Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2022/02/22

Selasa, 22 Februari 2022 (Minggu ke-7 sesudah Epifani)

Yeremia 19:1-15
Peringatan Keras!

Masih berhubungan dengan tukang periuk. Sebelumnya, Allah menegur Yehuda melalui perkataan Nabi Yeremia. Namun, kali ini Allah memberikan peringatan keras melalui tindakan simbolis yang dilakukan oleh Nabi Yeremia, yaitu memecahkan buli-buli di hadapan orang Yehuda (10).

Jika Allah sebelumnya menegur dan mengingatkan bangsa Yehuda melalui perkataan, kini Allah memberikan gertakan kepada mereka. Allah menyuruh Nabi Yeremia membeli buli-buli yang terbuat dari tanah lalu mengajak para tua-tua bangsa itu serta beberapa imam yang tertua (1). Tujuannya adalah untuk mendengarkan apa yang akan Allah lakukan terhadap bangsa mereka. Tempat yang dituju juga sudah Allah tetapkan, yakni Ben-Hinom (2), tempat di mana bangsa itu mempersembahkan korban bakaran untuk para Baal. Dengan memecahkan buli-buli di hadapan para tua-tua dan imam tertua bangsa itu (10), seharusnya mereka menyadari bahwa kali ini Allah serius mengingatkan mereka.

Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Jika Allah berjanji akan memelihara umat yang setia kepada-Nya, Ia juga berjanji akan menghukum umat yang tidak setia kepada-Nya. Mereka yang meremehkan dan mengabaikan perkataan Allah akan melihat kuasa Allah yang besar turun atas mereka. Mereka yang tidak mau bertobat sesuai teguran Allah akan melihat murka Allah menimpa mereka.

Terkadang kita menganggap bahwa Allah tidak mungkin menghukum kita karena Dia mengasihi kita. Jika kita pernah berpikir demikian, maka sesungguhnya kita tidak mengenal Allah. Allah tidak pernah main-main dengan perkataan-Nya. Jangan menunggu murka-Nya turun atas hidup kita. Cukuplah teguran dari Allah melalui firman-Nya, karena firman-Nya adalah "Ya dan Amin!"

Marilah kita terus belajar mengenali suara Allah melalui firman yang kita baca dan dengar! Segeralah bertobat dan kembali kepada Allah saat Allah mengajar kita melalui firman-Nya! Kesombongan dan kekerasan hati hanya akan mendatangkan hukuman dan murka dari Allah. [MAR]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org