Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2019/12/31

Selasa, 31 Desember 2019 (Tutup Tahun)

Yohanes 3:1-12
Harus Terlahir Kembali

Kerohanian tidak ditentukan dari gelar yang disandangnya. Ada orang yang memiliki jabatan rohani, tetapi hidupnya seperti orang yang tidak mengenal Tuhan. Sebaliknya, ada orang yang tampak sederhana, tetapi mempunyai kehidupan spiritualitas yang mendalam.

Ada seorang Farisi bernama Nikodemus (1). Ia sudah mendengar tentang Yesus dan terkagum-kagum dengan berbagai tanda yang dikerjakan-Nya. Ia sengaja mencari Yesus di waktu malam untuk memenuhi keingintahuannya (2). Ia mengakui Yesus sebagai seorang rabi yang mendapat penyertaan dari Allah. Namun, itu bukanlah kebenaran inti yang ingin disampaikan Yesus.

Lalu, Yesus menjelaskan perihal kelahiran kembali (3). Tampaknya Nikodemus asing dengan ajaran tersebut dan mulai kebingungan (4). Nikodemus menyadari bahwa ia belum masuk ke inti kebenaran tentang Kerajaan Allah. Ia hanya memahami agamanya sebatas logika (9): "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?" Yesus menjawab, "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?" (10).

Percakapan mereka membukakan kepada kita betapa kerohanian bangsa Israel sedang terpuruk tanpa pengenalan yang benar tentang Allah. Bahkan seorang pemimpin agama saja tidak mengerti. Kebenaran kelahiran kembali ternyata terlalu tinggi bagi seorang pengajar Israel.

Akan tetapi, Yesus menerima Nikodemus apa adanya. Ia memberitakan kebenaran kepada Nikodemus pada malam itu. Kelak semuanya ini akan berdampak dalam hidup Nikodemus. Ia pun menjadi mengikut Kristus.

Mungkin kita sudah menjadi orang Kristen puluhan tahun dan tahu banyak dogma Kristen. Seperti Nikodemus, mungkin kita juga gagal memahami inti kebenaran ajaran Yesus. Kita masih ingin sesuatu yang sifatnya jasmani dan bukan relasi yang intim dengan Allah. Ada yang Allah ingin ubah dari kita. Tanpa perubahan karakter, kita belum masuk pada inti kebenaran Kerajaan Allah. Pertanyaannya adalah maukah Anda diubahkan Tuhan?

Doa: Tuhan, aku ingin mengenal Engkau dan perkara-perkara surgawi. [JS]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org