Suci melambangkan kehidupan dan misi Kristus. Mulai dari sejak imam memasuki kawasan tertutup di pelataran Kemah Suci sampai ia memasuki Ruang Maha Suci, setiap prosedur melambangkan tentang Kristus dan hubungan orang percaya dengan Tuhan.

Kitab Keluaran menceritakan bagaimana Allah memenuhi janji-janji yang telah disampaikanNya kepada Abraham serta perlindungan dan pemeliharaan Tuhan terhadap umatNya dalam menghadapi berbagai kesulitan dan musuh-musuh mereka yang kejam.

Previous book Top Next book
< ABLE align="center" width="700" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" id="b"> | About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA