Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/12/11

Jumat, 11 Desember 2020 (Minggu Adven ke-2)

Hosea 9:10-17
Bernostalgia

Nostalgia diartikan sebagai kenangan manis pada masa yang telah lama silam. Ini mengandung kerinduan pada sesuatu, seperti keadaan, seseorang, suatu peristiwa atau tempat yang jauh letaknya atau yang sudah tidak ada sekarang.

Dalam bacaan hari ini, tampaknya Allah sedang bernostalgia. Ia sedang mengingat sebuah kenangan indah tentang perjumpaan-Nya dengan Israel. Allah menggambarkan pertemuan-Nya itu seperti Dia berjalan di padang gurun dan menemukan buah anggur, itulah Israel. Dalam konteks padang gurun, buah itu tentu sesuatu yang langka dan menyegarkan. Ia laksana seorang yang mencicipi buah sulung pohon ara (10).

Sayangnya, kenangan manis itu hanya sementara. Selanjutnya, Allah melihat kenangan pahit yang berisi pemberontakan, kebebalan, dan perzinaan. Bangsa Israel sudah beribadah dan membaktikan diri kepada Baal. Bahkan, mereka berani menikahi perempuan Moab di Baal-Peor (bdk. Bil. 25:1-9). Mereka tidak tahan menghadapi godaan kesuburan yang ditawarkan. Demikian juga pada saat di Gilgal. Itu adalah tempat pertama yang mereka datangi di tanah Kanaan. Di situ pula mereka mengangkat Saul menjadi raja. Mereka menolak Allah. (lih. 1Sam.11; bdk. Kej. 49:8-12). Pendeknya, kenangan pahit lebih banyak daripada kenangan manis.

Bangsa Israel tidak belajar dari sejarah. Mereka mengulangi kesalahan nenek moyangnya. Mereka mencari kesuburan kepada Baal. Mereka meninggalkan Allah yang mampu memberikan segalanya kepada mereka, demi kesia-siaan. Ketidaksetiaan, kebebalan, dan sikap tidak mengenal Allah terus berulang dalam sejarah Israel.

Bagaimana dengan kita? Dalam persekutuan bersama Allah, apakah kita sudah hidup menyenangkan-Nya sehingga akan menjadi kenangan manis untuk diingat di kemudian hari?

Mari kita hidup benar di hadapan-Nya, agar tercipta nostalgia yang manis dalam perjalanan rohani kita dengan Allah. Kita memohon kepada-Nya agar diberi hikmat, kekuatan, dan pertolongan dalam melakukan hal baik untuk menjadi sebuah nostalgia. [JMH]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org