copyright
2 Mar 2021 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Pengantar BIS - Job
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42
Previous bookNext book
Buku Ayub adalah kisah tentang seorang yang baik budi, ia mengalami
 musibah hebat; ia kehilangan semua anaknya dan segala harta bendanya,
 lalu dihinggapi penyakit kulit yang menjijikkan. Dalam tiga rangkaian
 percakapan yang bersajak, si penulis menggambarkan bagaimana teman-teman
 Ayub, dan Ayub sendiri menanggapi malapetaka itu. Pokok yang penting
 dalam percakapan-percakapan itu ialah yang menyinggung caranya Allah
 memperlakukan manusia. Pada bagian terakhir, Allah sendiri menyatakan
 diri-Nya kepada Ayub.

 Teman-teman Ayub menjelaskan penderitaan Ayub itu menurut ajaran agama
 yang tradisional. Pada sangka mereka, Allah selalu mengganjar orang yang
 baik dan menghukum orang yang jahat. Jadi, penderitaan Ayub hanya dapat
 berarti bahwa ia telah berbuat dosa. Tetapi bagi Ayub pendapat itu
 terlalu dangkal; tidak sepantasnya ia mendapat hukuman yang sekejam itu,
 sebab ia seorang yang sangat baik dan jujur. Ia tidak dapat mengerti
 mengapa Allah membiarkan orang seperti dirinya mengalami begitu banyak
 bencana, dan dengan berani ia menantang Allah. Ayub tidak kehilangan
 kepercayaannya kepada Allah, tetapi ia sungguh-sungguh ingin supaya
 dibenarkan oleh Allah dan supaya mendapat kembali kehormatannya sebagai
 orang yang baik.

 Allah tidak memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Ayub, tetapi
 Allah menanggapi kepercayaan Ayub dengan memberinya banyak contoh
 mengenai kuasa dan hikmat-Nya. Contoh-contoh itu dilukiskan dengan puisi.
 Kemudian dengan segala rendah hati, Ayub mengakui kebijaksanaan dan
 keagungan Allah, lalu menyesali kata-katanya yang keras dan penuh
 kemarahan itu.

 Bagian terakhir dari kisah ini, yang ditulis dengan bahasa biasa,
 menuturkan bagaimana Ayub dikembalikan kepada keadaannya semula, dengan
 kekayaan yang jauh melebihi kekayaannya sebelum itu. Allah memarahi
 teman-teman Ayub karena mereka tidak dapat memahami arti kesengsaraan
 Ayub. Hanya Ayublah yang sungguh-sungguh menyadari bahwa Allah lebih
 besar daripada yang telah diajarkan oleh agama yang tradisional itu.

  Isi
  Pendahuluan
   Ayub 1:1-2:13 (BIS)
  Ayub dan teman-temannya
   Ayub 3:1-31:40 (BIS)
   a. Keluhan Ayub
      Ayub 3:1-26 (BIS)
   b. Percakapan pertama
      Ayub 4:1-14:22 (BIS)
   c. Percakapan kedua
      Ayub 15:1-21:34 (BIS)
   d. Percakapan ketiga
      Ayub 22:1-27:23 (BIS)
   e. Pujian terhadap hikmat
      Ayub 28:1-28 (BIS)
   f. Pernyataan Ayub yang terakhir
      Ayub 29:1-31:40 (BIS)
  Wejangan Elihu
   Ayub 32:1-37:24 (BIS)
  TUHAN menjawab Ayub
   Ayub 38:1-42:6 (BIS)
  Penutup
   Ayub 42:7-17 (BIS)
Previous book ../../images/steelblue/top.gif Next book
| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA