Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2019/04/15

Senin, 15 April 2019 (Minggu Pra-Paskah 6)

1 Korintus 6:12-20
Stop Percabulan!

Percabulan adalah hubungan seksual secara sukarela di luar perkawinan. Kata sukarela ini mempunyai makna ganda. Pada satu sisi, istilah ini bisa dimaknai sebagai sebuah kebebasan. Pada sisi lain, bisa juga dipahami sebagai sebuah tantangan akan kesadaran diri tentang bagaimana kita memandang tubuh, pemberian Tuhan.

Paulus menegaskan bahwa tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan (13). Paulus juga melontarkan pertanyaan kritis kepada jemaat di Korintus sebagai refleksi. ”Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkan kepada percabulan? Sekali-kali tidak! (15). Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: ’Keduanya akan menjadi satu daging.’(16). Maka jauhkanlah dirimu dari dosa percabulan! (18). Muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (20).”

Bagaimana cara menjauhi dosa percabulan? Pertama, selalu ingat dan sadar bahwa tubuh kita adalah milik Tuhan, bukan milik sendiri. Tubuh kita adalah anggota Kristus dan bait Roh Kudus. Kedua, menjauhi segala bentuk percabulan. Kita tak akan pernah bisa menang melawan godaan dosa percabulan selain menyingkir darinya. Menghindari dan menjauhi adalah langkah terbaik yang dapat kita lakukan. Ketiga, muliakan Allah melalui tubuhmu. Saat mengikatkan diri kepada-Nya, kita menjadi satu roh dengan Dia. Akibatnya, kerinduan kita adalah memuliakan-Nya dengan segala keberadaan kita, termasuk lewat tubuh.

Peringatan mengenai percabulan juga ditujukan kepada kita pada zaman ini. Dosa percabulan merusak diri. Dosa ini akan merusak persekutuan kita dan Allah. Sebab itu, kita harus memilih, bersekutu dengan Allah atau membiarkan tubuh kita dikuasai dosa percabulan. Kita tak bisa menghidupi keduanya.

Doa: Tuhan, bawalah kami selalu mendekat pada-Mu dalam persekutuan dengan Roh-Mu yang kudus dan meninggalkan dosa. [SA]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org