Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/03/30

Senin, 30 Maret 2020 (Minggu Pra Paskah 5)

Lukas 22:14-23
Perjamuan Kudus

Makan bersama kerap menjadi momen untuk memperingati peristiwa penting, salah satunya adalah perpisahan. Sebelum berpisah, biasanya, kita akan berkumpul bersama dengan orang terkasih. Tentu saja, acara utama pertemuan itu bukan untuk makan semata. Kesempatan itu biasanya kita pakai untuk berbicara dari hati ke hati bersama handai tolan sebelum momen perpisahan tiba.

Yesus pun melakukan hal serupa sebelum disalib dan "berpisah" dengan murid-murid-Nya. Ia menggunakan perjamuan makan Paskah terakhir untuk mencurahkan isi hati-Nya. Pada momen ini, Yesus memberi tahu mereka bahwa saat-saat penderitaan-Nya sebagai Anak Manusia akan segera tiba.

Yesus tidak menjadikan momen makan Paskah terakhir itu sebagai acara perpisahan belaka. Di situ, Ia menyelipkan sebuah pengajaran penting, bukan hanya kepada murid-murid-Nya saat itu, tetapi bagi setiap orang percaya di sepanjang zaman. Yesus berpesan agar perjamuan Paskah terus dilakukan untuk memperingati penderitaan-Nya. Roti melambangkan tubuh Kristus dan anggur adalah darah-Nya yang tertumpah bagi isi dunia.

Anak Manusia harus menderita agar menggenapi rancangan karya keselamatan Bapa. Perjamuan Kudus adalah momen bagi orang percaya untuk mengingat karya itu. Selain itu, Perjamuan Kudus juga menjadi momen bagi kita untuk mengingat janji kedatangan-Nya kembali. Saat itu, kita akan seperjamuan makan dengan-Nya.

Perjamuan Kudus memang momen penting bagi orang percaya. Sebab dalam ritual singkat itu, tersirat inti ajaran kekristenan, yaitu karya keselamatan dan janji kedatangan-Nya kembali. Dengan mengingat semua itu, seharusnya kita tetap hidup dalam kebenaran Allah. Oleh karena itu, mari kita menjalani kehidupan yang beriman kepada Kristus dengan terus mengingat pengorbanan dan karya keselamatan-Nya di setiap aspek kehidupan kita, dan tetap setia kepada-Nya selama menantikan kedatangan-Nya kembali. [MRLN]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org