Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2021/03/14

Minggu, 14 Maret 2021 (Minggu Pra-Paskah 4)

Yohanes 12:37-43
Melihat dan Percaya

Sebagian orang akan percaya kepada seseorang atau terjadinya suatu peristiwa bila mereka sudah bertemu atau menyaksikan kehebatan orang itu atau kebenaran peristiwanya.

Demikian yang terjadi dengan mukjizat yang Tuhan Yesus adakan. Karena melihat mukjizat, beberapa orang percaya kepada-Nya. Namun, meski sudah banyak melihat, beberapa orang lainnya tetap tidak mau percaya, bahkan menolak keberadaan Yesus (37). Ada juga yang sekalipun percaya, namun takut dikucilkan oleh komunitasnya atau tidak lagi diterima dan dihormati sehingga memilih untuk diam dan menyembunyikan sikap percayanya itu (42, 43).

Inilah sikap orang-orang yang ada di Yerusalem saat itu. Berulang kali Yesus mengundang mereka untuk percaya kepada-Nya. Bahkan, di hari-hari terakhir-Nya Ia masih mengingatkan agar orang-orang yang sudah melihat mukjizat dan mendengarkan pengajaran-Nya mau percaya. Namun, mereka tetap tegar, sama seperti orang-orang Yehuda pada zaman nabi Yesaya ketika sang nabi mengajak mereka untuk bertobat dari sikap memberontak mereka kepada Tuhan. Kondisi ini juga menggenapi nubuat Yesaya.

Terhadap pemberontakan manusia, Tuhan jugalah yang berdaulat atas mereka. Tuhan yang membuat telinga mereka tidak mau mendengar, mata mereka tidak mampu melihat, dan hati mereka menjadi degil. Mengerikan sekali kalau kesempatan yang Tuhan berikan itu tetap direspons dengan kedegilan hati. Maka, masa anugerah Allah itu juga akan tertutup. Bila saat itu tiba, tidak ada lagi kesempatan bagi manusia untuk berbalik dari dosanya kepada Allah. Tidak ada lagi pengampunan atau pemulihan dari dosa.

Kita sendiri tentu telah melihat dan terus-menerus merasakan kebaikan dan kasih Allah, serta perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dalam hidup kita setiap hari. Semua itu adalah cara Allah memanggil kita untuk menjadi percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya. Selagi pintu anugerah Allah masih terbuka lebar bagi kita, selagi masih ada kesempatan untuk percaya, marilah datang merespons panggilan-Nya. [INK]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org