Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/03/24

Selasa, 24 Maret 2020 (Minggu Pra Paskah 4)

Keselamatan dan tegaknya keadilan adalah penantian orang benar yang mengalami tekanan dan ketidakadilan. Orang-orang ini mengharapkan sebuah masa ketika orang jahat dihakimi dan dihukum sesuai perbuatannya.

Tema penghakiman atau penghukuman Allah atas kefasikan terus berkumandang dalam Alkitab. Allah tidak akan mendiamkan penolakan umat-Nya akan Mesias dan penganiayaan kepada pengikut Kristus (12-19). Kehancuran Yerusalem akan segera tiba (20). Ini adalah hari pembalasan dan penggenapan penghakiman Allah (22-24). Israel, yang seharusnya menjadi instrumen keselamatan bagi bangsa-bangsa, dimurnikan oleh Allah melalui penghakiman. Israel hancur karena tidak setia memelihara perjanjian (hidup dalam ketidakadilan). Puncaknya, mereka menolak Mesias, yaitu Yesus Kristus.

Pengikut Kristus adalah Remnant of Israel-yang tersisa dan setia. Yahwe akan memakai mereka untuk menggantikan Israel (negara) menjadi berkat atau terang bagi bangsa-bangsa. Tidak hanya itu, ini juga merupakan tanda masuknya sebuah era baru, yaitu gentiles (orang di luar Yahudi) dalam sejarah keselamatan Allah.

Allah tidak menyukai kefasikan/ketidakadilan. Sekalipun pelakunya adalah umat-Nya, Ia tetap tidak suka. Oleh karena itu, Allah tetap akan bertindak adil terhadap ketidakadilan. Penghakiman akan dilakukan dan kebenaran akan ditegakkan-Nya. Penghakiman merupakan cara Allah memurnikan umat-Nya. Allah memisahkan antara kebenaran dan kefasikan; kebaikan dan kejahatan; keadilan dan kelaliman.

Sebagai orang percaya, kita pun rentan berbuat tidak adil. Ketidakadilan juga terjadi dalam gereja, keluarga, bisnis, dan pertemanan. Ada saja orang atau kelompok yang ditindas, dirugikan, disakiti, disingkirkan, dan dilupakan. Kita, sebagai orang percaya, perlu mengembangkan kepekaan akan hal ini. Kita harus berani menyuarakan serta mengusahakan agar keadilan berdiri tegak. Untuk itu, kita juga perlu memohon kepada Tuhan untuk memampukan kita terus-menerus berlaku adil kepada siapa pun. [JHN]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org