Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2020/02/09

Minggu, 9 Februari 2020 (Minggu ke-5 sesudah Epifania)

2 Samuel 12:26-31
Tunduk pada Otoritas

Sak beja-bejane wong kang lali isih bejo wong kang eling lan waspada 'seuntung-untungnya orang lupa, masih untung orang yang selalu ingat dan waspada'. Demikianlah nasihat Ronggowarsito (1802-1873) dalam bukunya Kalatidha (zaman edan). Tak mudah bersikap lurus dan murni dalam zaman edan. Karena itu, Ronggowarsito mendorong manusia sezamannya untuk senantiasa mengingat jati diri, waspada, dan tahu diri.

Salah satu pribadi yang tetap mengingat jati dirinya dalam nas hari ini adalah Yoab. Panglima perang Israel itu sengaja menghentikan serangan terakhirnya terhadap Raba dan mengirimkan orang kepada Daud dengan permohonan agar raja sendirilah yang menaklukkan kota itu (28). Yoab menyadari bahwa dia memang panglima perang, tetapi dia juga memahami bahwa pangkat yang dia sandang sesungguhnya merupakan pemberian Daud. Yoab tidak mencari nama untuk dirinya. Ia tahu bahwa dirinya hanyalah bawahan. Karena itu, Yoab menyerahkan penaklukan Kota Raba kepada Raja Daud. Yoab sungguh pribadi yang tahu diri. Raja Daud, yang sungguh-sungguh memahami itikad baik panglimanya, lalu memimpin perebutan Kota Raba (20).

Tindakan Yoab patut dijadikan teladan. Kadang kita-sebagai bawahan-merasa kesal kalau atasan kita mendapatkan pujian. Kita merasa telah berjerih lelah, namun atasanlah yang mendapat nama. Jika demikian, baiklah kita ingat, pertama, atasan kitalah yang telah mengangkat kita sebagai bawahannya. Itu berarti, tanpa atasan, kita tidak akan pernah mengerjakan tugas tersebut. Kedua, jika ada persoalan dengan pekerjaan kita, maka yang bertanggung jawab adalah atasan kita. Memang itulah yang biasa terjadi-atasan bertanggung jawab atas pekerjaan seluruh bawahannya. Jika anak buah salah, maka atasanlah yang dipecat. Karena itu, baiklah kita menempatkan diri selaku bawahan dengan sebaik-baiknya. Syaratnya: mari kita belajar bijaksana dan waspada!

Doa: Tolong kami mampu menempatkan diri kami sebagai bawahan yang baik. [YMI]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org