Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2023/03/24

Jumat, 24 Maret 2023 (Minggu Pra-Paskah 4)

Matius 24:1-14
Panggilan Cinta

Pada setiap zaman selalu ada tokoh atau aliran kekristenan yang memprediksi waktu kedatangan Kristus. Sering kali prediksi ini mendapat pembenaran dari isu-isu perang dan bencana yang sedang terjadi, lalu disambut oleh orang-orang yang sudah lelah dengan penderitaan hidup. Akibatnya, mereka termakan oleh ajaran palsu dan melakukan berbagai perbuatan sia-sia yang menyesatkan diri mereka sendiri.

Yesus menyatakan tentang kehancuran Bait Suci dan Yerusalem yang juga merupakan bayang-bayang dari kedatangan-Nya yang kedua kali (1-3).

Tidak ada janji bahwa kehidupan pengikut Kristus akan baik-baik saja. Semua orang akan mengalami kesulitan seperti perang, bencana alam, dan juga kelaparan (6-7). Tetapi, orang percaya akan mengalami hal yang lebih berat, yaitu penolakan karena iman mereka kepada Yesus (9-10). Apa yang membuat hal ini makin berat dan menyakitkan adalah akan ada saudara-saudara seiman yang menjadi murtad dan menyerahkan mereka kepada penguasa yang jahat. Hal itu sudah tergenapi di dalam sejarah gereja sejak era pemerintahan Romawi.

Inilah yang terjadi jika kasih menjadi dingin. Saudara seiman yang seharusnya saling mengasihi dan rela memberi hidupnya, malah menyerahkan hidup saudaranya demi keamanan diri sendiri.

Akan tetapi, pengharapan tetaplah ada, karena selalu ada orang-orang yang mau terus mengasihi di dalam kesulitan. Merekalah para pemberita Injil kasih Kristus. Injil memampukan orang-orang yang mendengarkan dan memercayainya untuk terus berjuang, sekalipun keadaan sangat sulit dan desas-desus tentang akhir zaman diserukan di mana-mana.

Tuhan tidak mengajari kita untuk menebak-nebak waktu kedatangan-Nya. Ia memanggil kita untuk menyadari bahwa iman Kristen akan berhadapan dengan realitas hidup yang sulit, bahkan dengan situasi yang penuh kebencian dan permusuhan. Tetapi, Ia juga memanggil kita untuk tetap mempertahankan kasih di dalam anugerah-Nya. Mari terus belajar mengasihi di dalam kondisi sesulit apa pun. [JHN]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org