Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/09/27

Minggu, 27 September 2020 (Minggu ke-17 sesudah Pentakosta)

Mazmur 112
Bahagia Orang Benar

Mazmur ini menyebut dua tipe orang, yaitu orang yang takut akan Tuhan (1-3) dan orang benar (4-10). Pada bagian tertentu tidak ada perbedaan antara keduanya. Orang yang takut akan Tuhan dapat dikatakan sebagai orang benar juga. Menurut pemazmur, orang yang takut akan Tuhan dan yang suka pada perintah-Nya adalah orang yang akan diberkati. Orang seperti itu akan memiliki keturunan yang perkasa; angkatannya diberkati, harta miliknya akan tetap, dan kebajikannya akan dikenang (2-3).

Setiap orang percaya ingin menikmati berbagai hal yang dijanjikan Tuhan. Namun, kita sering kali tidak memperhatikan atau bahkan menyepelekan syarat dan ketentuan yang diminta oleh Tuhan, yaitu takut akan Tuhan. Di sini pemazmur menekankan bahwa takut akan Tuhan adalah prinsip utama dari semua kebijaksanaan dan sumber kebahagiaan sejati.

Ketika seseorang hidup dalam takut akan Tuhan, dapat dipastikan bahwa ia akan membenci kejahatan, kesombongan, kecongkakan, tingkah laku jahat, dan mulut penuh tipu muslihat (lih. Ams. 8:13). Hal itu karena ia telah menghayati sikap takut akan Tuhan sebagai sistem berpikir, cara hidup, dan jalan kerohanian. Hidup yang demikian tidak hanya menyelamatkan kita; orang-orang di sekitar kita juga akan merasakan dampak positif dari kehidupan kita. Sedangkan, harta kekayaan dan nama baik akan mengikuti sebagai berkat Tuhan.

Ketika berbicara tentang orang benar, pemazmur menuliskan beberapa ganjaran yang akan diberikan Tuhan kepada orang benar (4-7). Namun, apakah kita dapat menyebut diri sebagai orang benar, padahal tidak ada seorang pun yang benar? Paulus menjelaskan bahwa orang benar adalah orang yang percaya kepada Tuhan sehingga berdasarkan imannya itu Allah membenarkannya (Rm. 4:5).

Tidak mengherankan jika pemazmur menyamakan orang benar dengan orang yang sungguh-sungguh mempertaruhkan hidupnya untuk Tuhan. Ia tidak khawatir; ia percaya Allah mengendalikan semuanya. [CCT]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org