copyright
4 Apr 2020 | Home | Bible | Biblical | Tools | Download | | SiteMap |
Bible Versions 
Alkitab Terjemahan Baru
Alkitab Kabar Baik (BIS)
Firman Allah Yang Hidup
Perjanjian Baru WBTC [draft]
Alkitab Terjemahan Lama
Kitab Suci Injil
Alkitab Shellabear [draft]
Alkitab Melayu Baba
Alkitab Klinkert 1863
Alkitab Klinkert 1870
Alkitab Leydekker [draft]
Alkitab Ende
TB Interlinear [draft]
TL Interlinear [draft]
AV with Strong Numbers
Bible in Basic English
The Message Bible
New King James Version
Philips NT in Modern English
Revised Webster Version
God's Word Translation
NET Bible [draft]
NET Bible [draft] Lab
BHS with Strongs
Analytic Septuagint
Interlinear Greek/Strong
Westcott-Hort Greek Text
Textus Receptus

Introductions 
Pengantar Full Life
Pengantar BIS
Pengantar FAYH
Pengantar Ende
Pengantar Jerusalem
Pengantar Bible Pathway
Intisari Alkitab
Ajaran Utama Alkitab
Garis Besar Full Life
Garis Besar Ende
Garis Besar Pemulihan
Judul Perikop Full Life
Judul Perikop BIS
Judul Perikop TB
Judul Perikop FAYH
Judul Perikop Ende
Judul Perikop KSI
Judul Perikop WBTC

Verse Notes 
Catatan Ayat Full Life
Catatan Ayat BIS
Catatan Ayat Ende
Catatan Terjemahan Ende
Catatan Ayat Jerusalem
Referensi Silang TSK
Referensi Silang TB
Referensi Silang BIS
Santapan Harian

Dictionaries 
Kamus Kompilasi
Kamus Easton
Kamus Pedoman
Kamus Gering
Maps

Lexicons 
Greek Lexicon
Hebrew Lexicon
Intisari Alkitab - 2 Kings
Chapter: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
Previous bookNext book

Pembaruan dan pemberontakan

MENGENAI KITAB ITU
II Raja-raja melanjutkan kisah tentang kerajaan Israel dan Yehuda beberapa saat sebelum kematian Elia, dan diteruskan sampai Israel dihancurkan dan Yehuda dibuang ke Babel. Diceritakannya kembali kisah Elia dalam II Raja-raja mengingatkan kita bahwa kitab ini merupakan bagian kedua dari satu kitab Raja-raja yang utuh. Tidak ada alasan yang jelas mengenai pembagian kitab menjadi I dan II Raja-raja, tetapi oleh karena panjang kedua kitab hampir sama, kemungkinannya ialah hal itu dilakukan untuk mempermudah penulisan dalam dua gulungan. Beberapa kisah yang kita temukan dalam Raja-raja juga terdapat dalam Tawarikh, walaupun penulis Tawarikh menulis dari sudut yang agak berbeda dan hanya menulis tentang kerajaan selatan, yaitu Yehuda.

MENGAPA KITAB ITU DITULIS?
II Raja-raja meliputi kurun waktu kurang lebih 270 tahun, dua kali lebih panjang daripada periode yang meliputi I Raja-raja. Namun, sebagian besar kisah menceritakan kehidupan Elisa. Seperti juga dalam I Raja-raja, tokoh-tokoh yang memegang peranan penting dalam kerohanian bangsa, seperti Hizkia dan Yosia diceritakan dengan panjang lebar. Sedangkan yang lain, walaupun mereka memerintah dalam jangka waktu yang lama dan membawa kemakmuran, hanya diceritakan secara sepintas saja. Orang Yahudi mengakui bahwa semua kitab sejarah sungguh-sungguh mempunyai maksud rohani, dan mereka mengelompokkan kitab-kitab tersebut dalam "nabi-nabi terdahulu".

PARA NABI
Banyak dari nabi-nabi penulis (yang dikenal dalam Kitab Suci bangsa Ibrani sebagai "nabi-nabi yang belakangan") melayani dalam periode yang terangkum dalam II Raja-raja, dan kitab-kitab yang mereka tulis memberikan kepada kita banyak informasi mengenai seberapa jauh korupsi yang terjadi dalam kedua negeri itu. Namun demikian, hanya sedikit sekali yang kita pelajari mengenai karya Raja-raja dan pengaruh mereka. Diceritakan bahwa Hizkia pergi menemui Yesaya, tetapi Amos, Hosea, Mikha dan Yeremia tidak disebut-sebut sama sekali. Penulis kitab Raja-raja lebih menekankan mengenai bagaimana para raja dan rakyatnya menanggapi pesan-pesan Allah daripada menulis tentang bagaimana dan dari mana mereka menerima pesan itu.

RAJA-RAJA
Sukar untuk membuat suatu daftar tentang semua raja dan masa pemerintahan mereka, karena waktu kurang setahun selalu dihitung sebagai setahun. Yang sering terjadi ialah seorang putra menjabat sebagai pejabat sementara bersama-sama sang ayah, kemudian waktu pemerintahan itu dihitung sebagai masa pemerintahan mereka berdua. Hal yang sering membingungkan ialah mengenai nama-nama raja. Ada seorang Raja Yehoram dan Raja Yoahas, baik di Israel maupun di Yehuda, dan karena kedua nama ini sering disingkat sebagai Yoram dan Yoas, maka kita harus berhati-hati dalam membedakan mereka.

Garis Besar

[1] TUGAS ELIA BERAKHIR -- TUGAS ELISA DIMULAI 2Ra 1:1-3:27
2Ra 1:1-18         Raja Ahazia mengutus orang kepada Baal-Zebub
2Ra 2:1-12         Elia diangkat ke surga
2Ra 2:13-18        Para nabi mencari Elia
2Ra 2:19-22        Elisa memurnikan air Yerikho
2Ra 2:23-25        Sekelompok anak mengolok-olok Elisa
2Ra 3:1-27         Moab memberontak

[2] ELISA -- SAHABAT ORANG BANYAK 2Ra 4:1-6:7
2Ra 4:1-7          Janda seorang nabi yang miskin
2Ra 4:8-37         Wanita kaya dan putranya
2Ra 4:38-44        Nabi-nabi yang lapar
2Ra 5:1-27         Naaman, panglima angkatan bersenjata Siria
2Ra 6:1-7          Orang yang kehilangan mata kapak

[3] ELISA -- SANG NABI 2Ra 6:8-8:29
2Ra 6:8-23         Elisa mengalahkan orang Siria
2Ra 6:24-7:2       Pengepungan terhadap Samaria
2Ra 7:3-20         Empat orang kusta membawa kabar gembira
2Ra 8:1-6          Wanita kaya dari Sunem itu kembali mendapat pertolongan
2Ra 8:7-29         Raja-raja Siria, Israel dan Yehuda

[4] YEHU -- PENUNGGANG KERETA YANG JITU 2Ra 9:1-10:36
2Ra 9:1-13         Yehu diurapi sebagai raja
2Ra 9:14-10:17     Keluarga Ahab dimusnahkan
2Ra 10:18-28       Yehu menghancurkan penyembah-penyembah Baal
2Ra 10:29-36       Semangat Yehu menurun

[5] PERSEKONGKOLAN DI YEHUDA 2Ra 11:1-12:21
2Ra 11:1-3         Ratu Atalya yang kejam berkuasa
2Ra 11:4-21        Imam Yoyada mengalahkan Atalya
2Ra 12:1-6         Yoas memperbaiki Rumah Tuhan
2Ra 12:17-21       Yoas terbunuh

[6] PERANG DAN DAMAI 2Ra 13:1-17:41
2Ra 13:1-13        Israel dan Siria berperang
2Ra 13:14-21       Kematian Elisa
2Ra 13:22-25       Siria dikalahkan oleh Israel
2Ra 14:1-22        Amazia raja Yehuda yang baik
2Ra 14:23-29       Yerobeam II raja Israel
2Ra 15:1-7         Uzia raja Yehuda -- memerintah dalam jangka waktu yang panjang
2Ra 15:8-31        Lima raja Israel yang kejam
2Ra 15:32-16:20    Yotam dan Ahas raja Yehuda
2Ra 17:1-41        Israel ditaklukkan oleh bangsa Asyur

[7] KERAJAAN YEHUDA 2Ra 18:1-21:26
2Ra 18:1-12        Mulainya pemerintahan Raja Hizkia
2Ra 18:13-37       Yerusalem dikepung
2Ra 19:1-7         Hizkia meminta nasihat Yesaya
2Ra 19:8-37        Surat orang Asyur; Hizkia mempercayai Allah
2Ra 20:1-11        Raja Hizkia sakit, tetapi disembuhkan
2Ra 20:12-19       Utusan dari Babel
2Ra 20:20,21       Kematian Hizkia
2Ra 21:1-26        Manasye dan Amon -- raja-raja yang jahat

[8] KESEMPATAN TERAKHIR 2Ra 22:1-25:30
2Ra 22:1-7         Yosia memperbaiki Rumah Tuhan
2Ra 22:8-20        Diketemukannya buku hukum-hukum Tuhan
2Ra 23:1-25        Pembaruan dilaksanakan
2Ra 23:26-30       Kematian Yosia
2Ra 23:31-37       Yoahas dan Yoyakim
2Ra 24:1-7         Nebukadnezar menaklukkan Yerusalem
2Ra 24:8-25:17     Raja Yehuda yang terakhir
2Ra 25:18-30       Pembuangan ke Babel

Pesan

1. Allah adalah Tuhan yang berkuasa sepanjang sejarah
o Allah bukan saja memperhatikan dan berkuasa atas bangsa Israel dan Yehuda, tetapi juga atas semua bangsa. Untuk alasan yang berbeda Naaman dan Hazael dari Siria mengakui kekuasaan Allah bangsa Israel. 2Ra 5:1-27; 8:7-15
o Kuasa Allah sangat nyata dan dirasakan oleh umat-Nya, walaupun tidak selalu kelihatan. 2Ra 6:15-17

2. Hanya bekerja untuk Allahlah yang berarti
o Yehu memulai karirnya dengan semangat yang sungguh-sungguh untuk melayani Tuhan dan memelihara kesucian ibadah Israel, tetapi perhatiannya untuk pelayanan kepada Tuhan tidak bertahan lama, karena ia juga menginginkan kekuasaan bagi dirinya. Tuhan mengetahui hal ini dan memberkati apa yang dilakukan Yehu, tetapi pemberian Tuhan tidak memuaskannya. 2Ra 9:1-10:36
o Pada dasarnya Uzia adalah seorang raja yang baik, tetapi pemerintahannya yang dimulai dengan benar kemudian dinodai dengan kesombongan (2Ta 26:16). Kesalahan ini menyebabkan tidak adanya kemajuan dalam bidang kerohanian pada masa pemerintahannya dan oleh karena itu Raja-raja hanya menceritakan secara sekilas. 2Ra 15:1-17

3. Allah dapat dipercaya
o Wanita kaya dari Sunem melayani Tuhan dengan cara yang praktis, yaitu melayani Elisa dengan penuh keramahan. Ia tidak mengharapkan imbalan (2Ra 4:13), tetapi dalam keadaan darurat ia tahu bahwa hanya Allah yang dapat menolong, dan ia percaya bahwa Allah mau menolong. 2Ra 4:18-37; 8:1-6
o Hizkia menghadapi banyak situasi yang gawat, baik bagi bangsanya maupun bagi dirinya sendiri, tetapi ia membawa semua masalahnya kepada Allah dengan penuh kepercayaan bahwa Allah dapat mengatasi semua situasi itu dan Tuhan membebaskannya dari segala masalah yang dihadapinya. 2Ra 19:1-37; 20:1-11

4. Allah tidak begitu saja membinasakan umat-Nya
Walaupun bangsa Israel selalu jatuh ke dalam dosa, Allah tetap bekerja untuk bangsa itu. Kesukaran tidak membawa mereka kembali kepada-Nya, oleh karena itu pada masa pemerintahan Yerobeam II Allah memberikan kemakmuran kepada mereka. Sayang, tanggapan mereka bukanlah pertobatan, melainkan malah melakukan lebih banyak pelanggaran moral maupun sosial. Mereka menolak anugerah Allah; oleh karena itu, pada akhirnya penghakiman datang atas mereka. 2Ra 14:23-29; 17:7-18

Penerapan

II Raja-raja mengajar kita tentang:

1. Hamba-hamba Allah
Allah tidak selalu memilih orang yang sama. Sifat Elisa sangat berbeda dengan sifat Elia, tetapi kita juga dapat belajar dari dia mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin bagi Allah.
o Ia tahu bagaimana menjadi seorang pengikut (2Ra 2:1-18).
o Ia tidak keberatan melakukan pekerjaan sebagai pembantu (2Ra 3:11).
o Ia mengasihi baik orang kaya maupun orang miskin (2Ra 4:1-37).
o Ia tahu kapan saat untuk berdiam di belakang layar (2Ra 5:1-27).
o Ia sungguh-sungguh mempercayai Allah (2Ra 6:15-17)
o Ia dapat membaca hati manusia (2Ra 8:11).
o Ia mengasihi bangsanya (2Ra 8:12).
o Ia tidak segan-segan mengutus orang lain (2Ra 9:1-4).

2. Pelayanan kepada Allah
o Pelayanan menuntut tanggung jawab: Pelayan-pelayan Allah bertanggung jawab untuk memperkenalkan siapa Allah. Menerima pembayaran untuk suatu pelayanan tidaklah salah, tetapi Gehazi memberi kesan bahwa anugerah Allah dapat dibeli, dan hal ini merupakan suatu pelanggaran yang sangat serius (2Ra 5:20-27).
o Allah sering bekerja sama dengan orang-orang yang tidak sempurna: Yoahas dan Yoas bukanlah raja-raja yang benar di mata Tuhan, tetapi mereka berdua mengakui besarnya kekuasaan Allah dan untuk itu Allah memberkati mereka (2Ra 13:1-25).
o Allah kadang-kadang memberkati orang-orang yang belum mengenal Dia demi kepentingan umat-Nya (2Ra 3:13-15; 8:16-19).
o Iman dan tindakan harus berjalan bersama-sama. Berpaling kepada Allah harus dibarengi dengan ketaatan kepada firman-Nya. Yosia tahu akan hal ini (2Ra 22:11-23:25).

Tema-tema Kunci

1. Tanggapan
Allah berdaulat, tetapi raja-raja tidak pernah menganggap bahwa itu berarti tindakan dan doa-doa manusia tidak penting. Allah benar-benar memberikan tanggapan kepada manusia dan apa yang dilakukan-Nya terhadap mereka tergantung kepada sambutan mereka kepada-Nya. Allah menjawab doa Raja Hizkia (2Ra 19:14-19). Dapatkah Anda menemukan dalam II Raja-raja di mana Allah memberikan jawaban langsung terhadap kebutuhan umat-Nya?

2. Pembaruan
Hizkia dan Yoas, keduanya mencoba untuk membawa bangsa mereka kembali kepada Allah (2Ra 18:1-20:21; 22:1-23:30). Bacalah seluruh pasal-pasal ini. Menurut Anda mengapa pembaruan mereka tidak berhasil?

3. Kebenaran
Allah memberkati kebenaran dan menghukum kejahatan. 2Ra 17:7-18 merupakan ringkasan pesan dari II Raja-raja, dan dianggap sebagai berita kematian bagi bangsa Israel. Yehuda kembali dari pengasingan, tetapi bangsa Israel tidak. Dapatkah Anda menemukan dalam kitab Raja-raja sebab-sebab mengapa hal ini terjadi?

4. Tanggung jawab
Hamba-hamba Allah yang disebutkan dalam Raja-raja bukanlah hanya Elia dan Elisa. Lihatlah 2Ra 11:1-12:21; 22:1-23:30. Apa yang dapat kita pelajari tentang kepemimpinan melalui kehidupan Yoyada, Yoas dan Yosia?

Previous book ../../images/steelblue/top.gif Next book
| About Us | Support Us | F.A.Q. | Guest Book | YLSA Sites |copyright ©2004–2015 YLSA