Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2019/10/10

Kamis, 10 Oktober 2019 (Minggu ke-17 sesudah Pentakosta)

Lukas 15:8-10
Kutemukan yang Terhilang

Ibuku memiliki kebiasaan menabung satu gram emas setiap kali menerima gaji. Ia mengumpulkannya sepanjang tahun. Ia tahu persis berapa jumlahnya. Suatu kali, Ibu menghitung berapa gram emas yang dimilikinya. Namun, emas yang ada padanya tak sesuai dengan catatannya. Ibu kehilangan satu gram emas. Dengan cemas, ia berupaya mencari kepingan kecil itu. Ia menyalakan penerangan lebih; ia memeriksa setiap bagian lemari dengan saksama. Dan saat ia menemukan kembali satu gram emas yang tercecer itu, ia merasakan kebahagiaan. Baginya, satu gram emas yang sempat hilang adalah hasil kerjanya selama satu bulan. Begitu berharga.

Perumpamaan dirham yang hilang adalah pelajaran kedua tentang prioritas mencari orang yang terhilang. Yesus melontarkan pertanyaan kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. "Perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?" (8). Pemilik dirham tahu betul berapa jumlah dirhamnya. Baginya, dirhamnya adalah hasil kerja kerasnya, miliknya, dan harta berharganya. Jadi, ia akan terus berusaha menjaganya dengan baik.

Demikian juga dengan satu orang berdosa yang terhilang dan tersesat. Di hadapan Allah Sang Pemilik kehidupan, satu orang yang terhilang adalah harta berharga-Nya. Dalam kasih-Nya, Ia akan selalu mencari, dengan segala upaya agar orang berdosa datang kembali kepada-Nya. Tuhan mengatakan bahwa para malaikat surgawi akan bersorak-sorai saat satu orang berdosa bertobat.

Apakah hidup kita berada dalam kekelaman dosa? Apakah kita merasa tidak layak di hadapan Allah? Ingat, Tuhan selalu mencari dan menyelamatkan orang yang berdosa. Di hadapan-Nya, kita milik-Nya yang sangat berharga dan Ia senantiasa akan mencari jika kita terhilang dari-Nya.

Doa: Tuhan, kami bersyukur. Saat kami tersesat dan terhilang, Engkau terus mencari sampai Kaudapatkan kembali. [SY]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org