Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/misi/2009/40

e-JEMMi edisi No. 40 Vol. 12/2009 (13-10-2009)

Penghalang-Penghalang dalam Berdoa

 
______________________________  e-JEMMi  _____________________________
                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI

EDITORIAL
ARTIKEL MISI: Halangan-Halangan dalam Berdoa
SUMBER MISI: Global Harvest Ministries
DOA BAGI MISI DUNIA: Korea Utara, Turki
DOA BAGI INDONESIA: Video Porno Anak-Anak
STOP PRESS: Perayaan 15 Tahun SABDA 12 -- 16 Oktober 2009

______________________________________________________________________

 GOD GIVES HIS VERY BEST FOR THOSE WHO GIVES THE BEST CHOICE FOR HIM
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,

  Beberapa tahun yang lalu, saya pernah menghadiri seminar tentang 
  doa. Banyak berkat yang saya peroleh setelah mengikuti seminar 
  tersebut. Salah satunya adalah penjelasan tentang 
  penghalang-penghalang dalam berdoa. Hal yang sampai saat ini masih 
  terngiang-ngiang dalam telinga saya adalah: "Jangan ada satu 
  penghalang pun -- meskipun itu selaput setebal 0,000 ... sekian 
  milimeter -- ketika engkau hendak berdoa. Bereskan itu dahulu." 
  Pesan itu membuat saya merenungkan dan melihat kembali kondisi saya 
  ketika hendak berdoa. 
  
  Kebanyakan dari kita tidak menyadari adanya penghalang-penghalang 
  yang menyebabkan Tuhan menunda, bahkan tidak menjawab doa kita. 
  Hal-hal apa yang menjadi penghalang dalam kita berdoa? Silakan simak 
  artikel yang telah kami persiapkan. Semoga dapat menambah wawasan 
  Anda tentang doa dan memampukan Anda untuk berdoa seturut dengan apa 
  yang Ia kehendaki. Tuhan Yesus memberkati.

  Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
  Novita Yuniarti
  http://misi.sabda.org/
  http://www.sabda.org/publikasi/misi/

______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
 
                    HALANGAN-HALANGAN DALAM BERDOA

  Ada beberapa perkara yang dapat menghalangi doa. Hal ini diterangkan 
  oleh Allah dengan sangat jelas di dalam firman-Nya.
  
  1. Yakobus 4:3, "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima 
     apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu 
     hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu."
     
     Kehendak yang menurut diri sendiri dapat merampas kuasa doa. 
     Banyak sekali orang yang berdoa menurut kehendak diri sendiri. 
     Doa-doa ini boleh jadi doa untuk perkara-perkara yang 
     sungguh-sungguh layak untuk diminta, yaitu perkara-perkara yang 
     menurut kehendak Allah, tetapi alasan dari doa itu sama sekali 
     salah. Karena itu, doa yang demikian tidak berkuasa. Maksud yang 
     sebenarnya dari doa ialah supaya Allah dipermuliakan oleh jawaban 
     atas doa itu. Jika kita minta sesuatu dengan tujuan supaya kita 
     boleh menerimanya untuk kita gunakan bagi kesukaan kita sendiri 
     atau kepuasan diri sendiri, kita telah "salah meminta" dan tidak 
     perlu mengharapkan jawaban untuk permintaan kita tersebut. Hal 
     ini menerangkan mengapa banyak doa tidak mendapat jawaban.
     
     Sebagai contoh, banyak perempuan berdoa untuk suaminya supaya 
     bertobat. Hal ini adalah hal yang patut sekali untuk diminta; 
     tetapi alasan dari permintaan tersebut sama sekali tidak patut 
     dan menurut kehendak diri sendiri. Ia mengharap suaminya bertobat 
     sebab baginya hal itu jauh lebih menyenangkan, yaitu memiliki 
     suami yang mengasihi dia; atau betapa susahnya untuk memikirkan 
     bahwa seandainya suaminya meninggal, dia akan terhilang 
     selama-lamanya. Untuk beberapa sebab yang serupa itu, yang 
     mementingkan diri sendiri, ia berharap suaminya bertobat. 
     Doanya semata-mata untuk kepentingan dirinya sendiri. Mengapa 
     seorang perempuan berharap suaminya bertobat? Pertama-tama dan 
     terutama, supaya Allah dipermuliakan; sebab ia tak dapat 
     memikirkan betapa Allah Bapa akan dipermalukan karena suaminya 
     tidak mengindahkan nama Anak Allah.
     
     Banyak orang berdoa untuk kegerakan. Tentu saja hal itu adalah 
     doa yang memperkenankan Allah; hal itu seturut dengan kehendak 
     Allah; tetapi banyak doa untuk kegerakan-kegerakan hanya menurut 
     keinginan diri sendiri. Gereja-gereja mengharap adanya kegerakan 
     supaya anggotanya semakin bertambah-tambah, supaya gereja boleh 
     memunyai kedudukan yang lebih berkuasa dan berpengaruh di dalam 
     masyarakat, supaya perbendaharaan gereja dapat bertambah, supaya 
     nanti ada laporan baik kepada pimpinan pusat atau yayasan atau 
     perkumpulan. Bagi cita-cita yang rendah seperti ini, sering kali 
     gereja-gereja dan pendeta-pendeta berdoa untuk kegerakan, dan 
     sering kali juga Allah tidak menjawab doa-doa mereka itu. Mengapa 
     kita berdoa untuk kegerakan? Untuk kemuliaan Allah, sebab kita 
     tidak tahan Allah terus-menerus dipermalukan oleh keduniawian 
     gereja, oleh dosa-dosa orang-orang tak beriman, oleh ketiadaan 
     iman dan yang tinggi hati dari zaman ini. Firman Allah tidak 
     dihargai; Allah tidak dipermuliakan oleh pencurahan Roh Kudus di 
     dalam gereja Tuhan Yesus Kristus. Karena sebab-sebab yang paling 
     terutama inilah, kita harus berdoa untuk kegerakan.
     
     Banyak doa kepada Roh Kudus hanya menurut kehendak diri sendiri. 
     Sesungguhnya kehendak Allah memberi Roh Kudus kepada mereka yang 
     meminta -- Ia telah mengatakan hal itu dengan jelas di dalam 
     firman-Nya (Lukas 11:13), tetapi banyak doa untuk Roh Kudus 
     terhalang oleh alasan kepentingan diri sendiri, yang terdapat di 
     belakang doa itu. Orang laki-laki dan perempuan berdoa untuk Roh 
     Kudus agar mereka selalu berbahagia, atau supaya mereka 
     diselamatkan dari kecelakaan atau kekalahan di dalam hidup 
     mereka, atau supaya mereka boleh mendapat kuasa sebagai 
     pengerja-pengerja Kristen, atau untuk sesuatu alasan lain yang 
     sama sekali menurut diri sendiri. Mengapa kita berdoa bagi Roh 
     Kudus? Supaya Allah tidak lagi dipermalukan oleh kehidupan 
     Kristen kita yang rendah dan oleh pelayanan kita yang tidak 
     berhasil; supaya Tuhan dipermuliakan oleh keindahan hidup baru 
     yang Tuhan berikan dan tenaga baru di dalam pelayanan kita.

  2. Yesaya 59:1-2, "Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang 
     untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk 
     mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu 
     ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan 
     diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala 
     dosamu."
     
     Dosa menghalangi doa. Banyak orang berdoa dan berdoa dan sekali 
     lagi berdoa, tetapi sama sekali tidak mendapat jawaban. 
     Barangkali ia digoda untuk berpikir, bahwa bukan kehendak Allah 
     untuk menjawab atau boleh jadi ia berpikir bahwa hari-harinya 
     telah lalu untuk Allah menjawab permintaan doa. Demikianlah yang 
     orang Israel pikirkan. Mereka berpikir bahwa tangan Allah telah 
     menjadi pendek, sehingga tidak dapat menyelamatkan dan 
     telinga-Nya telah menjadi berat untuk mendengar. "Tidak begitu," 
     kata Yesaya, "telinga Allah terbuka seperti sediakala untuk 
     mendengar, tangan-Nya tetap berkuasa untuk menolong; tetapi ada 
     suatu halangan. Halangan itu ialah dosa-dosamu sendiri. 
     Dosa-dosamu telah menceraikan dirimu dengan Tuhanmu, dan 
     dosa-dosamu telah menutupi wajah-Nya dari padamu, sehingga Ia 
     tidak mau mendengar."
     
     Demikianlah keadaannya hari ini. Banyak sekali orang yang 
     berteriak kepada Allah dengan sia-sia, tidak lain karena ada 
     dosa di dalam hidup mereka. Boleh jadi dosa itu dosa di dalam 
     hidup mereka yang telah lalu, yang belum diakui dan diadili, 
     boleh jadi suatu dosa pada masa ini yang sedang dikasihinya, 
     bahkan sama sekali tidak dipandang sebagai dosa; tetapi di mana 
     ada dosa, tersembunyi di dalam hati atau hidup kita, Allah 
     "tidak mau mendengar". Seorang yang mendapati doa-doanya tidak 
     berhasil baiklah jangan menarik kesimpulan bahwa perkara yang 
     dimintanya tidak disetujui oleh Allah, bukan kehendak-Nya, 
     tetapi baiklah ia berdoa menghadap Allah sendiri dengan doanya. 
     Penulis Mazmur, "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, 
     ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah 
     jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!" (Mazmur 
     139:23-24), dan tunggulah pada-Nya, sampai Ia menunjukkan 
     segala sesuatu yang tidak disetujui-Nya. Kemudian dosa ini akan 
     diakui dan ditinggalkan.
     
     Saya ingat betul suatu waktu di dalam hidup saya ketika saya 
     sedang berdoa untuk dua perkara yang pasti, yang rupanya harus 
     saya terima, karena jika tidak maka Allah akan dipermalukan, 
     tetapi jawabannya tidak datang. Saya bangun pada tengah malam 
     dalam penderitaan jasmani dan kesedihan yang besar. Saya berseru 
     kepada Allah untuk perkara-perkara ini, bersoal jawab dengan Dia 
     tentang betapa perlunya dan segeranya Ia harus menjawab doa saya; 
     tetapi tidak ada jawaban yang datang. Saya minta kepada Tuhan 
     untuk menunjukkan kepada saya, kalau-kalau ada sesuatu yang salah 
     di dalam hidup saya. Ada sesuatu yang timbul di dalam pikiran 
     saya -- yang telah timbul beberapa kali sebelum itu -- sesuatu 
     yang pasti, tetapi yang tidak mau saya akui sebagai dosa. Saya 
     berkata kepada Tuhan, "Jika hal ini salah, saya akan berhenti 
     berbuat itu." Tetapi jawaban belum datang juga. Di dalam hati, 
     saya tahu hal itu salah walaupun saya tidak pernah mengakuinya 
     sebagai dosa. Akhirnya saya berkata: "Ini salah. Saya telah 
     berdosa. Saya mau berhenti berbuat itu." Saya mendapat damai, dan 
     tak lama kemudian saya tidur seperti seorang anak kecil. 
     Pagi-pagi hari saya bangun dengan sehat, dan uang yang sangat 
     dibutuhkan untuk kemuliaan nama Tuhan datanglah.
     
     Dosa itu suatu perkara yang sangat mengerikan, dan salah satu 
     dari kengeriannya yang paling besar ialah karena ia menghalangi 
     doa, dan bagaimana ia menceraikan perhubungan antara kita dengan 
     sumber dari segala anugerah kuasa dan berkat. Seorang yang ingin 
     berkuasa di dalam doa harus tidak mengenal kasihan dengan 
     dosa-dosanya sendiri. "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, 
     tentulah Tuhan tidak mau mendengar" (Mazmur 66:18). Selama kita 
     terus berdosa atau memunyai perselisihan dengan Tuhan, kita tidak 
     dapat mengharap dari Dia untuk memerhatikan doa-doa kita. Apabila 
     ada sesuatu yang selalu timbul dalam masa-masa persekutuan Anda 
     yang erat dengan Allah, buanglah hal itu, karena hal itu 
     menghalangi doa Anda.
     
  3. Yehezkiel 14:3, "Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung 
     berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan 
     mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam 
     kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-KU?" 
  
     Berhala-berhala di dalam hati menyebabkan Allah tidak mau 
     mendengar doa-doa kita. Apakah berhala itu? Berhala ialah sesuatu 
     yang mengambil tempat Allah, yaitu sesuatu yang menjadi tujuan 
     yang terutama dari kasih kita. Allah sendiri yang berhak mendapat 
     tempat yang tertinggi di dalam hati kita. Segala sesuatu dan 
     semua orang harus di bawah Dia. Banyak laki-laki menjadikan 
     istrinya sebagai berhala. Bukan karena seorang laki-laki sangat
     mengasihi istrinya, tetapi karena ia menempatkan dia di tempat 
     yang salah; ia menempatkan istrinya lebih terkemuka daripada 
     Allah; dan jika seorang laki-laki memerhatikan kesukaan istrinya 
     lebih dari kesukaan Allah; jika ia memberikan istrinya tempat 
     pertama dan Allah tempat yang kedua, istrinya menjadi berhala dan 
     Allah tak dapat mendengarkan doa-doanya.

     Banyak perempuan menjadikan anak-anaknya berhala. Bukan karena 
     mereka terlalu mengasihi anak-anak mereka, tapi lebih banyak 
     daripada mengasihi Kristus. Kita dapat menempatkan mereka di 
     tempat yang salah karena kita menempatkan mereka lebih terkemuka 
     daripada Allah, dan kepentingan mereka lebih daripada 
     kepentingan Allah. Jika kita berbuat demikian, anak-anak kita 
     menjadi berhala kita. Banyak laki-laki menjadikan nama baiknya 
     atau pekerjaannya menjadi berhala. Nama baik atau pekerjaan 
     ditempatkan lebih terkemuka daripada Allah. Allah tak dapat 
     mendengar doa orang semacam itu. Satu pertanyaan besar untuk kita 
     putuskan supaya kita mendapat kuasa di dalam doa ialah: Apakah 
     Tuhan Allah kita tempatkan di tempat yang terkemuka? Adakah Ia di 
     atas istri, anak-anak, nama baik, pekerjaan atau kehidupan kita 
     sendiri? Jika tidak, maka doa yang berkemenangan mustahil kita 
     kerjakan. Allah sering kali mengundang perhatian kita kepada 
     berhala di dalam hati kita, dengan jalan tidak menjawab doa-doa 
     kita, dengan demikian memimpin kita untuk menyelidiki mengapa 
     doa-doa kita tidak dijawab; demikianlah kita mengetahui berhala 
     itu, kemudian kita buang supaya Tuhan mendengarkan doa-doa kita.
     
  4. Amsal 21:13; "Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, 
     tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru."
     
     Barangkali tak ada suatu halangan yang lebih besar bagi doa 
     daripada kekikiran; kurang murah hati terhadap orang miskin dan 
     terhadap pekerjaan Allah. Barang siapa memberi dengan murah hati, 
     akan menerima dari Allah dengan murah hati pula. "Berilah dan 
     kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang 
     digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam 
     ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan 
     diukurkan kepadamu" (Lukas 6:38). Orang yang dermawan adalah 
     orang yang berkuasa di dalam doa. Orang yang kikir adalah orang 
     yang lemah di dalam doa. Salah satu dari pernyataan yang paling 
     mengherankan tentang doa yang berkemenangan ialah 1 Yohanes 3:22, 
     "dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya daripada-Nya, 
     karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang 
     berkenan kepada-Nya", yang langsung berhubungan dengan kemurahan 
     hati terhadap orang yang berkekurangan. Berhubungan dengan hal 
     itu dikatakan kepada kita, bahwa jika kita mengasihi, bukan 
     dengan perkataan atau lidah, tetapi dengan perbuatan dan 
     kebenaran, yaitu jika kita membuka hati kita terhadap saudara 
     yang di dalam kekurangan, dan hanya dengan demikianlah kita 
     memunyai keluasan hati terhadap Tuhan di dalam doa.

     Laki-laki dan perempuan yang mencari rahasia dari kelemahan 
     mereka di dalam doa, tidak perlu mencari jauh-jauh; mereka hanya 
     harus berterus terang, bahwa kekikiranlah sebabnya. George 
     Mueller adalah seorang yang doanya berkuasa, karena ia seorang 
     dermawan yang besar. Apa yang diterimanya dari Allah, tidak 
     pernah berhenti di dalam tangannya; ia dengan segera 
     menyampaikannya kepada orang lain. Ia selalu menerima sebab ia 
     selalu memberi. Bila seseorang memikirkan tentang gereja pada 
     hari ini yang hanya memikirkan diri sendiri saja, dan 
     gereja-gereja yang tak pernah berkorban untuk pekabaran Injil, 
     tidaklah mengherankan jika bahwa gereja-gereja hanya memunyai 
     sedikit tenaga di dalam doa. Jika kita mau menerima dari Allah, 
     kita harus memberi kepada orang-orang lain. Barangkali perjanjian 
     yang paling mengherankan di dalam Alkitab mengenai bagaimana 
     Tuhan akan mencukupi keperluan-keperluan kita tertulis di dalam 
     Filipi 4:19, "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut 
     kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus." Perjanjian yang 
     diberikan kepada jemaat Filipi, dan dibuat langsung berhubungan 
     dengan kemurahan hati mereka.
     
  5. Markus 11:25, "Jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu 
     sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, 
     supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni 
     kesalahan-kesalahanmu."
     
     Suatu roh yang tidak mengampuni adalah salah satu dari 
     halangan-halangan yang biasa ada di dalam doa. Doa itu dijawab 
     dengan alasan, bahwa dosa-dosa kita telah diampuni; tetapi Tuhan 
     tak dapat bersekutu dengan kita atas dasar pengampunan apabila 
     kita sedang mengerjakan kehendak jahat terhadap mereka yang 
     berbuat salah kepada kita. Seseorang yang memelihara suatu 
     kebencian di dalam hatinya terhadap saudaranya, telah menutup 
     rapat telinga Allah terhadap permohonan-permohonannya sendiri. 
     Betapa banyak orang yang berteriak kepada Allah supaya suaminya, 
     anak-anaknya, dan teman-temannya bertobat, dan bertanya-tanya 
     mengapa doa mereka tidak dijawab, sedang rahasianya ialah sedikit 
     kebencian di dalam hati mereka terhadap seorang saudara yang 
     telah menyakiti hati mereka, atau telah mereka kira menyakiti 
     mereka itu. Banyak sekali ibu dan bapak membiarkan anak-anak 
     mereka tidak diselamatkan hanya karena pemuasan hati yang celaka 
     di dalam hal membenci seorang saudara.

  6. Petrus 3:7; "Hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan istrimu, 
     sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman 
     pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan 
     terhalang." 
     
     Di sini diterangkan dengan jelas, bahwa suatu hubungan yang salah 
     di antara suami dan istri adalah halangan bagi doa. Banyak sekali 
     terjadi doa-doa suami terhalang karena kegagalan mereka dalam 
     melaksanakan kewajiban mereka terhadap istri mereka. Begitu juga 
     sebaliknya, istri gagal memenuhi kewajiban mereka terhadap suami 
     mereka. Jika suami-suami dan istri-istri mau mencari hal yang 
     membuat doa-doa mereka yang tidak mendapat jawaban dengan rajin, 
     sering kali mereka mendapati sebab-sebabnya ada dalam hubungan 
     mereka yang tidak benar.
     
     Banyak laki-laki yang suka menuntut kealiman (kesalehan) dan 
     sangat aktif (rajin) di dalam pekerjaan kekristenan, hanya 
     menunjukkan sedikit perhatian di dalam hal memelihara istrinya, 
     dan sering kali kurang baik hati atau kasar; kemudian ia 
     bertanya-tanya mengapa doanya tidak mendapat jawaban. Ayat yang 
     telah kita kutip di atas menerangkan rahasianya. Sebaliknya, 
     banyak orang perempuan yang sangat rajin dan cinta kepada gereja 
     dan sangat beriman di dalam segala pelayanan gereja, 
     mempermalukan suaminya dengan kelalaian yang tidak mengenal maaf, 
     bersungut-sungut dan menyesal terhadap dia, melukai dia dengan 
     kata-kata yang tajam dan amarahnya yang tak dapat dikendalikan 
     itu; kemudian ia bertanya-tanya mengapa ia tidak mendapat kuasa 
     di dalam doanya. Ada perkara-perkara lain yang berhubungan dengan 
     suami-istri yang tak dapat dibicarakan kepada umum, tetapi yang 
     pasti, sering kali hal itu merupakan halangan di dalam kita 
     menghampiri Allah di dalam doa. Ada banyak dosa yang terselubung 
     di bawah kesucian perkawinan, yang dapat menyebabkan kematian 
     rohani dan kelemahan di dalam doa. Seorang laki-laki atau 
     perempuan yang doa-doanya seakan-akan tidak mendapat jawaban, 
     baiklah menghadapkan seluruh kehidupan perkawinannya di hadapan 
     Tuhan, dan minta kepada Dia supaya Ia menunjukkan segala sesuatu 
     yang tidak memperkenankan Dia.
  
  7. Yakobus 1:5-7, "Apabila di antara kamu ada yang kekurangan 
     hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan 
     kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak 
     membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikannya kepadanya. 
     Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan 
     bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, 
     yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang 
     demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari 
     Tuhan."
     
     Doa-doa dapat dihalangi oleh "ketiadaan iman". Allah menuntut 
     supaya kita percaya kepada firman-Nya. Bersoal jawab tentang hal 
     ini menjadikan Dia pendusta. Banyak di antara kita meragukan 
     perjanjian Allah tatkala kita memohon perjanjian itu. Karena itu, 
     tidak heran kalau doa-doa kita tak mendapat jawaban. Banyak doa 
     kita terhalang oleh kelemahan iman kita yang celaka itu! Kita 
     menghadap Tuhan dan minta kepada-Nya sesuatu yang pasti dan telah 
     dijanjikan di dalam firman-Nya, tapi kemudian kita mengharap 
     agar tidak lebih dari seperdua dari pengharapan itu 
     digenapkan-Nya. "Maka orang yang semacam itu janganlah menyangka 
     bahwa ia akan beroleh suatu barang dari Tuhan."
  
  Diambil dan disunting seperlunya dari:
  Judul buku: Bagaimana Kita Patut Berdoa
  Judul asli buku: How to Pray
  Judul asli artikel: Halangan-Halangan di dalam Doa
  Penulis: R.A. Torrey
  Penerjemah: R.G. Yohanes
  Penerbit: YAKIN, Surabaya
  Halaman: 61 -- 71
  
______________________________________________________________________
SUMBER MISI

GLOBAL HARVEST MINISTRIES
==> http://www.globalharvest.org/
  Global Harvest Ministries, yang dimotori oleh C. Peter Wagner, 
  Dorris Wagner, dan Chuck Pierce ini, memiliki 5 tujuan utama. 
  Kelima tujuan itu adalah (1) mengatalisasi dan menguatkan 
  organisasi-organisasi di seluruh dunia untuk memenuhi Amanat Agung; 
  (2) mendukung gerakan New Apostolic Reformation dengan terlibat 
  dalam pelayanan apostolik apa pun yang diperlukan untuk mendorong, 
  melengkapi, dan menyatukan para pemimpinnya; (3) melatih para 
  pemimpin Kristen dalam doa, peperangan rohani, pelayanan kerasulan 
  dan nubuatan, mukjizat, transformasi sosial, dan aspek pelayanan 
  praktikal lainnya; (4) mendukung, mendorong, serta memfasilitasi 
  penyebaran dan pertumbuhan iman Kristen di seluruh dunia; dan (5) 
  mendukung organisasi dan proyek lain yang memiliki tujuan yang sama. 
  Situsnya, yang dapat Anda akses melalui alamat di atas, cukup 
  menegaskan tujuan-tujuan tersebut. Di situ, ditawarkan 
  pelatihan-pelatihan serta bahan-bahan kekristenan. Silakan 
  berkunjung.

______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

K O R E A  U T A R A
  Para aktivis hak asasi manusia di Korea Selatan mengakui bahwa 
  pemerintah Korea Utara menahan dua wanita Kristen pada awal tahun 
  ini dan mengumumkan akan mengeksekusi salah satu dari mereka.

  Komisi Investigasi bidang Kejahatan terhadap Hak Asasi Manusia, 
  suatu aliansi aktivis anti-Korea Utara, menyebutkan bahwa RHO, 33 
  tahun, dituduh mendistribusikan Alkitab, memprovokasi perlawanan, 
  dan memata-matai Korea Selatan dan Amerika Serikat. 

  Menurut para aktivis, wanita tersebut dieksekusi pada 16 Juni di 
  Ryongchon, suatu kota di dekat perbatasan Korea Utara dan Cina. Hari 
  berikutnya, orang tua, suami, dan ketiga anaknya dimasukkan ke kamp 
  tahanan politik di Hoeryong. 

  Associated Press melaporkan bahwa kelompok ini mengaku memiliki 
  dokumen-dokumen yang didapatkan dari Korea Utara yang berisi dokumentasi
  penahanan dan pengeksekusian. Pernyataan mereka tidak dapat 
  dipertanggungjawabkan karena pemerintah Korea Utara mengontrol 
  dengan ketat arus informasi yang masuk dan keluar dari negara itu. 
  (t/Ratri)
  Diterjemahkan dari:
  Nama buletin: Body Life, Edisi Agustus 2009, Volume 27, No. 8
  Nama kolom: World Christian Report
  Judul asli artikel: North Korea: Christian Arrested, One Executed
  Penerbit: 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena
  Halaman: 5
  Pokok doa:
  * Doakan agar kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Korea Utara 
    mendapat perhatian dunia. Doakan juga agar Tuhan menjamah hati 
    para pemimpin di Korea Utara, sehingga tidak melakukan tindakan
    yang semena-mena.
  * Berdoa bagi mereka yang masih ditahan di kamp penahanan karena 
    alasan yang tidak jelas, agar Tuhan melindungi mereka dari 
    tindakan-tindakan aparat yang tidak sesuai dengan jiwa 
    kemanusiaan.
     
T U R K I
  Bagi pribumi di Turki, bertobat dan menjadi orang Kristen sering 
  kali membuat mereka dipecat dari pekerjaan. Hal ini terjadi ketika 
  atasan mereka mengetahui iman mereka. Pengangguran tinggi dan 
  pekerjaan sulit diperoleh. Untungnya, suatu pelayanan di AS telah 
  menemukan cara untuk membantu orang-orang Kristen Turki yang 
  membutuhkan tanpa membuat mereka terus tergantung pada bantuan. 
  
  Pengantin wanita di Turki biasanya menyewa pakaian pengantin. 
  Organisasi ini menyediakan pakaian pengantin yang bisa disewa oleh 
  orang-orang Kristen Turki setempat. Pakaian-pakaian ini dipinjamkan 
  tanpa perlu membayar uang sewa. Pelayanan ini bergantung pada 
  pakaian yang disumbangkan, dan sebagian besar diterima dari para 
  wanita Kristen yang memiliki kesempatan untuk berbagi pakaian 
  pengantin mereka. (t/Ratri)
  Diterjemahkan dan disunting seperlunya dari:
  Nama buletin: Body Life, Edisi Agustus 2009, Volume 27, No. 8
  Nama kolom: World Christian Report
  Judul asli artikel: Turkey: Wedding Dresses Help Support Christians
  Penerbit: 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena
  Halaman: 5
  Pokok doa:
  * Doakan para petobat baru di Turki agar tetap beriman walaupun 
    harus kehilangan pekerjaan karena mengikut Kristus. Kiranya Tuhan 
    memberi kekuatan dan memampukan mereka untuk tetap setia dalam 
    mengikut Tuhan.
  * Berdoa juga untuk usaha membantu pengikut Tuhan di Turki dengan 
    menyediakan pakaian pengantin untuk dipinjam tanpa mengeluarkan 
    biaya. Biarlah Tuhan menggerakkan lebih banyak orang Kristen untuk 
    mendukung program-program kreatif seperti ini.
    
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                       VIDEO PORNO ANAK-ANAK

  Tim polisi dari unit "cyber crime" Badan Reserse Kriminal Mabes 
  Polri berhasil membongkar perdagangan rekaman video porno anak-anak 
  dan menangkap si pemilik situs. Perdagangan video porno anak-anak 
  berupa kepingan cakram padat tersebut dilakukan secara online 
  melalui situs yang telah diblokir oleh pihak yang berwajib. 
  Berdasarkan penyidikan polisi, anak-anak tersebut diperkirakan masih 
  berusia di bawah 10 tahun, dan "bintang" di rekaman video itu bukan 
  warga negara Indonesia. Yang sangat menyedihkan adalah video porno 
  anak-anak tersebut mulai diminati oleh orang-orang Indonesia. 
  
  Sumber: Kompas, Kamis, 8 Oktober 2009, Halaman 27
  
  POKOK DOA:
  
  1. Mengucap syukur untuk kerja keras Mabes Polri yang telah berhasil 
     menangkap pelaku pengedar video porno anak-anak di Indonesia. 
     Doakan juga agar Tuhan memampukan Mabes Polri dalam menangani 
     kasus-kasus serupa dan menangkap para pelakunya dengan segera.

  2. Mari doakan anak-anak yang telah menjadi korban, agar mereka 
     dapat segera terlepas dari oknum-oknum yang tidak bertanggung 
     jawab, dan bisa mendapatkan perlindungan yang seharusnya.

  3. Doakan agar setiap orang tua dapat lebih memerhatikan 
     anak-anaknya, sehingga anak-anak terhindar dari perbuatan yang 
     menyeleweng dari kebenaran.

  4. Doakan juga agar Tuhan melindungi anak-anak Indonesia sehingga 
     tidak mudah terpengaruh oleh bujukan oknum-oknum tertentu yang 
     hendak mengeksploitasi mereka. 
  
  5. Berdoa agar Tuhan memampukan setiap orang tua untuk mengasuh, 
     membimbing, dan memberikan pengarahan pada anak-anak mereka, 
     sehingga anak-anak dapat lebih kritis terhadap sikap orang-orang 
     yang tidak bertanggung jawab.
     
  6. Biarlah gereja dapat semakin memerhatikan pelayanan kepada 
     anak-anak agar hidup mereka benar-benar dilandasi oleh firman 
     Tuhan dan tidak mudah terperangkap dalam dosa yang menyakitkan
     hati Tuhan.     

______________________________________________________________________
STOP PRESS

            PERAYAAN 15 TAHUN SABDA 12 -- 16 OKTOBER 2009

  Kami mengucap syukur untuk kesetiaan dan dukungan yang Anda berikan 
  bagi pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), khususnya dalam rangka 
  memeriahkan 15 Tahun SABDA. Beberapa kegiatan yang direncanakan 
  telah berjalan dengan baik minggu lalu. Di antaranya:
  
  - Peluncuran SABDA Labs <http://labs.sabda.org/>
    Di situs ini, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi seputar 
    SABDA, seperti daftar bahan yang bisa didownload, tutorial 
    instalasi, tutorial SABDA Alkitab, informasi situs, 
    pengembangan-pengembangan program/software SABDA, dan berbagai 
    berita SABDA lainnya.
  - Peluncuran Gadget "Search SABDA Alkitab"
    Gadget ini memungkinkan pengunjung situs mencari kata, frasa, 
    ayat Alkitab, nomor Strong, maupun bahan-bahan terkait dengan kata 
    atau frasa tertentu yang tersedia pada SABDA Alkitab. Silakan 
    ambil script gadget ini dan kemudian memasangnya di situs Anda 
    sendiri dari:
    - http://alkitab.sabda.org/download.php
    - http://labs.sabda.org/index.php/Pencarian_Alkitab
  
  Doakan agar rencana-rencana yang lain juga dapat segera terealisasi.
  
  Memasuki minggu kedua bulan Oktober ini, perayaan 15 Tahun SABDA 
  juga masih akan dilanjutkan dengan pengadaan beberapa acara, yakni:

  12 Oktober 2009 = Mini Show SABDA Alkitab di Solo (1)
     Kegiatan ini sudah terlaksana dengan baik. Tim SABDA telah 
     memberi pelatihan pada 20 orang pendeta di Solo pinggiran tentang 
     bagaimana menggunakan situs SABDA Alkitab <http://alkitab.sabda.org>.
     Doakan agar SABDA menjadi berkat.
  13 Oktober 2009 = Peluncuran Facebook Application "Ayat Alkitab", 15 Oktober 2009 = Peluncuran CD Alkitab Audio (TB, BIS) 
  16 Oktober 2009 = Peluncuran Fitur Download SABDA.net

  Besar harapan kami Anda mendukung kegiatan di atas dalam doa. 
  Kiranya pelayanan kita bersama ini diberkati oleh Tuhan. Untuk 
  mendapatkan kemajuan yang lebih mantap, kami ingin mengajak Anda 
  memberikan masukan berupa kritik maupun saran. Kirimkan masukan 
  Anda lewat email < fb(at)sabda.org >. Kami percaya masukan Anda 
  akan membantu kelancaran pelayanan YLSA pada masa yang akan datang.

  Tuhan Yesus memberkati.
  
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti, Yulia Oeniyati, dan Dian Pradana
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2009 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA: http://www.ylsa.org/
Situs SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org