Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/11/18

Rabu, 18 November 2020 (Minggu ke-24 sesudah Pentakosta)

Yesaya 29:17-24
Bersabar dan Bertekun

Hidup ini ibarat kita sedang berada dalam ruang kelas pembelajaran. Ketika guru memberikan penjelasan, ada yang dapat kita mengerti, tetapi ada juga yang sulit kita mengerti. Dan ketika waktu ujian datang, pelajaran yang mudah kita mengerti dapat dengan mudah kita jawab sehingga hasilnya bisa dipastikan baik. Akan tetapi, pelajaran yang tidak kita pahami sulit untuk kita jawab. Bisa jadi, kita gagal atau mendapat nilai yang rendah. Untuk memperbaikinya, kita perlu belajar lagi dan melakukannya dengan sabar serta tekun.

Bangsa Israel, bisa jadi tidak memahami alasan penderitaan yang mereka alami. Mungkin mereka bertanya-tanya, mengapa mereka harus meninggalkan tanahnya dan terbuang ke negeri asing. Bisa jadi, mereka bertanya-tanya tentang maksud Allah tetapi gagal memahaminya.

Namun, janji Allah akan digenapi dan akhirnya mereka akan mengerti. Akan tiba waktunya, mereka akan mengalami keselamatan (17). Allah akan mengubah keadaan mereka menjadi baik kembali. Keadaan orang-orang yang semula buruk, baik keadaan jasmani maupun rohani mereka akan dipulihkan oleh Allah. Tidak akan ada lagi kesengsaraan sebab hal itu akan digantikan dengan sukacita (18-19). Keadaan yang berkebalikan seperti itu juga akan dialami orang-orang yang menimbulkan kesengsaraan di tengah umat Allah. Mereka akan hilang lenyap, mereka akan mendapat hukuman yang berat dari-Nya.

Saat itu, Israel akan mengerti alasan di balik semua penderitaan yang terjadi. Apa yang harus mereka lakukan adalah bersabar dan bertekun. Mereka hanya perlu menunggu, hingga tiba waktu penyelamatan.

Ada kalanya di tengah kehidupan, kita merasa seperti orang bodoh. Kita tidak mengerti kenapa sebuah peristiwa harus terjadi. Kalau sudah begitu, kita harus bersabar. Namun, bukan berarti kita hanya diam dan tidak melakukan apa pun. Sabar berarti terus berusaha menjalani kehidupan sekalipun berat. Saat kita telah memahami kebenaran firman Allah, ketahanan kita untuk menjalani kehidupan akan bertambah pula. [KRS]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org