Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2003/29

e-JEMMi edisi No. 29 Vol. 6/2003 (22-7-2003)

PI untuk Anak

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)        Juli 2003, Vol.6 No.29
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Artikel Misi]       : Tantangan dalam Hal Memenangkan Anak-anak
 o [Profil/Sumber Misi] : Penginjilan Anak -- Misi Anak,
                          The Story of Jesus for Children,
                          Orphan Sunday, Cry From The Streets,
                          Misi Anak dalam e-JEMMi
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Ukraina, Brazil, Amerika Serikat
 o [Doa Bagi Indonesia] : Sekolah Minggu di Indonesia
 o [Dari Meja Redaksi]  : Program Intensif 2003 -- STTRII
 o [Surat Anda]         : Bagaimana Menginjili Anak Batita?
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salam dalam kasih Kristus.

  Tanggal 23 Juli 2003 diperingati sebagai HARI ANAK NASIONAL.
  Bertepatan dengan peringatan tersebut, edisi e-JEMMi akan ikut
  berpartisipasi merayakannya dengan menyajikan sajian khusus tentang
  pelayanan penginjilan untuk anak-anak. Pertanyaan-pertanyaan
  teologis yang sering muncul ketika kita melayani anak-anak adalah
  "Kapan anak-anak harus mulai belajar tentang perlunya keselamatan
  pribadi?", "Apakah berita Injil perlu dikenalkan kepada anak-anak
  sejak dini?", "Bagaimana mengatasi tantangan dalam memenangkan anak-
  anak itu bagi Kristus?", "Kapankah seorang anak harus diminta
  mengambil keputusan untuk menerima Kristus?" Untuk menjawab
  pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda bisa menyimak Artikel Misi
  edisi ini yang mengulas tentang "Tantangan dalam Hal Memenangkan
  Anak-anak".

  Selain memberitakan Injil kepada anak-anak yang lahir dari keluarga
  Kristen (Kristen sejak lahir), gereja-gereja, organisasi Kristen,
  dan masyarakat Kristen juga perlu membuka mata untuk memperhatikan
  anak-anak yang belum mengenal Kristus, terutama yang hidupnya kurang
  beruntung. Mereka adalah anak-anak yatim piatu, anak-anak jalanan,
  anak-anak yang tinggal di daerah-daerah yang dilanda kelaparan,
  perang, penyakit, dsb. Bagaimana kita bisa menolong anak-anak itu
  baik secara jasmani maupun rohani sehingga mereka bisa memiliki
  harapan untuk masa depan mereka? Tiga kesaksian dalam kolom Doa Misi
  Bagi Dunia, kami harap dapat membuka mata kita untuk menjangkau dan
  melayani anak-anak "terlantar" yang ada di sekitar kita. Bagi Anda
  yang belum dapat terlibat langsung dalam pelayanan untuk menjangkau
  anak-anak ini, marilah kita bawa mereka ke hadirat Tuhan melalui doa-
  doa kita. Allah yang mengasihi anak-anak dan yang mendengar doa juga
  akan berkarya melalui doa-doa kita.

  Selamat melayani.

  Redaksi e-JEMMi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~

              TANTANGAN DALAM HAL MEMENANGKAN ANAK-ANAK
              =========================================

  Apabila Saudara mengajar anak-anak, maka suatu pintu kesempatan yang
  indah sekali terbuka di hadapan Saudara. Sudah terlalu lama gereja
  gagal dalam melihat adanya kemungkinan besar untuk mencapai anak-
  anak bagi Kristus dan untuk mendidik mereka pada jalan yang benar
  sejak kecilnya. Orang-orang Kristen yang tulus kepercayaanya pun
  telah menganggap anak-anak "tak cakap" untuk mengerti Alkitab dan
  tidak mampu menanggapi Firman Allah. Cara-cara mengajar yang kurang
  baik dan ketidaksabaran orang dewasa telah meniadakan suatu
  kesempatan yang besar untuk memberitakan Injil kepada mereka.

  Aliran gereja-gereja Injili telah bertahun-tahun memperdebatkan
  kemampuan seorang anak untuk mengerti dan menerima keselamatan.
  Berikut ini ada beberapa pertanyaan yang seringkali diajukan:

  1. Bilakah anak-anak harus mulai belajar tentang perlunya
     keselamatan pribadi?
     ------------------------------------------------------
     Belum lama berselang telah terbit minat yang baru untuk mengajar
     Firman Allah kepada anak yang belum bersekolah. Bagi mereka yang
     menganggap Alkitab adalah "kitab orang dewasa", maka usaha ini
     boleh jadi kelihatan sebagai pemborosan waktu dan tenaga.
     Sekalipun demikian, pengalaman sedang menunjukkan bahwa anak-anak
     pada usia yang muda sudah memiliki kemampuan untuk memperoleh
     pengertian yang sederhana, namun tepat tentang Allah dan kasih-
     Nya akan orang-orang berdosa. Para pendidik Kristen menyarankan
     agar pengajar-pengajar yang amat cakap dan pandai dipilih untuk
     tingkat usia yang lebih muda guna mengembangkan potensi tersebut.

     Para ahli ilmu jiwa menyarankan bahwa kemampuan terbesar untuk
     menerima informasi dan menyimpan pengetahuan adalah pada awal
     masa kanak-kanak. Pada masa itu pikiran anak masih terbuka kepada
     bermacam-macam pengaruh. Alangkah baiknya bila menggunakan
     kesempatan ini untuk mengajar anak itu tentang Allah! Pada usia
     yang lebih lanjut, prasangka akan menyaring segala informasi yang
     diterimanya sehingga sukar bagi beberapa anak menerima Injil
     kasih. Sedangkan pengajaran yang lebih formil biasanya tidak
     dimulai sebelum anak-anak mencapai usia kira-kira dua tahun,
     namun, banyak pengajar Kelas Bayi telah berhasil memberikan dasar-
     dasar kebenaran rohani kepada anak-anak yang belum berusia dua
     tahun melalui kegiatan-kegiatan bermain.

  2. Kapankah seorang anak harus diminta mengambil keputusan untuk
     menerima Kristus?
     -------------------------------------------------------------
     Tiap-tiap anak mempunyai kepesatan perkembangan yang berbeda --
     jasmaniah, mental, dan rohaniah. Adalah sulit dan tidak bijaksana
     untuk mencari suatu patokan kronologis (berdasarkan waktu) yang
     harus cocok bagi setiap anak. Ada anak-anak yang sekitar usia
     lima tahun sanggup membuat penyerahan yang berarti dan tepat
     kepada Kristus. Anak-anak lain memerlukan lebih banyak waktu
     berkembang dan menjadi dewasa. Latar belakang juga memainkan
     peranan penting dalam hal ini. Anak-anak yang dibesarkan dalam
     rumah tangga Kristen seringkali lebih sanggup untuk mengerti
     rencana keselamatan, oleh sebab, dalam rumah tangga mereka
     diadakan ibadah keluarga dan pelajaran Alkitab secara teratur.

     Akan tetapi, jalan Roh Kudus bukanlah jalan manusia. Banyak orang
     bersaksi tentang pengalaman-pengalaman pertobatan sejati pada
     usia yang muda, bahkan tanpa mendapat pengajaran yang saksama.
     Walaupun mungkin peristiwa-peristiwa ini adalah perkecualian,
     namun kita harus menerima kedaulatan Roh Kudus untuk bekerja
     sebagaimana yang dikehendaki-Nya.

  3. Mengapa anak-anak seringkali maju ke depan bila undangan untuk
     menerima keselamatan diberikan?
     --------------------------------------------------------------
     Mereka yang bekerja di kalangan anak-anak berulang kali
     menghadapi soal ini, anak-anak selalu tertarik oleh undangan
     untuk menerima Yesus, padahal mereka sudah pernah menerima Dia.
     Marjorie Soderholm mengajukan beberapa sebab bagi
     kesalahmengertian ini:
     a. Anak itu tidak mengerti istilah-istilah yang didengar olehnya.
     b. Ia mengambil keputusan ini, karena takut.
     c. Ia tidak mengerti apa yang dimaksud dengan dosa; karena itu ia
        sebenarnya tidak merasa memerlukan Juruselamat.
     d. Ia tidak mengetahui bahwa keputusan untuk menerima Kristus
        sebagai Juruselamatnya hanya perlu dibuat sekali saja.
     e. Mungkin pada saat ia tampil ke depan, ia merasa bersalah atas
        satu "kenakalan" khusus yang telah dibuatnya.
     f. Ia ikut orang banyak.
     g. Ia mengambil keputusannya berdasarkan suatu cerita.
     h. Ia ingin menyenangkan hati gurunya.
     i. Ia lelah duduk.
     j. Ia mudah bereaksi terhadap cerita-cerita yang penuh emosi.
     k. Tidak ada orang yang mengajar dia, sesudah ia menerima
        Kristus!

    Jadi tindakan anak maju menerima Kristus berulang kali adalah
    akibat cara-cara pendekatan yang kurang bijaksana dan sembarangan
    terhadap hal mengajar. Mungkin orang dewasa, dan bukan anak-anak
    yang harus disalahkan atas tindakan sedemikian itu.

  Memenangkan seorang anak berarti menyelamatkan hidup yang masih
  utuh. Hal itu berarti menggunakan kesempatan yang terbesar untuk
  membangun kerajaan Allah. Di mana-mana saja ada anak, di rumah-rumah
  yang bobrok, di kompleks perumahan pemerintah, di daerah perumahan
  kalangan atas, di pedusunan, di tempat bermain dan di mana saja
  orang berada. Banyak anak sedang menunggu adanya kasih, pengertian
  dan belas kasihan.

  Bahan diedit dari sumber:
  Judul Buku: Penginjilan di Sekolah Minggu
  Penulis   : Richard L. Dresselhaus
  Penerbit  : Gandum Mas, Malang
  Halaman   : 9 - 13

  [Artikel ini dikutip dari e-BinaAnak edisi 095/2002. Isi lengkap
  dari edisi ini bisa diakses dalam Situs PEPAK (Pusat Elektronik
  Pelayanan Anak Kristen) dan Situs SABDA.org di alamat:
  ==>   http://www.sabda.org/pepak/e-binaanak/095/
  ==>   http://www.sabda.org/pepak/pustaka/020252/
  ==>   http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/095/
  Jika Anda seorang guru Sekolah Minggu dan tertarik untuk
  berlangganan publikasi e-BinaAnak, silakan mengirim email ke:
  ==>   <subscribe-i-kan-BinaAnak@xc.org>          [subscribe]   ]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 PENGINJILAN ANAK -- MISI ANAK
==>     http://www.sabda.org/pepak/topik/08/
==>     http://www.sabda.org/pepak/             [Situs PEPAK]
  "Penginjilan Anak - Misi Anak" adalah salah satu topik dari 20 topik
  yang tersedia dalam Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak
  Kristen). Halaman "Penginjilan Anak - Misi Anak" berisi berbagai
  tulisan yang membahas tentang pelayanan misi melalui anak dan
  bagaimana melakukan penginjilan untuk anak. Ada total 17 tulisan
  yang bisa Anda akses dari halaman ini. Salah satu tulisannya telah
  Anda simak dalam kolom Artikel Misi di atas. Segera akses halaman
  ini karena pasti sangat bermanfaat bagi Anda semua yang saat ini
  terlibat dalam pelayanan anak dan menjadikan penginjilan sebagai
  salah satu program utama pelayanan Anda.

 THE STORY OF JESUS FOR CHILDREN
==>     http://www.jesusforchildren.org
  Film YESUS versi anak (The Story of Jesus for Children) telah
  tersebar di seluruh dunia untuk menarik banyak anak kepada Yesus.
  Film YESUS versi anak bertujuan untuk menjangkau anak-anak berusia
  di antara 4-14 tahun dan mengenalkan mereka kepada Kristus. Banyak
  anak pada usia tersebut terabaikan dan terhilang karena penderitaan
  yang mereka alami. Generasi belia ini perlu mengenal dan mengalami
  kasih Yesus dalam kehidupan mereka. Karena itu, film YESUS versi
  anak ini dapat dipakai sebagai alat untuk menjangkau mereka.

  Film YESUS versi anak dibentuk berdasarkan segmen dari film YESUS
  yang asli dan diberi tambahan khusus yang mengutamakan anak-anak.
  Secara garis besar, film ini berisi tentang kisah 6 orang anak
  (Benjamin, Caleb, Sarah, Joel, Leah, dan Nathan) yang hidup di jaman
  Yesus. Sebagian dari anak-anak itu memiliki orang tua yang percaya
  bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan sebagian lagi dari keluarga yang
  tidak mengenal Yesus. Anak-anak itu mengikuti perjalanan Yesus untuk
  melihat apa saja yang dilakukan Yesus. Bagaimana reaksi mereka saat
  menyaksikan Yesus melakukan mujizat-mujizat, saat Dia dikhianati,
  diputuskan bersalah, disalib, mati, dan dikuburkan. Namun, mereka
  tetap ingat tentang janji Yesus dan percaya bahwa suatu saat nanti
  mereka akan bertemu dengan-NYA lagi.

  Diharapkan bahwa film yang berdurasi selama 62 menit tersebut dapat
  menolong para orang tua dan guru untuk belajar tentang bagaimana
  mengenalkan anak-anak mereka kepada Kristus. Bersyukur karena versi
  anak-anak ini telah diterjemahkan dalam 10 bahasa termasuk bahasa
  Indonesia. Doakan proses penerjemahan dalam banyak bahasa yang masih
  sedang dilakukan dan direkam pada tahun ini.

 ORPHAN SUNDAY
==>     http://www.orphansunday.org
  Minggu, 5 oktober 2003, akan diperingati sebagai Orphan Sunday
  (Minggu bagi Yatim Piatu) -- hari untuk menggugah kesadaran
  komunitas-komunitas Kristen dalam menyikapi bertambahnya jumlah
  anak-anak yatim piatu di seluruh negara di dunia. Menurut laporan
  Children on the Brink 2002 yang dipelopori oleh U.S. Agency for
  International Development, populasi total anak yatim piatu di
  seluruh negara di dunia akan mencapai jumlah 106 juta pada tahun
  2010 nanti. Hal ini akan menimbulkan krisis yang membutuhkan
  perawatan anak secara global dalam skala yang sangat besar. Gary
  Schneider, pimpinan penyelenggara Orphan Sunday, bahkan mengatakan,
  "Kematian orang tua anak-anak yatim piatu itu yang disebabkan oleh
  berbagai sebab, diantaranya: HIV/AIDS, penyakit-penyakit menular,
  perang sipil, konflik-konflik regional, kelaparan, dan peristiwa-
  peristiwa tragis lainnya, telah mengakibatkan populasi anak-anak
  yatim piatu meningkat dan penderitaan serta keputusasaan akan
  pengharapan untuk masa depan semakin nyata." Informasi lebih lengkap
  tentang bagaimana Anda dan gereja Anda dapat terlibat dalam
  peringatan Orphan Sunday ini, bisa Anda dapatkan dengan berkunjung
  ke situs web di atas.

 CRY FROM THE STREETS
==>     http://www.ywamcommect.com/sites/childrenatrisk
  Bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan untuk anak-anak jalanan, ada
  satu buku bagus yang bisa menambah referensi Anda. Buku dengan judul
  "Cry From The Streets" adalah karya Jeannette Lukasse yang mengulas
  tentang pelayanan untuk anak-anak jalanan dan keluarga-keluarga yang
  tinggal di wilayah-wilayah kumuh. Tulisan-tulisan dalam buku ini
  dibuat berdasarkan pengalaman penulis saat melayani bersama YWAM di
  wilayah Belo Horizonte Brazil. Anda bisa membaca bab pertama dari
  buku ini secara online saat mengakses alamat di atas.

 MISI ANAK DALAM e-JEMMi
  e-JEMMi pernah mengulas tentang pelayanan anak dalam edisi 24/2002
  dan 09/2003. Dalam edisi tersebut di-review sumber-sumber misi yang
  memfokuskan pada pelayanan untuk anak-anak, antara lain:

  e-BINAANAK dan Milis Diskusi e-BINAGURU
  ==>   http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/
  ==>   e-BinaAnak : <subscribe-i-kan-BinaAnak@xc.org>
  ==>   e-BinaGuru : <subscribe-i-kan-BinaGuru@xc.org>

  CHILDREN'S BIBLE HOUR
  ==>   http://www.gospelcom.net/cbh/

  CHILD EVANGELISM FELLOWSHIP
  ==>   http://www.gospelcom.net/cef

  PRAYER KIDS CLUBS
  ==>   http://www.prayerkids.org

  e-JEMMi edisi 24/2002 dan 09/2003
  - Mengenalkan Misi pada Anak
  ==>     http://www.sabda.org/publikasi/misi/2002/24/
  - Ketika Anak-anak Berdoa
  ==>     http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/09/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 U K R A I N A
  Missions Insider Report dari Christian Aid melaporkan tentang kasih
  Tuhan kepada anak-anak remaja Ukraina berkaitan dengan pelayanan
  Dr. Roman Korniyko -- pendiri dan pemimpin Father's House di Kiev.
  Dua remaja diceritakan telah melarikan diri dari rumahnya. Tak
  berapa lama kemudian mereka tertangkap karena mencuri dan kemudian
  dihukum penjara. Dr. Korniyko menunjukkan kasih Tuhan kepada mereka
  dengan secara teratur mengunjungi dan membawakan makanan untuk
  mereka. Kedua remaja ini tidak merasa tertarik dengan Injil, mereka
  hanya tertarik pada makanan. Untuk beberapa waktu Dr. Kornyko
  memutuskan untuk tidak mengunjungi mereka lagi. Namun, pada suatu
  malam, Dr. Kornyko bersaksi,
     "Tuhan membangunkan dan menyuruh saya untuk mengunjungi-Nya di
     penjara. Saya menangkap maksud Tuhan tersebut yang menghendaki
     saya mengunjungi kedua remaja itu."
  Kedua remaja itu ternyata menunjukkan perubahan perilaku. Salah satu
  dari mereka mengatakan bahwa semalaman ia berseru kepada Tuhan,
  "Tuhan, jika Engkau ada dan masih menyayangi aku, buatlah aku
  mengerti tentang semua ini." Kedatangan Dr. Korniyko adalah jawaban
  Tuhan atas doanya -- dan remaja ini didoakan untuk menerima Kristus.
  Campur tangan Tuhan yang ajaib sungguh nyata dalam berbagai aspek.
  Sekarang kedua remaja ini tinggal di Father's House yang telah
  ditempati oleh lebih dari 100 anak jalanan. Father's House juga
  menyediakan makanan secara gratis selama enam hari dalam seminggu
  bagi 500 anak jalanan. Father's House adalah salah satu pelayanan
  yang menampung anak-anak jalanan dan pelayanan serupa juga ada di
  25 kota lainnya di Ukraina.
  Sumber: Missions Insider Report
  * Berdoa untuk Dr. Roman Korniyko dan para pekerja dan pelayanan
    Father's House dalam menolong anak-anak jalanan di Ukraina.
  * Doakan agar anak-anak ini bisa menemukan sumber kasih sejati dari
    Kristus Yesus yang sanggup menghapus kesedihan dan kepedihan hati
    mereka.
  * Kiranya Tuhan menolong anak-anak itu dengan memberikan ketekunan
    dalam mendapatkan ketrampilan dan pekerjaan agar mereka bisa
    mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

 B R A Z I L
  Anak-anak jalanan di Brazil menjadi fokus pelayanan dari BCM
  International. BCM adalah suatu pelayanan yang menggunakan Bible
  Clubs dan lebih mengutamakan untuk memimpin orang-orang agar
  mengenal Yesus. Maria Gusmao, salah seorang anggota BCM, mengatakan
  bahwa kebutuhan untuk penginjilan semacam ini sangat besar. "Lebih
  dari 20 juta adalah anak-anak jalanan. Mereka tersebar di berbagai
  tempat. Dimana pun Anda di jalan, Anda akan bertemu dengan anak-anak
  jalanan. Mereka ada di jalanan untuk meminta makanan dan uang.
  Bahkan mereka bisa mencuri jika Anda tidak berhati-hati." Gusmao
  mengatakan BCM International telah melihat keberhasilan saat
  menyampaikan Kabar Baik pada anak-anak jalanan yang masih muda ini.
  "Sekarang, kami mempunyai 19 Bible Clubs di berbagai perkampungan
  kumuh dan kami menjangkau lebih dari 500 anak jalanan. Tujuan kami
  tahun ini adalah menambah 20 Bible Club lagi." Masih dibutuhkan
  banyak pekerja dan juga dana agar program ini dapat berkembang lebih
  pesat.
  Sumber: Mission Network News, June 26th, 2003
  * Bersyukur atas pelayanan BCM International yang memperhatikan anak-
    anak jalanan sebagai fokus utama pelayanan mereka. Berdoa agar
    melalui pelayanan ini banyak anak jalanan bisa mendapat kesempatan
    untuk mengenal kasih Yesus.
  * Doakan untuk kebutuhan pekerja dan juga dana yang diperlukan untuk
    mengembangkan program Bible Clubs bagi anak-anak jalanan di
    Brazil ini.
  * Berdoa juga untuk gereja/organisasi Kristen di Brazil agar mereka
    bersatu dalam melakukan pelayanan yang menjangkau anak-anak
    jalanan. Doakan supaya kasih Tuhan nyata untuk mempersatukan
    mereka.

 A M E R I K A   S E R I K A T
  Anak-anak di Amerika Serikat yang berusia 7 - 9 tahun telah
  menangkap visi tentang misi penginjilan outreach dalam acara yang
  diselenggarakan oleh Teen Mission International. Baru-baru ini Teen
  Mission International mengadakan perkemahan spesial yang disebut
  "Peanut Boot Camp". Perkemahan ini bertujuan untuk mengenalkan
  penginjilan dan cara-caranya ber-PI kepada anak-anak yang akan
  menginjak usia remaja. Anak-anak yang masih muda ini melayani di
  rumah-rumah perawatan dan membuat kue-kue kering untuk kantor polisi
  lokal setempat. Seorang pekerja Teen Missions mengatakan bahwa salah
  seorang dari remaja itu telah mensharingkan Injil kepada wakil
  kepala polisi setempat.
  Sumber: Mission Network News, July 1st, 2003
  * Doakan agar kegiatan ini memberi keberanian bagi anak-anak yang
    menginjak usia remaja tersebut untuk mensharingkan Injil dan iman
    mereka kepada banyak anak lain.
  * Berdoa supaya cara kreatif ini bisa menolong mereka untuk mengenal
    pelayanan misi bagi bangsa-bangsa di kelak kemudian hari.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 Sekolah Minggu di Berbagai Gereja di Indonesia
  ----------------------------------------------
  * Naikkan syukur atas semakin giatnya pelayanan sekolah minggu di
    gereja-gereja. Berdoa agar gereja-gereja semakin menyadari
    pentingnya pelayanan sekolah minggu ini dalam rangka mendidik dan
    melatih generasi-generasi penerus gereja.

  * Berdoa agar Allah menyiapkan hati anak-anak itu supaya benih-benih
    Injil yang ditaburkan bisa bertumbuh subur seiring dengan
    pertumbuhan kedewasaan mereka.

  * Doakan setiap pelayan anak dan para guru sekolah minggu dalam
    mendidik anak-anak sekolah minggu. Doakan agar mereka memiliki
    visi Amanat Agung Yesus Kristus, agar memiliki semangat
    penginjilan yang besar.

  * Berdoa untuk program pelayanan penginjilan anak yang dilakukan
    oleh gereja-gereja di berbagai tempat di Indonesia. Berdoa agar
    gereja terus memperlengkapi mereka dengan pengetahuan Firman yang
    dalam sehingga dapat memberikan bekal yang kaya bagi pelayanan
    mereka.

  * Doakan untuk alat-alat/sarana yang dipakai untuk memberitakan
    Injil kepada anak-anak, baik film, bazar, pekan anak-anak dll.

  * Doakan juga untuk setiap gereja/organisasi Kristen yang mempunyai
    pelayanan untuk menjangkau anak-anak "terlantar" -- anak-anak
    yatim piatu; anak-anak jalanan; anak-anak yang tinggal di daerah-
    daerah yang dilanda kelaparan, perang, penyakit; dsb. Berdoa agar
    setiap pelayanan yang mereka lakukan bisa menolong anak-anak itu
    untuk mempertahankan hidup dan mengenal kasih Yesus.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DARI MEJA REDAKSI ~~

 PROGRAM INTENSIF 2003 -- STT Reformed Injili Indonesia

  1) EVANGELISM EXPLOSION
     Tgl.: 4-8 Agustus 2003, pk. 08.30 - 12.00 WIB
     Oleh: Pdt. Didi Tirtowidjojo, Th.M.
     Deskripsi mata kuliah:
     Kuliah ini disediakan untuk memperlengkapi orang-orang percaya
     dengan prinsip-prinsip utama Penginjilan Pribadi. Metode yang
     istimewa ini sudah dikembangkan oleh Pdt. Dr. James Kennedy dari
     Coral Ridge Presbyterian Church di Florida USA dan sudah terbukti
     sangat efektif.

  2) MENGENAL DAN MENGHIDUPI CHRISTIAN ARTS OF LIVING
     Tgl.: 4-9 Agustus 2003, pk. 08.30 - 12.00 WIB
     Oleh: Pdt. Yakub B. Susabda, Ph.D. dan Tim Dosen STTRII
     Deskripsi mata kuliah:
     Kuliah ini merupakan pembekalan bagi setiap orang Kristen untuk
     dapat hidup secara utuh sebagai umat Kristiani di tengah
     dunia. Dalam kuliah ini akan dibahas prinsip-prinsip utama
     dibelakang alasan hidup dan tujuan jidup orang yang sudah
     diselamatkan, begitu juga alasan dan tujuan pembentukan keluarga,
     kerja, pelayanan, dan sebagainya.

  * Kuliah-kuliah intensif ini dapat diikuti oleh mahasiswa/i, S.Th.,
    M.A., dan M.Div. serta dapat diikuti sebagai pendengar oleh
    pemimpin gereja/yayasan Kristen dan hamba Tuhan.
  * Biaya Kuliah:
    Rp. 200.000,- (belum termasuk biaya akomodasi dan konsumsi)
  * Pendaftaran dan Informasi:
    Iyun/Christy pada hari kerja (Senin-Sabtu),
    Jl. Kemang Utara IX/10, Warung Buncit, Jakarta Selatan 12760.
    Telp. (021) 7982819, (021) 7990357 ; Fax. (021) 7987437
    ==>   e-mail: <reformed@idola.net.id>

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  Sehubungan dengan topik tentang pelayanan anak, maka berikut ini
  adalah kutipan email beserta tanggapannya yang diambil dari hasil
  diskusi Milis e-BinaGuru (wadah berkumpulnya para aktivis pelayanan
  anak). Melalui kutipan ini, kami harap para pelayan anak dapat
  menimba ide dan pengalaman untuk memenangkan anak-anak bagi Kristus.

  Dari: Taruna T. <taswin@>
  >Hai, ... Kawan sekerja Allah di ladangNya
  >==cut==
  >Bisa efektifkah kita menceritakan keselamatan pada baby yang secara
  >otak ia belum memahami kata-kata atau pada anak Batita yang mungkin
  >pengertiannya belum sampai bisa memahami arti Keselamatan?
  >Kapan sebenarnya kita mulai menceritakan Injil dan berita
  >Keselamatan pada seorang anak?
  >Apakah rekan-rekan ada pengalaman memberitakan Injil pada baby?
  >pada Batita? Bagaimana cara yang efektif?
  >
  >Nah rekan-rekan saya mengajukan pertanyaan yang terbuka untuk semua
  >pendapat. Semata-mata karena melihat "Tantangan" bagi adik-adik
  >kita di jaman yang makin "ganas", "agresif" dan "percepatannya"
  >makin tinggi. Saya rindu adik-adik kita diselamatkan sedini
  >mungkin!
  >Salam rekan sekerja
  >Taswin T.

  Tanggapan dari Meilania -- Moderator Milis Diskusi e-BinaGuru:
  --------------------------------------------------------------
  Saya ingin share sedikit apa yang pernah saya baca dan alami sendiri
  soal "menginjili" anak batita.

  Memang benar, anak batita dilihat dari kemampuan berpikirnya belum
  dapat memahami dengan baik konsep keselamatan.

  Jadi, cerita yang panjang lebar tentang kejatuhan manusia dalam
  dosa, nubuat kedatangan Mesias hingga penggenapannya, belum saatnya
  untuk dijelaskan pada mereka. Dan saya yakin BUKAN ini yang
  dibutuhkan oleh anak batita.

  Anak batita sebaiknya "diinjili" dengan cara: KASIH dan TELADAN.
  Anak batita belajar banyak dari orang yang paling dekat dengannya -
  dimana dia merasa aman dan dikasihi (biasanya adalah ibu dan
  bapaknya). Dan mereka adalah pengamat serta peniru yang baik ...
  jadi, apa yang kita lakukan di depan atau bersama mereka, itulah
  yang mereka "serap" dan "pelajari". Berikut saya kutipkan tulisan
  Margaret Bailey Jacobsen dalam bukunya yang berjudul "Ketika Anak
  Anda Bertumbuh":
     "Anak usia dua tahun dapat cepat merasakan dan menangkap sikap-
     sikap spiritual yang terdapat di rumahnya dan di gerejanya. Ia
     merasakan adanya sesuatu yang istimewa, tenang, dan penuh
     kesungguhan dalam doa dan pembacaan Alkitab. Ia dapat mulai
     menghargai kualitas kekudusan dari rumah Allah, Hari Tuhan, nama
     "Yesus", kebaktian keluarga, dan doa sebelum tidur. Doa tidak
     perlu dijelaskan, akan tetapi perlu dialami. Allah tidak perlu
     diperkenalkan, melainkan diakui dan dihormati. Kebenaran tidak
     perlu dibela, melainkan dinyatakan dalam beberapa kata yang
     sederhana dan mudah dimenerti. Dengan hati-hati dan lemah lembut,
     pupuklah iman anak Anda."

  Saya pribadi menyukai cara "menyanyi" untuk mengajarkan kebenaran
  Firman Tuhan pada anak. Misalnya: Lagu dengan syair sbb:
     "Siapa buat bunga, saya tidak bisa.
     Siapa buat bunga hanya Tuhan saja."
  Kata "bunga" bisa diganti dengan ciptaan Tuhan lainnya. Ini (hampir)
  selalu saya nyanyikan saat saya dan anak berjalan-jalan dan melihat
  berbagai ciptaan Tuhan.

  "Membaca" Alkitab bersama juga merupakan waktu favorit saya dan anak
  saya sebelum dia tidur. (Alkitab yang dimaksud di sini adalah
  alkitab untuk anak yang gambarnya menarik dan kalimatnya paling
  hanya 1-2 potong saja). Kebiasaan ini saya mulai sejak anak saya
  masih berumur 3 bulan, saat dia mulai senang melihat-lihat gambar
  dan warna. Memang mulanya saya merasa seperti "kurang waras" :-)
  anak 3 bulan kok "diceritani" Alkitab. Tapi hasilnya sungguh
  menggembirakan.  Hingga saat ini anak saya suka sekali cerita
  Alkitab dan boleh dibilang dia sudah "hapal" seluruh isi alkitabnya.

  Peran SM juga cukup besar untuk "mengajarkan ritual" pada anak.
  Sejak di SM, anak saya kalau berdoa sebelum tidur minta dinyanyikan
  lagu "Tanganku Ada Dua" (melodinya mengikuti lagu Balonku ada Lima).

  SM, khususnya untuk anak usia batita PERLU menekankan beberapa
  ritual yang mengajarkan sikap tertentu. Seperti: sikap berdoa, duduk
  tenang mendengar firman, saat persembahan, dsb. Usahakan selalu ada
  lagu-lagu YANG SAMA setiap minggu untuk "menunjukkan" pada anak:
  NAH, sekarang saatnya .... (mulai kebaktian, mulai berdoa, mulai
  dengar firman, mulai persembahan, mulai persiapan untuk pulang).
  Anak batita senang rutinitas dan hal-hal yang diulang serta tidak
  asing baginya.

  Kapan waktu yang tepat untuk menceritakan tentang Karya Keselamatan
  Kristus? Dimana ini juga berarti, kapan waktu yang tepat untuk mulai
  menjelaskan tentang dosa? Bahwa semua anak berdosa dan membutuhkan
  Kristus sebagai Juru Selamatnya. Saya kutipkan sekali lagi pandangan
  Penulis buku "Ketika Anak Anda Bertumbuh":
     "Jikalau seorang anak sudah bisa melakukan tipu daya, maka
     berarti ia sudah cukup dewasa untuk memahami kisah Adam dan Hawa
     dan musuh mereka. Ia dapat mengerti bahwa Iblis, yang juga adalah
     musuhnya, ingin agar ia tidak menaati Allah, temannya."

     "Apabila seorang anak sudah cukup umur untuk menyadari bahwa ia
     telah melakukan suatu kesalahan, ia sudah cukup umur untuk
     mengerti dan percaya bahwa 'Semua orang telah berbuat dosa dan
     telah kehilangan kemuliaan Allah' (Roma 3:23), dan 'Karena begitu
     besar kasih Allah ....' (Yohanes 3:16)."
     [Cat.: Menurut Penulis, usia anak yg dimaksud di atas adl. 4 th.]

  Terima kasih dan Tuhan memberkati.
  Moderator milis (meilania)

  Untuk bergabung Milis Diskusi e-BinaGuru:
  ==>    <subscribe-i-kan-binaguru@xc.org>

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* Mission Insider Report      http://www.christianaid.org/insider.asp/
* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/


_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

               "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku,
   jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti
         itulah yang empunya Kerajaan Allah." (Markus 10:14b)

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org