Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/misi/2002/38

e-JEMMi edisi No. 38 Vol. 5/2002 (18-9-2002)

Pelayanan Mahasiswa

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)    September 2002, Vol.5 No.38
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Artikel Misi]       : Pelayanan Mahasiswa
 o [Kesaksian Misi]     : Baju Putih
 o [Profil/Sumber Misi] : IFES, Student Global Impact, YWAM,
                          Center for Student Missions,
                          Pelayanan Mahasiswa (Arsip ICW)
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Amerika Serikat, Sudan, Libya
 o [Doa Bagi Indonesia] : Organisasi Pelayanan Mahasiswa Kristen
 o [Surat Anda]         : Boleh Membuat Link ke Situs SABDA.org?
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salam Sejahtera.

  Pelayanan Mahasiswa akan menjadi bahasan utama dalam edisi ini.
  Allah sedang bekerja dengan luar biasa di antara banyak mahasiswa di
  seluruh dunia. Melalui berbagai cara Tuhan telah memanggil mereka
  untuk menjadi alat-alat-Nya. Sejarah juga membuktikan bahwa para
  mahasiswa Kristen telah ikut ambil bagian yang penting dalam
  memobilisasi dan merealisasikan gerakan misi, termasuk di negara-
  negara yang menentang Injil.

  Dunia mahasiswa sekaligus menjadi ladang pelayanan misi yang paling
  strategis karena mereka adalah calon-calon pemimpin di negara mereka
  masing-masing pada 20 tahun ke depan. Artikel Misi berikut ini
  mengulas tentang beberapa fakta yang mendukung hal tersebut dan
  pokok-pokok doa yang dibutuhkan untuk mengembangkan pelayanan
  kepada/oleh mahasiswa dan organisasi-organisasi pelayanan mahasiswa
  supaya menjadi semakin efektif dalam mengemban Amanat Agung Kristus.

  Tidak sedikit rintangan yang dihadapi para mahasiswa ini untuk hidup
  bagi Kristus. Tantangan, baik dari pihak keluarga, pemerintah atau
  orang-orang yang mereka layani, terus mereka hadapi dengan berani.
  Salah satu kesaksian tentang seorang mahasiswi yang menghadapi
  tantangan dari keluarga dan tetap memilih mempertahankan imannya
  dalam Kristus dapat Anda simak dalam kolom Kesaksian Misi.

  Selain itu, pada Sumber Misi akan disajikan banyak sumber informasi
  tentang organisasi-organisasi yang melayani mahasiswa. Organisasi-
  organisasi ini memotivasi dan menantang orang-orang Kristen,
  terutama mahasiswa Kristen untuk terlibat dalam gerakan-gerakan
  penginjilan. Silakan berkunjung ke sumber-sumber informasi tsb.,
  maka Anda akan mendapat banyak informasi tentang pelayanan mahasiswa
  dan berbagai cara untuk menjangkau mahasiswa serta bagaimana
  menolong mahasiswa yang telah dimenangkan untuk dapat menjadi
  saksi-saksi Kristus agar terjadi "revival" di kampus mereka
  masing-masing.

  Dukunglah dan doakan terus pelayanan-pelayanan kepada/oleh mahasiswa
  Kristen, baik yang ada di luar negeri maupun di Indonesia. Melalui
  doa-doa Anda maka Roh Allah akan bekerja menuntun para mahasiswa
  Kristen untuk menjadi alat-Nya yang efektif bagi kepemimpinan gereja
  generasi yang akan datang.

  Staf Redaksi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~

                          PELAYANAN MAHASISWA
                          ===================

  "Pelayanan Mahasiswa" adalah salah satu dari beberapa pelayanan
  khusus yang dibahas oleh Patrick Johnstone dan Jason Mandryk dalam
  bukunya yang berjudul "Operation World".

  "Tiga hal yang menjadikan mahasiswa sedunia sebagai salah satu
  ladang pelayanan misi yang paling strategis:
  1. Ada lebih dari 50 juta mahasiswa di dunia yang tersebar di
     46.000 universitas dan perguruan tinggi. Sebagian besar dari
     mereka dipastikan akan menempati posisi-posisi kepemimpinan pada
     20 tahun mendatang.

  2. Prosentase mahasiswa Injili di beberapa negara -- seperti Amerika
     Latin, Cina dan beberapa negara di Eropa -- umumnya relatif lebih
     rendah dibandingkan dengan jumlah populasi umum. Budaya
     mahasiswa tetap jarang terpengaruh oleh kekristenan yang
     Alkitabiah.

  3. Dunia mahasiswa telah berubah secara radikal selama sepuluh
     tahun terakhir ini. Institusi-institusi tidak lagi menjadi
     inkubator bagi tindakan-tindakan radikal, tapi sebaliknya menjadi
     tempat meningkatnya kepentingan pribadi yang bersifat hedonisme,
     atau seringkali di negara-negara miskin menjadi ajang untuk
     mempertahankan hidup belaka. Pelayanan Kristen harus memberi
     perhatian pada kebutuhan-kebutuhan yang ditimbulkan oleh
     pergeseran budaya ini.

  Berikut ini adalah ajakan berdoa untuk mendukung pelayanan mahasiswa
  yang disampaikan melalui buku "Operation World".

  Pokok-pokok Doa:
  ----------------
  Banyak organisasi Kristen bermunculan untuk menjangkau para
  mahasiswa. Sejumlah organisasi kunci akan disebutkan di bawah ini,
  [tetapi beberapa diantaranya sekarang telah berkembang menjadi
  pelayanan-pelayanan yang tidak terbatas menjangkau mahasiswa saja].

  1. 'International Fellowship of Evangelism Students' (IFES) telah
     menjadi persekutuan besar bagi gerakan-gerakan nasional
     swatantra di universitas-universitas, dengan beragam orang-orang
     pribumi yang terlibat. Penekanan pelayanan IFES adalah
     penginjilan, kelompok-kelompok pemahaman Alkitab, pelayanan
     literatur dan pelayanan misi. Bidang-bidang penting berikut ini
     membutuhkan banyak dukungan doa:
    * Perluasan kesaksian injili ke berbagai universitas yang belum
      memiliki.
    * Kepemimpinan yang tepat di tengah-tengah terjadinya perubahan
      populasi yang sangat cepat dalam dunia mahasiswa.
    * Mahasiswa Kristen dan pertumbuhan iman mereka di dalam Kristus
      dan kiranya ada banyak di antara mereka yang terpanggil untuk
      secara fulltime melayani Tuhan.

  2. 'The Navigators', yang memberikan penekanan khusus pada pelayanan
     pemuridan secara pribadi, berhasil memberikan dampak yang besar
     bagi banyak mahasiswa. Ada sekitar 3800 staf The Navigator yang
     melayani di 105 negara, dimana 43 di antaranya telah memiliki
     pelayanan kampus yang aktif dan 13 negara lainnya memiliki
     pelayanan kepada kaum remaja atau siswa sekolah menengah. Sekitar
     sepertiga staf lapangan mereka terlibat dalam pelayanan sejenis.
     Di Amerika, the Navigators mempunyai 425 staf dalam lingkup
     perguruan tinggi dan dipusatkan di 70 kampus.

  3. Organisasi-organisasi yang khusus melayani para mahasiswa
     internasional, seperti IFES, ISI (USA) dan ISCS (UK) telah
     mengembangkan pelayanan outreach yang efektif kepada hampir satu
     juta mahasiswa internasional di negara-negara yang berbahasa
     Inggris. Di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris
     masih kurang pelayanan -- terutama di universitas-universitas
     Francophone (yang mengunakan bahasa Perancis sebagai bahasa
     pengantar). Cukup banyak mahasiswa mancanegara yang dimenangkan
     bagi Kristus saat mereka berada di negara Barat dan hal ini dapat
     menjadi faktor yang menentukan bagi penyebaran Injil ketika
     mereka kembali ke negara mereka masing-masing. Banyak di antara
     mahasiswa itu berasal dari negara-negara yang tertutup bagi
     Injil, namun sayang sekali mayoritas dari mereka menolak karena
     mendapat sambutan yang kurang hangat dan kurang perhatian dari
     orang-orang Kristen sehingga mereka mengalami kekecewaan ketika
     kembali ke negara asal mereka.

  4. Organisasi-organisasi yang menempatkan orang-orang Kristen untuk
     bekerja sebagai dosen-dosen di universitas-universitas sekuler di
     luar Amerika Utara. Melalui kesempatan-kesempatan akademis ini
     mereka dapat mengajar disiplin ilmu mereka dari perspektif
     Kristen sehingga memberikan pengaruh kepada mahasiswa. Doakan
     agar pelayanan ini, seperti pelayanan 'International Institue
     for Christian Studies', dapat menempatkan orang-orang Kristen di
     posisi dimana mereka dapat men-sharing-kan Kebenaran dengan
     banyak mahasiswa.

  5. 'Campus Crusade' telah mulai dan masih terus melayani sebagai
     sebuah pelayanan kampus, namun pelayanan mereka telah berkembang
     arah menjadi pelayanan multi-dimensional bagi penginjilan dunia.
     Lebih dari 22.000 pekerja melayani di 186 negara. Doakan untuk
     pelayanan penginjilan, pemuridan dan mobilisasi yang mereka
     lakukan di antara para mahasiswa.

  6. Konferensi misi mahasiswa telah diselenggarakan selama banyak
     tahun untuk memberikan inspirasi bagi para mahasiswa yang
     memiliki visi bagi dunia. Beberapa konferensi yang penting adalah
     konferensi tiga tahunan Urbana IVF (IFES) di Amerika dan
     konferensi-konferensi tiga tahunan TEMA bagi para pemuda Eropa di
     Belanda. Konferensi-konferensi penting lainnya berkembang semakin
     banyak dan canggih di Nigeria, Korea, dan Amerika Latin.
     Berdoalah agar konferensi ini menjadi sumber bagi mereka yang
     berkomitmen untuk melayani penginjilan dunia."

  Bahan diambil dan diterjemahkan dari:
  Judul Buku   : Operation World
  Judul Artikel: Student Ministries
  Penulis      : Patrick Johnstone dan Jason Mandryk
  Penerbit     : Paternoster Lifestyle, UK; dan WEC International,
                 2001
  Halaman      : 706 - 707
  Situs Web    : http://www.operationworld.org/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ KESAKSIAN MISI ~~

                              BAJU PUTIH
                              ==========

  "Hawa Ahmed adalah seorang mahasiswa non-Kristen di Afrika Utara.
  Suatu hari, dia membaca traktat Kristen di asramanya dan dia
  memutuskan untuk menjadi seorang Kristen. Ayahnya adalah seorang
  Emir (penguasa Muslim). Dapat dipastikan bahwa dia akan kehilangan
  warisan keluarganya jika dia menyatakan pertobatannya. Dia benar-
  benar belum siap untuk menghadapi sesuatu yang terjadi berikut ini.

  Ketika Hawa memberitahu keluarganya bahwa dia telah menjadi Kristen
  dan mengganti namanya menjadi Faith, ayahnya benar-benar murka. Ayah
  dan kakak-kakaknya yang laki-laki melucuti pakaiannya dan
  mengikatnya di sebuah kursi yang dipasangi sebatang logam. Mereka
  bermaksud menghukumnya dengan arus listrik. Faith meminta mereka
  untuk meletakkan Alkitab di atas pangkuannya. Ayahnya menjawab,
  "Jika kau ingin mati bersama dengan kepercayaanmu yang salah,
  jadilah seperti yang kau inginkan." Salah satu kakaknya menambahkan,
  "Itu akan menunjukkan bahwa kepercayaanmu tidak punya kuasa."

  Meskipun dalam keadaan terikat, Faith dapat menyentuh ujung
  Alkitabnya. Dia merasakan kedamaian meliputi hatinya, seolah-olah
  ada seseorang yang berdiri di sampingnya. Ketika ayah dan kakaknya
  memasukkan steker ke dalam soketnya - tidak terjadi apapun -- dan
  tidak ada sesuatupun yang terjadi. Mereka mencoba sampai 4 kali
  dan mengganti kabelnya, tetapi listrik tetap tidak mengalir juga.
  Akhirnya, ayah Faith, karena frustasi dan marah, dia memukul,
  mengusirnya serta berteriak, "Kau bukan anakku lagi." Lalu dia
  melemparkan anak perempuannya itu ke jalanan tanpa sehelai baju
  melekat di tubuhnya.

  Faith berlari menyusuri jalan, merasa terhina dan dipermalukan.
  Banyak orang memandangnya dan shock melihatnya. Dalam keadaan
  gemetar karena kedinginan dan sambil berlinang air mata, Faith
  berlari menuju ke rumah seorang temannya. Temannya mempersilakan
  Faith masuk, memberinya pakaian dan tempat bernaung. Hari
  berikutnya, temannya itu bertanya kepada para tetangga tentang apa
  yang mereka lihat dan pikirkan saat melihat Faith berlarian tanpa
  busana di jalanan. "Aku tidak mengerti yang kau tanyakan?" mereka
  bertanya. "Gadis itu memakai baju putih yang sangat indah. Bahkan
  kami bertanya-tanya kepada diri kami sendiri mengapa ada seseorang
  yang memakai baju putih seindah itu berlarian di sepanjang jalan."
  Saat ini Faith bekerja sebagai evangelis fulltime di EHC.

  Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-396

  Cat. Red.:
  Masih banyak orang mengalami seperti yang Faith alami, baik yang ada
  di Afrika Utara ataupun di negara-negara yang tertutup bagi Injil.
  Berdoalah agar Allah senantiasa memberikan kekuatan, berkat, dan
  bimbingan agar mereka dapat terus bertahan menghadapi setiap
  rintangan yang mencoba menghambat pertumbuhan iman mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 INTERNATIONAL FELLOWSHIP OF EVANGELICAL STUDENTS (IFES)
==>     http://www.ifesworld.org/
  The International Fellowship of Evangelical Students (IFES) adalah
  sebuah persekutuan antar mahasiswa, para staf dan pendukung dari
  berbagai negara. Sekitar sepertiga juta orang mendoakan, melayani
  dan bekerja sama sehingga kesaksian Injil dapat disampaikan di
  setiap kampus yang ada di dunia ini. Setiap tahun, IFES mengajak
  gereja-gereja dan kelompok mahasiswa di berbagai tempat untuk
  bergabung bersama dalam persekutuan doa. Penekanan pelayanan IFES
  adalah penginjilan, kelompok-kelompok pemahaman Alkitab, literatur
  Kristen dan pelayanan misi. Bila Anda rindu untuk mendoakan para
  mahasiswa, IFES juga mengirimkan IFES Prayerline -- email mingguan
  yang berisi pokok doa seputar mahasiswa dari berbagai negara. Bila
  menginginkan IFES Prayerline tersebut, silakan mengirim email kosong
  ke alamat: < subscribe-ifes-prayer-line@xc.org >.

 STUDENT GLOBAL IMPACT
==>     http://www.studentglobalimpact.com
  Student Global Impact (SGI) didirikan sebagai penghormatan kepada
  Allah yang memobilisasi para mahasiswa untuk menemukan, membangun,
  dan memenuhi peran mereka dalam Amanat Agung Yesus Kristus. SGI
  adalah jaringan yang berkembang dari kelompok-kelompok misi
  mahasiswa. SGI menciptakan dan menyediakan sarana komunikasi bagi
  para mahasiswa yang berorientasi pada misi yang berasal dari
  berbagai kampus.

  Kelompok misi mahasiswa adalah kelompok mahasiswa yang berkumpul
  untuk menyediakan sebuah forum ide dan kesempatan dimana mereka yang
  sebaya dapat saling menantang untuk mengambil langkah selanjutnya
  dalam pelayanan misi yang mereka lakukan. Caranya adalah dengan
  menyediakan informasi bagi mereka yang ingin tahu, inspirasi bagi
  mereka yang memberi perhatian, dan dorongan serta pertolongan
  praktis bagi mereka yang berkomitmen. Dengan jaringan yang tersedia,
  kelompok-kelompok ini mendapat keuntungan yaitu:
     * dukungan doa dari kelompok-kelompok lain;
     * kolaborasi, dan bukan isolasi;
     * penggabungan pandangan, interaksi, dan pengaruh.
  Situs Student Global Impact ini menampilkan artikel, link, dan
  nasehat. Sumber-sumber utama dalam situs ini adalah materi-materi,
  sarana-sarana, seminar-seminar, dan kesempatan-kesempatan pelatihan.

 YOUTH WITH A MISSION (YWAM)
==>     http://www.ywam.org/
  Youth With A Mission (YWAM) didirikan tahun 1960, dan sekarang telah
  menjadi salah satu pelayanan Kristen internasional/interdenominasi
  terbesar. Yayasan ini memiliki lebih dari 12.000 relawan yang ada di
  700 lokasi di 135 negara. Setiap tahun puluhan ribu mahasiswa/orang
  dari banyak negara terlibat dalam pelayanan misi jangka pendek
  (short-termers). Mereka ingin "mengubah kehidupan seseorang ke arah
  yang lebih baik" ("Changing people's lives for the better.") sebagai
  respon terhadap "Amanat Agung Yesus" kepada murid-murid-Nya untuk
  pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Kabar Baik.

  Semua anggota YWAM (yang sebagian besar adalah 'youth'/mahasiswa)
  yakin bahwa Injil Yesus bukan hanya sekedar kata-kata, tetapi juga
  perlu perbuatan. Karena itu, para anggota YWAM men-sharing-kan iman
  mereka melalui beragam hal-hal praktis -- mulai dari pelatihan
  agrikultur sampai ke pengadaan klinik kesehatan -- sambil
  menceritakan tentang kepercayaan Kristen mereka yang menjadi
  inspirasi dari setiap kegiatan yang mereka kerjakan.

 CENTER FOR STUDENT MISSIONS
==>     http://www.csm.org/
  Center for Student Missions adalah organisasi pelayanan dan misi
  urbanisasi non-denominasi dalam jangka pendek. CSM bergerak dalam
  pelayanan misi perkotaan dan menyediakan pengalaman pelayanan bagi
  para mahasiswa yang dapat mengubah hidup mereka. Perluasan pelayanan
  ini meningkatkan kesempatan-kesempatan bagi staf CSM yang sedang
  mencari orang-orang yang diharapkan dapat menyediakan rumah/tempat
  tinggal bagi tempat pelayanan mereka. Jika tertarik kunjungilah
  situs web di atas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 PELAYANAN MAHASISWA (ARSIP ICW)
==>     http://www.sabda.org/publikasi/icw/095/
  Dalam ICW edisi 095/2001 Anda pasti mendapat banyak informasi
  mengenai berbagai Situs Persekutuan dan Pelayanan Mahasiswa.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 A M E R I K A   S E R I K A T
  Para mahasiswa diajak untuk sedikit merasakan tentang bagaimana
  hidup di negara yang tertutup bagi Injil. Ini merupakan program
  Student Underground (Mahasiswa Bawah tanah) dari Open Doors
  Ministries. Jose O'Neill, koordinator Open Doors, menjelaskan bahwa
  program ini diadakan di kampus-kampus universitas:
     "Open Doors mengadakan simulasi dengan mengubah kampus sebagai
     suatu negara teraniaya. Lalu para mahasiswa datang untuk
     mengadakan penyembahan dan mereka harus mencari tempat-tempat
     persekutuan bawah tanah. Ada beberapa mahasiswa yang berperan
     menjadi polisi rahasia, lalu mereka menangkap para mahasiswa
     itu ke ruang interogasi dan menginterogasi mereka tentang iman
     mereka."
  Simulasi ini mendorong para mahasiswa untuk terlibat dalam pelayanan
  ke negara-negara yang tertutup bagi Injil. Mereka yang pernah
  mendapat simulasi ini akhirnya mengadakan perjalanan ke Cina dan
  beberapa negara lain. Mereka melihat dan memperhatikan program-
  program yang dilakukan Open Doors dan juga mendoakan negara-negara
  Islam.
  Sumber: Mission Network News, March 22nd, 2002
  * Berdoa agar para mahasiswa ini memiliki hati untuk melayani
    khususnya di negara-negara yang tertutup bagi Injil, bisa melalui
    bidang pekerjaan sesuai dengan ilmu yang mereka kuasai ataupun
    terlibat dalam pelayanan penginjilan.
  * Doakan organisasi Open Doors yang melatih dan memperlengkapi para
    mahasiswa ini sehingga saat tiba waktunya bagi para mahasiswa ini
    untuk diutus mereka telah siap menderita bagi Kristus.

 S U D A N
  Ada 18 orang pria dan wanita yang lulus dan memperoleh sertifikat
  dari Southwestern Baptist Theological Seminary, tanpa pernah
  sekalipun membuka buku catatan atau menulis paper. Di sebuah wilayah
  yang terpencil di negara Sudan bagian selatan terdapat sebuah
  Sekolah Alkitab yang mengajar para pemimpin gereja lokal tanpa
  menggunakan buku panduan, buku catatan ataupun pensil. Alat yang
  dibutuhkan para murid hanyalah telinga untuk mendengar, mata untuk
  melihat, dan suara yang dapat didengar. Para misionaris
  International Mission Board dan Kenya Baptist mengajarkan Alkitab
  secara oral [lisan]. "Tingkat kelima adalah tingkat pendidikan
  tertinggi yang dicapai para murid." kata Tom Ogalo, misionaris dari
  Kenya Baptist. "Seluruh budaya mereka secara turun-temurun
  didasarkan dari kebiasaan oral. Karena itu masuk akal jika kita
  mulai mengajarkan pendidikan teologia secara oral."

  Pelatihan orang Kristen dalam suatu masyarakat yang mayoritas
  penduduknya buta huruf merupakan tantangan yang serius bagi para
  misionaris. Southwestern Baptist Theological Seminary, di Fort
  Worth, Texas, bekerja sama dengan IMB untuk menemukan cara-cara
  dalam memperlengkapi orang-orang yang belajar secara oral mengenai
  kebenaran-kebenaran Alkitab. Banyak misionaris di seluruh dunia
  menggunakan metode 'Menceritakan/Mengajar Alkitab secara Kronologis'
  (Chronological Bible Storying) yang pertama-tama diperkenalkan oleh
  New Tribes Mission. Konsep ini mengajarkan dengan menceritakan
  kisah-kisah Alkitab secara kronologis dan disampaikan beberapa kali
  serta menghubungkan setiap kisah dengan kisah berikutnya dan juga
  tema/isu teologisnya. Ketika Injil tersebar dengan sukses dalam
  budaya oral dengan menggunakan konsep tersebut, para misionari
  menghadapi tantangan baru. Mereka perlu memperlengkapi para petobat
  baru dengan peran kepemimpinan untuk mengelola gereja-gereja yang
  sedang dirintis.
  Sumber: NEWSBRIEF--2002-08-15
  * Bersyukur atas cara pengajaran Alkitab yang luar biasa unik ini
    untuk memberikan pendidikan teologia formal kepada penduduk di
    Sudan. Berdoa agar pendidikan teologi secara oral [lisan] ini
    dapat dipakai untuk memperlengkapi pelayan-pelayan Tuhan di Sudan.
  * Doakan agar mereka yang telah lulus dari "sekolah" ini dapat
    meningkatkan kualitas pelayanan mereka dalam mengabarkan Injil
    dan menolong penduduk lainnya untuk mempelajari Alkitab.
  * Doakan agar metode "Menceritakan/Mengajar Alkitab secara
    Kronologis" yang disampaikan secara oral ini dapat dipakai sebagai
    sarana efektif untuk mengajar penduduk yang buta huruf.

 L I B Y A
  Voice of the Martyrs melaporkan bahwa duabelas mahasiswa wanita dan
  dua mahasiswa pria dari Universitas Nasser di Tripoli baru-baru ini
  diadili karena kepercayaan mereka kepada Kristus. Seorang pekerja
  Kristen yang mengenal wilayah Libya ini berkata bahwa,
    "Tidak diragukan lagi keempat belas mahasiswa itu akan di penjara
     dalam waktu yang lama. Jika mereka dibebaskan dari penjara, dapat
     dipastikan mereka akan dibunuh keluarganya karena telah
     mempermalukan nama keluarga."
  Penangkapan seperti ini seringkali dihadapi oleh orang-orang percaya
  di wilayah ini. Beberapa mahasiswa lain juga ditangkap karena alasan
  yang sama. Namun mereka sekarang telah dibebaskan (indikasi bahwa
  mereka tidak lagi menganut agama Kristen dan berbalik ke agama
  asalnya).
  Sumber: Mission Network News, August 23rd, 2002
  * Berdoa untuk perlindungan dan kekuatan iman orang-orang Kristen di
    Libya agar mereka terus bersemangat melayani Tuhan ditengah
    tantangan yang mereka hadapi dan tidak melarikan diri dari iman
    mereka maupun dari kepercayaan mereka.
  * Doakan agar orang-orang Kristen ini terus mencari hikmat Tuhan
    dalam mengabarkan Injil agar mereka dengan bijaksana dapat
    menghindarkan diri dari pihak-pihak yang ingin menangkap mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

  Organisasi Pelayanan Mahasiswa Kristen
  --------------------------------------
  * Doakan untuk organisasi pelayanan mahasiswa Kristen yang tersebar
    di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa diantaranya
    adalah LPMI (Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia), PERKANTAS
    (Persekutuan Antar Universitas), dsb. yang salah satu usahanya
    adalah menjangkau dan mengenalkan para mahasiswa kepada Yesus.

  * Berdoalah untuk program-program penginjilan yang diadakan untuk
    para mahasiswa, baik secara massal maupun pribadi. Kiranya melalui
    program-program tsb. banyak mahasiswa dimenangkan untuk Kristus.

  * Berdoalah untuk proses follow-up dan berbagai pelatihan yang
    disiapkan guna memperlengkapi para mahasiswa yang telah bertobat
    agar iman mereka dapat terus bertumbuh.

  * Doakan agar lebih banyak mahasiswa Kristen yang memiliki hati yang
    melayani dan terbeban untuk memenangkan jiwa teman-temannya di
    kampus. Berdoa supaya mereka peka mendengar panggilan Allah atas
    diri mereka dan mau menaati rencana kehendak-Nya.

  * Berdoalah untuk studi para mahasiswa Kristen yang ikut melayani
    agar tidak terbengkalai sehingga dapat menyelesaikan studinya
    dengan baik, tepat waktu dan dapat menjadi teladan bagi teman-
    temannya.

  * Berdoalah untuk mahasiswa-mahasiswa Kristen yang merasa terpanggil
    untuk menjadi hamba Tuhan full-time. Doakan agar mereka betul-
    betul jelas akan panggilan Tuhan ini dan mau memperlengkapi diri
    agar dapat dipakai oleh Tuhan secara maksimal.

  * Berdoa supaya pelayanan KEPADA Mahasiswa Kristen bisa mendorong
    dan menggerakkan para mahasiswa yang ingin melayani dan mengenapi
    Amanat Agung sehingga dapat menjadi berkembang menjadi pelayanan-
    pelayanan yang dilakukan OLEH mahasiswa sampai ke ujung bumi.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  Dari: Widjaja Kartika <wwkartika@>
  >Puji Tuhan.
  >Setiap kali saya membaca artikel yg dikirimkan sungguh banyak
  >mendatangkan berkat bagi saya. Saya terpikir untuk membuat link
  >dari web yang saya kelola ke artikel2 mingguan ini, apakah ini
  >memungkinkan dan kalau mungkin mohon informasinya lebih lanjut.
  >Salam, Widjaja

  Redaksi:
  Silakan Anda membuat link ke situs SABDA.org dan edisi/artikel.
  Kami bersyukur dan terus berdoa agar pelayanan kita dapat menjadi
  berkat bagi banyak orang yang berkunjung ke situs Anda ... dan situs
  SABDA.org. Kiranya kasih Tuhan terus dikumandangkan dan disebarkan
  ke seluruh penjuru tempat dimana kita berada. Selamat melayani!

  n.b. Format link/URL sbb.:             .../TAHUN/NOMOR/
  ==>	http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2002/38/
  Untuk edisi lain, hanya perlu menyesuaikan tahun dan nomor edisinya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* Joel News International                    http://www.joelnews.org/
* Mission Network News             http://www.missionnetworknews.org/


______________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2002 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmi, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

      "Janganlah membiarkan seorang pun menganggap engkau rendah
              karena engkau masih muda." (1Timotius 4:12)

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org