Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/misi/2002/27

e-JEMMi edisi No. 27 Vol. 5/2002 (2-7-2002)

Traktat-traktat

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)         Juli 2002, Vol.5 No.27
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Kesaksian Misi]     : Gubuk Kecil di Atas Bukit
 o [Profil/Sumber Misi] : Empat Hukum Rohani, American Tract Society,
                          DigiTracts, Every Home for Christ,
                          World Christian Tract Directory
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Ghana, Kanada, Israel, Ethiopia
 o [Doa Bagi Indonesia] : Poso -- JPTK, Follow-up Seminar Doa di Ambon
 o [Doa Bagi Suku]      : Suku Maiwa (Sulawesi)
 o [Surat Anda]         : Sangat Tertarik dengan Kiriman e-JEMMi
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salah satu cara efektif untuk memberitakan Injil adalah dengan
  membagikan traktat-traktat yang berisi kesaksian atau penjelasan
  tentang Kabar Sukacita Yesus Kristus -- Kabar (=Sangat=) Baik --
  Kabar Keselamatan! Traktat adalah "pekerja" yang tidak pernah lelah
  bekerja selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Melalui
  traktat, Injil dapat diberitakan berulang kali dan dapat menyebar ke
  tempat yang tidak dapat kita jangkau. Kesaksian Misi dalam edisi ini
  mengisahkan tentang pergumulan pekerja EHC saat membagikan traktat-
  traktat di sebuah desa terpencil di India dan bagaimana dia belajar
  bahwa Allah tidak menghendaki seorangpun binasa.

  Selain itu, kolom Sumber Misi juga menyediakan sumber-sumber
  informasi yang memuat informasi traktat secara online dan bagaimana
  mendapatkan traktat tsb. dalam bentuk cetak. Nah, bila anda terbeban
  memberitakan Injil melalui traktat -- baik secara online maupun
  dalam versi cetak, jangan sia-siakan kesempatan ini. Marilah kita
  menaruh hati kepada orang-orang yang masih belum mengenal kasih
  Tuhan, selembar traktat mungkin dapat menjadi jalan baginya untuk
  mendapatkan sukacita surga yang kekal!

  Tuhan menyertai kita!!
  Staf Redaksi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ KESAKSIAN MISI ~~

                       GUBUK KECIL DI ATAS BUKIT
                       =========================

  Tuhan Yesus dengan jelas menyatakan bahwa kita harus menyampaikan
  berita keselamatan kepada semua orang. Berikut ini adalah kesaksian
  yang dialami seorang pekerja Every Home for Christ [Red: Review
  tentang organisasi dan situs EHC dapat anda lihat di kolom Profil/
  Sumber Misi] saat melakukan tugasnya di India. Pekerja ini telah
  mengunjungi banyak desa di sebuah wilayah tertentu yang telah
  ditugaskan baginya. Tugas terakhirnya adalah membagikan traktat dari
  pintu ke pintu di sebuah desa kecil dan terpencil. Dia merasa telah
  mengunjungi semua rumah di desa itu dan bersiap-siap dengan
  sepedanya untuk kembali ke markas EHC yang jaraknya beberapa mil
  dari desa tersebut. Di markas itu dia akan bergabung dengan para
  pekerja EHC lainnya dan menghabiskan malam itu bersama-sama untuk
  istirahat.

  Saat bersiap-siap untuk mengayuh sepedanya sekilas matanya melihat
  sebuah gubuk yang berada di atas bukit. Dia merasa yakin bahwa dia
  belum mengunjungi gubuk itu. Hatinya ragu-ragu karena dia harus
  berjalan mendaki bukit untuk mencapai gubuk itu. Tetapi dia segera
  menyadari menaiki bukit itu sama artinya dia harus bermalam di desa
  itu atau sama waktunya dengan perjalanan yang akan dia tempuh menuju
  markas EHC. Dia memilih untuk kembali ke markas karena dia berpikir
  itu hanyalah sebuah gubuk kecil. Saat dia mengayuh sepedanya sebagai
  satu-satunya alat transportasi yang dimilikinya, pedal sepeda itu
  sulit sekali digerakkan. Saat dia turun untuk memeriksa kondisi
  sepedanya, dia melihat bahwa kedua ban sepedanya gembos karena ia
  telah menaiki sepeda itu seharian. Beberapa warung di desa itu masih
  buka dan pekerja itu bergegas untuk meminjam pompa sepeda di salah
  satu warung itu. Masih ada sedikit udara di ban sepedanya, dipompa
  sedikit saja maka dia bisa kembali ke markas.

  Namun sayang tidak satupun dari warung di desa itu yang memiliki
  pompa sepeda. Lalu, saat membayangkan akan menuntun sepedanya
  beberapa mil pada malam itu, dia melihat seorang pemuda berjalan ke
  arahnya. "Anak muda," tanya pekerja itu, "apakah ada penduduk desa
  ini yang memiliki pompa sepeda?" "Oh, ada seorang pria tua yang
  memilikinya. Dia tinggal di dekat desa ini. Saya pernah melihatnya
  menggunakan pompa sepeda. Jika anda melihat dengan teliti, anda
  dapat melihat rumahnya di atas bukit." Allah tidak menghendaki
  seorang pun binasa. Hal itu yang terpikirkan dalam benak pekerja EHC
  itu saat dia memanggul tasnya yang berisi traktat-traktat Injil dan
  mendaki ke atas bukit.

  Pria tua yang tinggal di sebuah gubuk di atas bukit senang sekali
  atas kunjungan pekerja EHC. Pria tua itu lebih bersukacita saat si
  pekerja EHC memberinya traktat untuk dibaca. Tanpa ragu-ragu, pria
  tua tadi membaca traktat itu. Dia telah belajar membaca beberapa
  tahun yang lalu namun literatur Kristen seperti itu jarang ditemukan
  di tempatnya. Pria tua itu juga memiliki sebuah pompa sepeda dan dia
  dengan senang hati meminjamkannya kepada si pekerja EHC. Keesokan
  harinya saat si pekerja EHC mendaki ke bukit itu lagi untuk
  mengembalikan pompa, tampak jelas baginya bahwa Allah mengasihi pria
  tua di atas bukit itu sampai-sampai si pekerja EHC perlu menempuh
  perjalanan dua kali dalam sehari untuk menuju gubuk kecil di atas
  bukit itu. Allah sungguh-sungguh tidak menghendaki seorang pun
  binasa.

  Sumber: FAX OF THE APOSTLES -- Juni 2002

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 "EMPAT HUKUM ROHANI"
==>     http://www.greatcom.org/indonesian/four.htm
  "Empat Hukum Rohani" adalah traktat yang dalam bahasa Indonesia
  diterbitkan oleh LPMI (Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia).
  Traktat yang juga disajikan secara online ini merupakan salah satu
  cara/sarana efektif untuk mengenalkan Kristus kepada mereka yang
  belum mengenal-Nya.
  Traktat "Empat Hukum Rohani" juga bisa dibaca di:
==>     http://www.ccci.org/laws/indonesian/
==>     http://www.ccci.org/laws/javanese/     [dalam bahasa Jawa]

 AMERICAN TRACT SOCIETY
==>     http://www.gospelcom.net/ats/
  American Tract Society mendorong orang Kristen untuk menceritakan
  tentang pengharapan sejati -- yang hanya didapat di dalam Yesus
  -- melalui traktat-traktat yang diterbitkannya. Dalam rangka
  memperingati "The Fourth of July Celebration" (hari kemerdekaan
  USA), ATS juga menerbitkan beberapa traktat yang bertema senada.
  Melalui situs yang berorientasi pada penginjilan ini, anda juga
  dapat membaca renungan mingguan ataupun mengirimkan traktat ATS
  kepada teman-teman anda.

 DIGITRACTS
==>     http://www.digitracts.com/
  DigiTracts (sumber-sumber untuk Evangelism) menyajikan traktat-
  traktat online. Bekerjasama dengan American Tract Society,
  DigiTracts menampilkan traktat-traktat yang dapat anda gunakan untuk
  mensharingkan iman anda kepada teman-teman ataupun keluarga anda.
  Dengan demikian DigiTracts dapat menjangkau pelayanan secara online
  dengan lebih luas.

 EVERY HOME FOR CHRIST (EHC)
==>     http://www.ehc.org
  Every Home for Christ (EHC) adalah sebuah pelayanan yang bergerak
  dalam hal penyediaan buklet-buklet Injil (trakat) dan bahan-bahan
  Pemahaman Alkitab yang diharapkan dapat didistribusikan dari rumah
  ke rumah ke sebanyak mungkin negara di dunia. Selain untuk
  penginjilan, bahan-bahan tsb. juga untuk menolong para petobat baru
  untuk semakin bertumbuh imannya. EHC melakukan pelayanan pertama
  kalinya pada tahun 1953 di Jepang dan telah menggerakkan para
  pekerjanya untuk mendistribusikan secara sistematis buklet-buklet
  Injil dari rumah ke rumah di 191 negara. Selain membagikan buklet,
  para pekerja itu selalu menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk
  menceritakan Injil kepada setiap orang yang mereka jumpai, dan hasil
  yang telah dicapai oleh EHC sampai saat ini:
  * Buklet Injil yang telah didistribusikan    :  2.047.901.193
  * Respon yang diterima EHC                   :     27.855.281
  * Materi Kursus Alkitab yang dikirim         :     32.420.281
  * Kelompok Persekutuan Kristen yang terbentuk:         43.514

  Every Home for Christ juga menerbitkan buletin doa bulanan "Fax of
  the Apostles". Buletin yang tersedia dalam bentuk FAX maupun email
  ini ditujukan bagi umat percaya yang memiliki hati untuk mendoakan
  mereka yang masih terhilang. Kesaksian yang ditampilkan dalam kolom
  Kesaksian Misi diambil dari buletin "Fax of the Apostles." Bila
  ingin berlangganan, silakan kunjungi situs web di atas.

 WORLD CHRISTIAN TRACT DIRECTORY
==>     http://www.tractlist.com
  Tujuan dari situs World Christian Tract Directory adalah menyediakan
  informasi tentang beragam organisasi dan pelayanan yang
  mempublikasikan traktat Kristen. Di dalamnya anda akan mendapat
  informasi alamat URL maupun email organisasi pelayanan mereka dan
  anda juga bisa mendapatkan contoh traktat-traktat yang mereka
  terbitkan sehingga anda bisa memesannya langsung. Ditambah lagi ada
  beberapa informasi organisasi yang juga menyajikan traktat dalam
  berbagai bahasa. Beberapa organisasi lainnya menawarkan traktat-
  traktat yang sekaligus berisi Tafsiran Ayat, dsb. Informasi lengkap
  dapat diperoleh saat anda berkunjung ke situs World Christian Tract
  Directory.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 G H A N A
  Fokus pelayanan The American Leprosy Mission (ALM) ditujukan pada
  para penderita penyakit lepra/kusta yang tinggal di sepanjang Pantai
  Gading (Ivory Coast) dan Ghana. Sehubungan dengan semakin
  bertambahnya jumlah penderita dan juga sifat alami penyakit ini yang
  merusak secara agresif, ALM mencoba menolong para penderita yang ada
  di kedua wilayah tersebut. Seorang perwakilan dari ALM menjelaskan
  bahwa dengan perawatan efektif yang mereka lakukan, jumlah penderita
  kusta mengalami penurunan dan ALM bisa melihat bahwa penyakit kusta
  ini dapat segera diatasi. Lalu, ALM minta pimpinan Allah untuk
  menunjukkan beberapa penyakit yang jarang sekali mendapat perhatian
  dari beberapa organisasi lain. Salah satu dari penyakit itu adalah
  "Buruli Ulcer" yang menyerang penduduk di Afrika Barat. ALM mendapat
  kesempatan untuk memberitakan tentang pengharapan Injil saat
  melayani para pasien yang mengidap penyakit tersebut. Para pekerja
  ALM, selain menolong perawatan para penderita penyakit itu di rumah
  sakit, pada saat yang sama mereka juga membagikan Perjanjian Baru
  dan traktat-traktat Injil kepada para pasien. Firman Tuhan mulai
  diterima melalui diri para pasien. Karena sebagian besar dari pasien
  itu dirawat di rumah sakit dalam jangka waktu yang lama maka para
  pekerja ALM mendapat banyak kesempatan untuk menjalin hubungan
  dengan mereka secara pribadi. Dengan demikian terbuka banyak
  kesempatan untuk mensharingkan Injil kepada para pasien.
  Sumber: Mission Network News, April 5, 2002
  * Doakan setiap pelayanan yang dilakukan ALM dalam mensharingkan
    Injil kepada para penderita kusta dan Buruli Ulcer yang ada di
    wilayah Ghana, Pantai Gading dan Afrika Barat.
  * Berdoa agar benih-benih Injil yang ditanam dalam diri setiap
    pasien di rumah sakit dapat terus berakar, bertumbuh dan
    berkembang saat mereka siap meninggalkan rumah sakit dan bergabung
    kembali dengan keluarga mereka. Doakan supaya Allah bisa memakai
    mereka sebagai saksi untuk memenangkan keluarganya.

 K A N A D A
  Apa yang menyebabkan gereja-gereja barat bertumbuh/bermultiplikasi?
  Telah diketahui bahwa ada gereja-gereja Kristen di "Two-Thirds
  World" (Asia, Afrika, Amerika Latin,...) yang bisa bertumbuh dengan
  sangat pesat; bagaimana dengan gereja-gereja di barat? The Victory
  Churches, sebuah gerakan perintisan gereja yang dimulai di Kanada
  tahun 1986, telah mengembangkan 11 gereja menjadi 68 gereja hanya
  dalam jangka waktu 12 tahun. "Pertumbuhan yang menakjubkan sebesar
  600%" demikian komentar Jay Weaver, seorang pelatih perintisan
  gereja bagi Alliance for Saturation Church Planting (ASCP).
  Sementara itu, John Wilson dari World Team yang juga merupakan
  seorang pelatih perintisan gereja untuk berbagai denominasi
  mengatakan bahwa fokus gerakan perintisan adalah sebagai berikut:
  1. Visi:
     Berawal dari tujuan multiplikasi, visinya adalah gereja-gereja
     akan bermultiplikasi/berlipatganda. Tidaklah realistik jika harus
     menunggu sampai 'gereja induk' berumur 75 tahun sebelum mulai
     merintis gereja-gereja baru.
  2. Tim Perintisan Gereja:
     Gerakan The Victory Churches selalu merintis berdirinya gereja-
     gereja baru dalam satu tim. Paling sedikit dalam tim itu ada
     seorang anggotanya yang mempunyai karunia apostolik dan visi.
     Orang tersebut bisa saja seorang pendeta yang hatinya terbeban
     untuk merintis berdirinya gereja- gereja baru dan tidak hanya
     memperhatikan kebutuhan satu gereja. Sedangkan tim tersebut dapat
     dipimpin oleh seorang penatua, pendeta ataupun orang awam.
  3. Pemimpin Apostolik:
     Karunia yang apostolik/rasuli diperlukan bagi perintisan gereja
     -- tetapi orang/karunia tidak dapat bekerja sendiri -- sebuah
     kerjasama tim sangat diperlukan. Bahaya dari perintisan gereja
     yang terlalu cepat atau tanpa tim adalah dangkalnya pemahaman,
     lemahnya pemuridan dan pelatihan.
  Sumber: FridayFax, May 24, 2002
  * Doakan pengembangan perintisan gereja di Kanada supaya
    menghasilkan gereja-gereja baru yang memiliki dasar yang kuat.
  * Berdoa untuk The Victory Churches agar menemukan inovasi-inovasi
    baru dalam mengembangkan pelayanannya.

 I S R A E L
  Igor dan Svetlana pernah tinggal di Ukraina bersama dengan seorang
  anak perempuan mereka. Selama 18 tahun, Igor tidak hanya kecanduan
  heroin tetapi juga terlibat dalam tindak kejahatan dan prostitusi.
  Igor akhirnya mencapai suatu titik dimana gaya hidupnya telah sangat
  merusak kesehatannya bahkan para dokter pun menyerah. Tubuhnya mulai
  membusuk. Istri dan anaknya meninggalkan Igor karena tidak mungkin
  lagi hidup bersamanya. Suatu hari Igor terbangun dan dia melihat
  Allah berbicara padanya. Allah menunjukkan bahwa Dia telah
  melindunginya sampai saat itu dan telah menyelamatkan hidupnya.
  Peristiwa itu membuat Igor menerima Yesus dan hidupnya diubahkan
  secara total. Igor lalu kembali kepada istri dan anaknya, lalu
  mereka berimigrasi ke Israel untuk memulai sebuah pelayanan gereja
  di rumah mereka. Ruang tamu di rumah mereka terlalu kecil untuk
  menampung 45 penduduk yang datang beribadah, lalu mereka berdoa agar
  dapat membangun gereja "Bread of Life". Allah mencukupkan dana untuk
  membangun gereja tersebut dengan menggerakkan sekelompok orang
  Kristen di Jerman yang mengetahui tentang kebutuhan tersebut.
  Sumber: FridayFax, June 7, 2002
  * Doakan pelayanan yang dilakukan Igor dan keluarganya agar dapat
    dipakai untuk memenangkan lebih banyak jiwa.
  * Berdoa supaya Allah yang setia mencurahkan berkat dan perlindungan
    bagi keluarga Igor dalam melaksanakan setiap pelayanan yang
    dipercayakan Allah kepada mereka.

 E T H I O P I A
  Gereja di Ethiopia terus bertumbuh dan penganiayaan pun turut
  bertambah juga. Bulan Maret 2002, ada sekelompok orang yang
  menyerang sebuah gereja di bagian timur kota Asaita. Pekerja dari
  Open Doors melaporkan bahwa para pemimpin gerombolan itu telah
  merencanakan untuk membakar habis gereja Protestan 'Mekane Yesu'.
  Namun polisi tiba tepat pada waktunya sehingga dapat mencegah aksi
  pembakaran tersebut. Karena bangunan gereja mengalami kerusakan,
  ibadah dilakukan di bawah naungan tenda sampai kerusakan-kerusakan
  utama dalam gereja selesai diperbaiki. Saat ini para jemaat tersebut
  sudah dapat beribadah kembali dalam gereja. Menurut pengamat, tindak
  kekerasan itu disebabkan oleh pelayanan sosial yang dilakukan oleh
  orang-orang Kristen -- "sebagian besar gereja Kristen Protestan
  memiliki program-program untuk menolong penduduk miskin. Hal ini
  menimbulkan ketegangan di antara beberapa kelompok/kepercayan lain
  yang ada di Ethiopia." Meskipun demikian, baru-baru ini diperkirakan
  bahwa jumlah umat Protestan dan Injili di Ethiopia telah berkembang
  dari 3,5 juta orang pada tahun 1985 menjadi 10+ juta orang saat ini!
  Sumber: Mission Network News, May 31, 2002
  * Bersyukur atas penyertaan Allah bagi jemaat Kristen di Ethiopia
    sehingga mereka bisa menanggung setiap penganiayaan yang mereka
    alami dan dapat terus bertumbuh secara kualitas dan kuantitas.
  * Berdoa agar pelayanan yang diberikan kepada orang-orang miskin
    dapat menolong kehidupan masyarakat di sekitar mereka dan
    memuliakan nama Tuhan.
  * Doakan supaya gereja-gereja di Indonesia mencontoh gerakan yang
    dilakukan oleh gereja-gereja di Ethiopia dan tergerak untuk
    memperhatikan serta menolong orang-orang.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

  Poso -- Jaringan Pemerhati Tragedi Kemanusiaan (JPTK)
  -----------------------------------------------------
  * Teruslah berdoa bagi situasi keamanan di Poso. Penculikan dan
    pembunuhan masih juga terjadi. Dalam situasi yang belum stabil
    secara keseluruhan, isu-isu bermotif provokasi akan sangat mudah
    untuk memancing emosi masyarakat untuk berbuat kerusuhan. Oleh
    karena itu doakan masyarakat di Poso agar tidak terpancing pada
    isu-isu yang provokatif.

  * Berdoa bagi pelayanan JPTK didalam mengupayakan berbagai usaha
    untuk meredam emosi penduduk Poso dan mengupayakan terjadinya
    situasi yang kondusif, aman, dan stabil di Poso.

  Sumber: Buletin Visi dan Prakarsa (VIP), Tahun IV/Edisi Juni 2002

  Follow-up Seminar Doa di Ambon
  ------------------------------
  * Bersyukur atas Anugerah-Nya bagi gereja-gereja di Ambon. Dalam
    situasi konflik yang masih terus berlangsung sampai saat ini dan
    keamanan yang belum kondusif, gereja-gereja di Ambon diberi
    kesempatan untuk menyelenggarakan Seminar Doa bulan Mei yang lalu.
  * Doakan agar api transformasi yang didapatkan terus menyala dalam
    kehidupan mereka.
  * Doakan penerapan atas keputusan yang mereka ambil, antara lain
    untuk  berdoa bersama seminggu sekali.
  * Berdoa supaya kegerakan doa bersama ini semakin meluas sehingga
    lebih banyak lagi para pendoa syafaat dibangkitkan di Ambon dimana
    mereka menjadi penjaga bagi kota mereka.

  Sumber: Buletin Visi dan Prakarsa (VIP), Tahun IV/Edisi Juni 2002

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI SUKU ~~

 SUKU MAIWA
  Rumpun                       : Bugis
  Wilayah                      : Sulawesi
  Jumlah Penduduk              : 50.000
  Persentase Kristen           : 0%
  Kristen yang diketahui       : 0
  Alkitab                      : Belum
  Film Yesus                   : Belum

  Suku Maiwa merupakan salah satu suku di Kecamatan Maiwa, Kabupaten
  Enrekang. Mata pencaharian penduduk Maiwa berupa petani dan
  peternak. Selain itu perkebunan kelapa, kopi, kapak dan cengkeh juga
  sebagai sumber penghidupan mereka. Menurut sensus penduduk, jumlah
  wanita lebih banyak dari pria. Perbedaan ini, tentu mempengaruhi
  munculnya problema dalam keseimbangan pernikahan. Sampai sekarang
  belum diketahui dengan pasti berapa jumlah murid Yesus dari suku
  ini. Juga tidak diketahui usaha-usaha pengjangkauan suku ini.
  Walaupun demikian, kita berharap Allah membuka hati orang Maiwa,
  hingga saat yang tepat, Kabar Baik disampaikan.

  POKOK DOA:
  ----------
  1. Belum ada yang percaya dari suku ini. Namun ada orang Kristen
     pendatang yang tinggal di Maiwa. Doakan mereka supaya menerangi
     bagi suku ini dengan berani bersaksi kepada suku Maiwa,
     menceritakan Kabar Baik.

  2. Pemda Sulawesi Selatan lebih bijak mengatur pembangunan mencapai
     sasaran, kebutuhan suku ini sehingga dapat menaikkan taraf hidup
     suku Maiwa.

  3. Doakan perintisan pelayanan, petugas yang setia, tekun di utus
     Tuhan ke sana dan bekerja bagi Dia. Doakan juga sarana
     penginjilan yang digunakan baik traktat, Alkitab dan literatur
     lainnya agar dapat dimengerti orang Maiwa. Doakan supaya ada
     Alkitab yang diterjemahkan dalam bahasa suku ini, sehingga
     memudahkan mereka mengerti Kebenaran Firman Tuhan.

  4. Roh Kudus mencelikkan mata rohani orang Maiwa terbuka kepada
     kebenaran Injil.

  Sumber: CD SABDA, Topik: 19113

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  Dari: "Taty Solisa" <S_Bcenter@>
  >Hai all,
  >Salam Sejahtera dalam Tuhan kita Yesus Kristus!
  >Saya sangat tertarik dengan kiriman email yang sangat menguatkan
  >ini. Tuhan memberkati setiap pekerjaan redaksi yang sudah
  >mengforward semua kesaksian yang membangun.
  >Taty Solisa

  Redaksi:
  Thanks atas surat dan juga doanya. Maukah anda menyaksikan berkat-
  berkat apa yang telah menguatkan anda dari publikasi e-JEMMi ini?
  Atau:
  - Bagaimana anda menggunakan bahan-bahan dari e-JEMMi?
  - Manfaat apa diperoleh dari e-JEMMi bagi anda/gereja/persekutuan?
  - Usaha/ide apa yang anda lakukan agar bahan-bahan ini juga dapat
    dipakai dan dirasakan manfaatnya oleh orang lain?
  - Selain berdoa, peran apa yang dapat anda/gereja/persekutuan anda
    berikan bagi Indonesia/dunia?
  Bagi para pembaca e-JEMMi lain yang ingin menjawab atau memberikan
  kesaksikannya, kami senantiasa menunggu kiriman kesaksian anda. Oke?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* FridayFax                  http://www.egroups.com/groups/FridayFax/
* Mission Network News             http://www.missionnetworknews.org/
* Buletin Fax of the Apostles                     http://www.ehc.org/

______________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2002 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmi, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

        "Orang-orang yang Menabur dengan Mencucurkan Air Mata,
                  Akan Menuai dengan Bersorak-sorai"

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org