Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/2

e-JEMMi edisi No. 02 Vol. 6/2003 (14-1-2003)

Pendoa Syafaat

 *=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Januari 2003, Vol.6 No.02 *=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=* SEKILAS ISI: o [Editorial] o [Artikel Misi] : Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik o [Profil/Sumber Misi] : e-KJDN, Assist News Service, Eastern European Prayer Focus o [Doa Bagi Misi Dunia]: Kongo, Mongolia, Cina o [Doa Bagi Indonesia] : Naiknya Harga BBM, Tarif Telepon dan Listrik o [Surat Anda] : Panduan Bahan Doa o [URLs Edisi Ini] *********************************************************************** Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks. *********************************************************************** ~~ EDITORIAL ~~ Salam sejahtera! Kami berharap e-JEMMi menjumpai Anda pada saat ini dalam keadaan baik dan diberkati Tuhan! Topik yang kami pilihkan untuk edisi kali ini adalah tentang "Pendoa Syafaat". Istilah 'pendoa syafaat' sering kita dengar dan kemungkinan besar sudah sering dilakukan oleh banyak orang Kristen. Namun apa sebenarnya doa syafaat itu? Bagaimana menjadi seorang pendoa syafaat yang baik? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini, termasuk empat karakteristik "menjadi pendoa syafaat yang baik" dapat Anda jumpai di kolom Artikel Misi pada edisi ini, yaitu dengan belajar dari tokoh pendoa syafaat, Nehemia. Juga dalam edisi ini, beberapa sumber informasi yang berguna untuk mendapatkan bahan-bahan doa, selain dari e-JEMMi :), dapat Anda jumpai pada kolom Sumber Misi. Kami yakin informasi ini akan sangat bermanfaat bagi Anda. Kami juga sajikan informasi pokok-pokok doa dari berbagai tempat di dunia dan tentu saja juga pokok doa untuk Indonesia. Selamat menjadi pendoa syafaat yang baik, khususnya bagi Indonesia. Tim Redaksi P.S.: Redaksi ingin mengetahui/menerima informasi tentang organisasi, kelompok/perseketuan atau pribadi yang mempunyai pokok-pokok doa syafaat yang diterbitkan secara berkala. Silakan kirim informasinya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ ARTIKEL MISI ~~ MENJADI PENDOA SYAFAAT YANG BAIK ================================ NATS ALKITAB: Nehemia 1:1-11, 2:1-10 TUJUAN: - agar jemaat mengetahui EMPAT KARAKTERISTIK pendoa syafaat yang baik yang dipelajari dari Nehemia. - agar jemaat mau MENELADANI NEHEMIA untuk menjadi pendoa syafaat yang baik. Belajar dari Nehemia, kita menemukan empat karakteristik pendoa syafaat yang baik, yaitu: 1. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik harus pro-aktif dalam mencari informasi doa yang jelas. Saudara, informasi doa yang jelas itu penting sekali dalam berdoa syafaat. Hal ini penting agar kita dapat berdoa dengan baik, sungguh-sungguh dan sesuai dengan fakta. Saya pernah beberapa kali mengalami kecelakaan dalam memimpin doa. Pernah suatu kali saya memimpin doa sebelum acara latihan koor dimulai. Saya berdoa untuk setiap kami yang menyanyi, untuk pianis dan juga untuk konduktor. Setelah selesai (amin), semua protes karena orang yang saya kira konduktor, ternyata bukan. Seharusnya orang lain yang jadi konduktor saat itu. Yah ... saya pikir bagaimana untuk meralatnya? Apa saya harus berdoa lagi untuk meralat doa saya yang keliru, ya? Saudara, hal itu memang hal kecil saja. Tetapi hal tersebut juga sangat mempengaruhi kesungguhan kita dalam berdoa. Jika informasi itu tidak jelas atau bahkan salah, apakah kita akan mengatakan kepada Tuhan, padahal itu bukan hal yang benar? Saudara, bagaimana halnya sikap Nehemia dalam hal ini? Saudara- saudara, Nehemia adalah seorang Yahudi yang hidup di pembuangan. Pada tahun kedua puluh pemerintahan Artahsasta I (445 SM) Nehemia ini menduduki jabatan sebagai pejabat minuman raja. Jabatan ini adalah jabatan yang tinggi, dan orang yang menduduki jabatan ini merupakan orang yang sangat dipercaya oleh raja. Sebab tugas mereka adalah mencoba minuman yang akan diminum oleh raja, apakah minuman itu beracun atau tidak. Jadi jabatan itu merupakan jabatan yang menentukan hidup matinya seorang raja. Dikisahkan dalam pasal 1:1-2, pada bulan Kislew tahun kedua puluh pemerintahan Artahsasta, salah seorang saudaranya, Hanani, datang dari Yehuda bersama-sama dengan beberapa orang saudara. Perhatikan di ayat 2, "... Aku menanyakan keadaan orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem." Saudara, Nehemia sendiri mengambil inisiatif untuk bertanya. Ini bukan pertanyaan basa-basi. Jika kita bandingkan dengan reaksi Nehemia dan tindak lanjutnya setelah mengetahui hal ini (ayat 4), maka saya dapat simpulkan bahwa pertanyaan Nehemia bukan pertanyaan basa-basi, tetapi dia memang rindu akan informasi yang benar tentang keadaan bangsanya untuk kemudian mendoakan. Ia tidak menunggu informasi itu diberikan. Tetapi dia sendiri bersikap pro-aktif mencari informasi yang jelas itu. Memang ia tidak pergi sendiri ke Yerusalem, tetapi kepekaannya dapat melihat peluang akan sumber informasi yang akurat. Memperlihatkan bahwa dia begitu proaktif dan memandang perlunya informasi yang akurat untuk didoakan. Saudara, dalam kehidupan kita, jika kita mau menjadi pendoa syafaat yang baik, kita harus pro-aktif dalam mencari dan mendapatkan informasi doa yang jelas. Jangan sekedar berdoa dengan informasi yang tidak jelas. Kita perlu kejelasan informasi tersebut. Jika kita berdoa untuk pergumulan seseorang, alangkah baiknya jika kita tahu tentang pergumulan orang itu. Dan ini haruslah menjadi kebiasaan kita, yaitu aktif untuk mencari informasi doa yang jelas. Jangan tunggu orang datang minta didoakan, tetapi cari informasi tentang pergumulan orang lain, apa yang dapat kita doakan baginya. Jika kita mau proaktif mencari informasi doa yang jelas, maka kita akan menjadi seorang pendoa syafaat yang baik. Sebab hal ini menunjukkan kesungguhan kita untuk berdoa. 2. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki empati terhadap orang yang didoakan. Saudara-saudara, dalam ayat 3, Nehemia mendapatkan informasi dari saudara-saudaranya tentang keadaan orang-orang Yahudi yang lolos dari penawanan. Keadaan mereka sangat buruk, tercela. Mereka dalam kesukaran besar. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Reaksi Nehemia setelah mendengar informasi itu (ayat 4): ia sedih sekali, ia menangis, ia berkabung selama beberapa hari, ia berpuasa dan berdoa. Saudara, sungguh suatu reaksi yang sangat dramatis. Nehemia memiliki jabatan yang tinggi, namun ia peduli dan berempati kepada saudara- saudara sebangsanya dan terhadap bangsanya. Bukankah lebih enak jika ia tidak ikut campur dengan keadaan bangsanya. Bukankah lebih baik baginya jika ia hidup tenang dengan jabatannya saat itu? Untuk apa dia bersusah payah memikirkan bangsanya (bahkan jika kita lihat dalam pasal berikutnya, nyawanya sendiri harus dipertaruhkan). Tetapi Saudara, rasa ikut memiliki, ikut merasakan inilah yang mendorong Nehemia untuk berdoa dengan bersungguh-sungguh bagi bangsanya. Saudara, ingatkah peristiwa Tuhan Yesus memberi makan lima ribu orang? Tuhan Yesus melihat orang banyak yang terus mengikuti Dia, meskipun Tuhan Yesus pergi lewat danau. Mereka mengambil jalan darat. Melihat hal itu, Tuhan tergerak oleh belas kasihan. Tuhan Yesus merasakan kerinduan mereka dan bahkan kelelahan dan kelaparan mereka. Dan hal ini, pada gilirannya mendorong Tuhan Yesus untuk memberi mereka makan. Saudara, rasa empati, rasa ikut memiliki, ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain dapat mendorong seseorang untuk bertindak dengan kesungguhan dan ketulusan hati. Bagaimana halnya dengan kita? Apakah kita dapat ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain dalam berbagai permasalahan mereka? Mungkin mereka mengalami dukacita, dapatkah kita menyelami perasaan mereka? Mungkin mereka mengalami krisis dalam kehidupan rumah tangganya, dapatkan kita merasakan pergumulan mereka? Mungkin juga mereka sedang bergumul keras akan apa yang bisa mereka makan besok pagi, dapatkah kita merasakan pergumulan mereka? Masih ada begitu banyak macam pergumulan yang lain, Saudara, dapatkah kita ikut merasakannya? Mungkin ada saudara yang berkata, "Ah ... yang penting kan saya sudah berdoa bagi mereka. Bukankah itu cukup?" Pertanyaan balik, "Apakah Anda dapat berdoa dengan kesungguhan hati jika Anda tidak merasakan apa sebenarnya yang dirasakan oleh orang yang kita doakan? " Marilah kita belajar untuk berempati terhadap orang yang kita doakan. Dengan demikian kita dapat berdoa dengan sungguh-sungguh untuk mereka dan kita menjadi seorang pendoa syafaat yang baik. 3. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki konsep doa yang benar. Mulai dari ayat 5-11 dicatat tentang doa Nehemia bagi pemulihan Israel. Jika kita melihat doa Nehemia tersebut kita melihat bahwa Nehemia memiliki konsep yang benar tentang doa. Rangkaian kata-kata doa Nehemia diawali dengan pujian bagi Tuhan (ayat 5). Setelah itu dilanjutkan dengan permohonan agar Tuhan mendengar doanya (ayat 6a). Kemudian Nehemia mengaku dosa di hadapan Tuhan, dosa nenek moyangnya, dosa bangsanya dan dosanya sendiri (ayat 6b-7). Saudara, pengakuan dosa merupakan hal yang sangat penting dalam doa kita. Tuhan Yesus dalam doa Bapa Kami yang diajarkannya juga memasukkan hal pengakuan dosa dan pengampunan dosa. Bandingkan juga dengan Yakobus 5:16, "... hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya". Apakah di muka bumi ada orang benar? Tidak ada. Tetapi kita dibenarkan jika kita mengaku dosa kita (1Yohanes 1:9). Dalam doanya Nehemia memegang janji Tuhan (ayat 8-10). Segala permohonannya dilandaskan atas janji Tuhan dan dia tidak meminta yang berlebihan dari yang dijanjikan Tuhan. Di akhir doanya, Nehemia sekali lagi dengan segala kerendahan hatinya memohon kepada Tuhan untuk mengabulkan doanya. Namun dibalik kerendahan hatinya itu ada suatu keberanian untuk meminta karena dia terbuka di hadapan Tuhan (ayat 11). Selain rangkaian doa Nehemia, hal lain yang memperlihatkan bahwa Nehemia memiliki konsep doa yang benar adalah bahwa dia berdoa dengan tak berkeputusan (ayat 4). Dan hal ini nampak pula pada pasal 2:1. Dicatat, "... Pada bulan Nisan tahun keduapuluh pemerintahan Artahsasta ..." Jika ayat ini dibandingkan dengan pasal 1:1 "... pada bulan Kislew ..." maka selang waktu yang ada dari informasi yang didapatkan (berarti juga waktu Nehemia berdoa) hingga peristiwa yang dicatat di pasal 2:1-8 yaitu sekitar 4 bulan. Dan saya yakin dalam waktu empat bulan itu Nehemia terus-menerus berdoa bagi bangsanya. Bagaimana halnya dengan kita? Kita seringkali berdoa kepada Tuhan dengan konsep doa yang tidak benar. Kita seringkali datang pada Tuhan dengan membawa shopping list yang panjang. Kemudian kita sodorkan pada Tuhan untuk dikabulkan. Kita seringkali seolah-olah menodong Tuhan, memaksa Tuhan untuk mengabulkan permintaan kita. Ini berarti bukan kehendak Tuhan yang jadi, melainkan kehendak kita yang jadi. Kita seringkali datang kepada Tuhan dengan dosa atau kesalahan yang tidak atau belum kita bereskan. Saudara, marilah pada hari ini kita belajar dari Nehemia untuk memiliki konsep doa yang benar. 4. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik siap untuk menjadi jawaban atas doanya sendiri jika Tuhan menghendaki. Nehemia sungguh luar biasa. Dia tidak hanya berdoa bagi bangsanya, tetapi dia sendiri siap dipakai Tuhan untuk menjadi jawaban untuk doanya sendiri. Jika kita perhatikan pasal 2:2-10, kita melihat tindakan Nehemia bagi pemulihan bangsanya. Diawali ketika suatu hari Nehemia sedang murung pada saat bertugas dan ini dilihat oleh raja Artahsasta. dengan ketakutan Nehemia mengatakan apa alasan dia murung yaitu karena keadaan bangsanya. Sungguh tidak terduga jika kemudian Artahsasta bertanya "Jadi apa yang kau inginkan?" Yang dilakukan oleh Nehemia saat itu adalah berdoa. Dalam doanya Nehemia mendapatkan satu keyakinan bahwa dia dipakai oleh Tuhan sebagai jawaban atas doanya sendiri (bandingkan juga dengan ayat 2:12b). Tuhan sendiri yang menaruh beban itu dalam hati Nehemia. Karena itu kemudian dia menjawab pertanyaan Artahsasta dengan mengajukan permintaan yang boleh dibilang sangat besar nilainya. Permintaan itu kecil kemungkinannya untuk dikabulkan. Namun ternyata permintaannya dikabulkan oleh Artahsasta karena tangan Allah yang murah menyertainya. Dan Nehemia sendiri bertindak mengatur restorasi Yerusalem. .... Saudara, ini berarti setiap kita berdoa bagi orang lain, bagi kesulitan orang lain, kita harus siap menjadi jawaban atas doa kita sendiri manakala Tuhan menghendaki. Mungkin kita berdoa bagi penginjilan di pedalaman. Kita harus siap jika Tuhan menghendaki kita sendiri untuk pergi. Jika kita berdoa untuk orang yang kekurangan, kita harus siap jika Tuhan menghendaki kita sendiri sebagai saluran berkat bagi orang tersebut. PENUTUP Saudara-saudara, menjadi pendoa syafaat merupakan satu bentuk pelayanan yang sangat penting dan besar artinya. Namun demikian, untuk menjadi pendoa syafaat yang baik bukan hal mudah. Hari ini kita telah belajar dari Nehemia untuk menjadi pendoa syafaat yang baik. Marilah kita ikuti teladan Nehemia. Kita dapat menjadi seperti Nehemia. Kita akan memiliki suatu relasi rohani yang indah dengan Tuhan dan sesama kita. Diedit dari sumber: Judul Artikel: Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik Penulis : Moses David Livingstone URL : Situs 5Roti2Ikan ==> http://www.5roti2ikan.net/mimbar/21/ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~  e-KJDN (Kalender Jaringan Doa Nasional) ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-kjdn/ ==> http://www.sabda.org/misi/ ==> <subscribe-i-kan-buah-doa@xc.org> Rindukah Anda untuk senantiasa mendoakan Indonesia? Untuk mendukung kerinduan Anda, publikasi e-KJDN hadir bagi Anda. e-KJDN (Kalender Jaringan Doa Nasional) berisi pokok-pokok doa harian yang diterbitkan setiap bulan sekali melalui email oleh Jaringan Doa Nasional bekerja sama dengan e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh Indonesia). Pokok-pokok doa dari e-KJDN, terbagi dalam 5 kategori: Situasi Indonesia, Jaringan Kebersamaan, Suku-suku, Kota-kota, Kawasan 10/40 diharapkan dapat mendorong kita untuk tetap setia menjadi pendoa syafaat bagi Indonesia!  ASSIST NEWS SERVICE ==> http://sheperd.com/assist/ ==> http://sheperd.com/assist/us/subscribe.htm (subscribe online) ASSIST News Service, yang dipimpin oleh Dan Wooding (seorang jurnalis internasional dan pendiri ASSIST Ministries), menyediakan informasi harian, berita kesaksian dan pokok-pokok doa dari berbagai sumber di seluruh dunia. Jurnal yang dikirimkan secara gratis via email ini juga menampilkan laporan-laporan seputar misi, pelayanan- pelayanan di seluruh dunia, dan peristiwa-peristiwa terbaru yang ditinjau dari perspektif Kristen. Melalui situs ini kita bisa belajar berdoa syafaat dengan informasi yang tepat dan jelas.  EASTERN EUROPEAN PRAYER FOCUS ==> http://www.strategicprayer.org/ ==> <join-eeprayer@lyris.strategicprayer.net> (subscribe) Eastern European Prayer Focus menampilkan peristiwa-peristiwa dan berita-berita seputar Eropa Timur dan Rusia yang dapat dijadikan bahan pokok doa yang berguna bagi para pendoa syafaat. Berita-berita ini dikumpulkan oleh saudara-saudara seiman yang tinggal di Eropa Timur dan didistribusikan oleh Global Harvest Ministries. Dengan mengetahui informasi tentang saudara-saudara kita di Eropa Timur, rindukah Anda mendukung mereka dalam doa? ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~  K O N G O Pokok Doa Dunia hari ini akan kita mulai dengan Republik Demokratik Kongo, dimana pemerintah telah menandatangani persetujuan berbagi kekuasaan dengan para pemberontak. Persetujuan itu bertujuan untuk mengakhiri konflik empat tahun dimana sudah lebih dari 2 juta orang meninggal. Petugas World Vision, Tex Lanier, mengatakan mereka berharap dapat melanjutkan pekerjaan mereka untuk membantu membangun kembali infrastruktur negeri yang mengalami kehancuran ini. "Dalam segala hal yang dilakukan World Vision, kami selalu membawa Injil kepada orang-orang. Injil, dalam pandangan kami, memiliki dua bentuk: perbuatan dan perkataan. Kami tentu saja menunjukkan perbuatan kepada orang-orang ini dengan memberi makan yang lapar dan menolong yang miskin. Injil dalam perkataan juga sangat mungkin untuk dilakukan." Lanier meminta orang-orang percaya untuk berdoa bagi para pekerjanya di daerah itu, juga bagi penduduk yang selamat dari malapetaka. "Yang pasti saya ingin orang-orang berdoa untuk persetujuan damai yang baru ditandatangani beberapa hari yang lalu agar sungguh- sungguh dijalankan, dan kedua belah pihak menghormati persetujuan itu. Doakan agar Raja Damai membawa kedamaian, dan kedamaian itu akan langgeng." Sumber: Mission Network News, Dec 30th, 2002 * Berdoa agar tidak ada pihak-pihak yang berusaha membatalkan perjanjian perdamaian yang telah dicapai. Doakan agar setiap pihak bisa menerima dan mendukung persetujuan tersebut. * Doakan agar setiap pelayanan World Vision dapat digunakan untuk menjadi sarana yang menjangkau penduduk Kongo.  M O N G O L I A Semua tuduhan telah dijatuhkan kepada para penatua "Church of All Nations" (Gereja Segala Bangsa) di distrik Bayangol, wilayah Ulaanbatar, Mongolia. Para penatua gereja menerima tuduhan-tuduhan melakukan tindak kriminal dan penyitaan atas semua perpuluhan serta persembahan karena gereja tersebut tidak terdaftar. Segala usaha untuk mendaftarkan gereja tersebut sejak tahun 1999 ternyata telah diabaikan. Para jemaat gereja berterima kasih kepada semua orang yang telah mendoakan mereka. Jemaat gereja tersebut juga terus meminta dukungan doa karena gereja ini sedang mengurus proses registrasi. Pemerintahan Mongolia telah bekerja sedemikian rupa untuk menghambat pertumbuhan kekristenan di negara tersebut. Namun di samping masalah-masalah yang terjadi, "Church of All Nations" telah pindah ke tempat yang lebih luas dan jemaatnya terus mengalami pertumbuhan. Sumber: Voice of the Martyrs, December 20, 2002 * Terus dukung dalam doa khususnya untuk proses registrasi "Church of All Nations". Doakan agar Allah melembutkan hati pemerintah Mongolia dalam memberikan ijin kepada gereja ini. * Bersyukur atas pertumbuhan dan kemajuan yang dialami oleh "Church of All Nations" di tengah masalah yang mereka hadapi saat ini.  C I N A Seorang pemimpin Kristen di Cina, yang mendirikan sekolah Alkitab dengan bantuan Christian Aid Mission pada tahun 1994, menceritakan tentang pengaruh sekolah tersebut baik di antara pelatih maupun bagi masyarakat sekitarnya. Sekolah dan gedung gereja -- yang dibangun dalam waktu 52 hari -- telah menjadi model bagi pelatihan alkitabiah di negara tersebut. Menggunakan sekolah ini sebagai contoh, para peserta pelatihan telah memulai 30 pusat pelatihan Alkitab. Dalam kurun waktu 7 tahun, ribuan orang Kristen telah dilatih dalam kepemimpinan. Mereka dipersiapkan untuk mengelola 6.000 gereja yang ada. "Pengaruh dari sekolah-sekolah Alkitab sungguh luar biasa," kata seorang pemimpin. "Jumlah dan pengaruh sekte dan ajaran sesat telah berkurang.... meningkatnya hubungan antara gereja-gereja bawah tanah yang tidak terdaftar dengan gereja-gereja yang secara resmi terdaftar dalam pemerintahan.... semakin matangnya pertumbuhan kehidupan rohani para jemaatnya.... dan pendirian sekolah-sekolah Alkitab, telah mengembangkan tingkat pengajaran mereka. Sekolah tersebut juga mengirimkan para guru untuk melatih para murid di tempat-tempat lain." Pemimpin tersebut juga menambahkan bahwa sementara para umat percaya "masih menghadapi banyak tekanan dan kekerasan serta kesulitan, namun hati mereka telah tergerak oleh dukungan doa dan semangat dari semua umat Kristen di segenap penjuru dunia." Sumber: What in The World ... is God Doing? Dec 31st, 2002 * Bersyukur atas perkembangan kekristenan di Cina dan dampak luar biasa yang diberikan oleh para peserta pelatihan Alkitab. * Berdoa supaya para peserta pelatihan dapat terus memberikan pemuridan bagi orang-orang yang lain serta memberikan pengaruh yang baik bagi masyarakat sekelilingnya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ DOA BAGI INDONESIA ~~  NAIKNYA HARGA BBM, TARIF TELEPON DAN LISTRIK -------------------------------------------- Naiknya harga BBM, tarif telepon dan listrik di awal tahun 2003 ini telah mengundang keresahan di masyarakat, sehingga terjadi banyak demo dan adu pendapat. Ada banyak kalangan, dengan mengatasnamakan dirinya sebagai wakil rakyat kecil, tidak setuju dengan kenaikan ini. Alasannya, rakyat kecil akan semakin dirugikan, karena kenaikan harga BBM biasanya akan diikuti dengan kenaikan harga berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari, termasuk transportasi, dll. Sementara ada sebagian kalangan lain berpendapat ini adalah hal yang wajar dan memang seharusnya terjadi agar negara Indonesia keluar dari krisis yang berkepanjangan. Bagaimana kita, sebagai orang Kristen harus bersikap dalam hal ini? Marilah kita berdoa untuk keadaan yang meresahkan ini: * Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat bijaksana yang dari atas kepada mereka yang duduk di pemerintahan, terutama Presiden Megawati dan Wakil Presiden Hamzah Has agar terjadi komunikasi yang lebih baik, baik antara para pejabat maupun dengan rakyat. * Doakan agar demo-demo yang terjadi dapat menjadi pemicu bagi pemerintah untuk memperhatikan aspirasi rakyat sehingga dapat mendorong terjadinya pembenahan-pembenahan yang berarti di tingkat pemerintahan atas dan bawah. * Doakan agar pemerintah dapat mengoreksi diri atas kekurangan- kekurangan yang ada. Biarlah Tuhan mengetuk hati nurani para pemimpin agar memiliki kerinduan untuk menciptakan pemerintahan yang adil dan bersih. * Berdoa untuk para mahasiswa demonstran yang merasa "peduli" dengan masalah yang menimpa masyarakat kalangan bawah. Doakan agar mereka dimotivasi oleh ketulusan hati untuk menjadi suara hati rakyat dan tidak membiarkan dirinya ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. * Untuk demonstrasi-demonstrasi yang terjadi di berbagai tempat, doakan agar para oknum yang terlibat tidak melakukan pengrusakan- pengrusakan yang bersifat anarkis. Juga doakan agar para polisi yang menjaga keamanan demonstrasi tidak terpicu oleh kemarahan dan tindakan-tindakan yang emosionil. * Doakan supaya semua rakyat Indonesia dari berbagai lapisan dapat menerima kenyataan ini dengan lapang dada demi kepentingan negara. Mereka terus berjuang untuk mempertahankan hidup dalam situasi yang sulit ini. * Berdoa agar masyarakat umum bersatu padu dalam memerangi kemiskinan, ketidakjujuran dan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat umum. Biarlah umat Tuhan dan gereja di dunia ini dapat menjadi terang-Nya untuk memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat sekelilingnya. Sumber: televisi dan surat kabar ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ SURAT ANDA ~~ Dari: "Sheila I." <Ika@> >Dear Redaksi, apakah ada panduan yang berisi pokok-pokok doa agar >dapat kita doakan? Kalau ada tolong beri tahu, biar nanti saya >menyebarkan ke teman-teman seiman di kantor. >Terima kasih >Ika Redaksi: Salah satu sajian penting dalam publikasi e-JEMMi ini adalah bahan doa. Jika Anda berlangganan e-JEMMi, maka secara rutin Anda akan mendapatkan artikel dan kesaksian-kesaksian misi serta bahan-bahan doa yang dapat Anda doakan, baik secara pribadi atau kelompok (persekutuan/gereja). Selain itu Anda juga dapat berlangganan publikasi e-KJDN yang juga berisi bahan-bahan doa, diterbitkan sebulan sekali (lihat kolom Sumber Misi). Bahan-bahan dalam dua publikasi di atas dapat Anda cetak dan bagi-bagikan kepada teman-teman kantor agar dapat didoakan bersama-sama. Selamat berdoa! ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ~~ URLS Edisi Ini ~~ * Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/ * What In The World ... http://www.cmd.org.nz/what _____________________________ DISCLAIMER ____________________________ Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak. Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN ______________________________________________________________________ Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan: Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>, atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org> Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmy, Yanto, dkk. ______________________________________________________________________ Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/ Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/ ______________________________________________________________________ "Doa -- Kasih yang Bertumpu pada Lutut." _I-KAN_________________________________________________________e-MISI_ 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8) 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org