Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2018/12/11

Selasa, 11 Desember 2018 (Minggu Adven ke-2)

Keluaran 21:12-36
Melawan Kekerasan dalam Keseharian

Ada peribahasa Jawa yang berbunyi: "Asu gedhe menang kerahe", yang artinya pangkat tinggi pasti lebih menang dalam berperkara. Dalam hukum rimba, siapa yang kuat dialah yang menang.

Nas hari ini berisi berbagai peraturan yang terkait dengan kekerasan dalam hidup keseharian. Peraturan tersebut diterima oleh bangsa Israel sebagai hukum Allah yang memiliki konsekuensi yang harus ditanggung oleh Si Pelaku. Perbuatan memukul orang sampai mati, menculik, angkara, dan membunuh dengan tipu daya adalah kejahatan besar di hadapan Tuhan dan hukumannya mati (12-14). Memukul dan mengutuk orang tuanya merupakan perbuatan tak bisa diampuni (15-17). Bahkan seorang tuan harus memerdekakan budaknya apabila ia menganiaya sampai buta, atau tanggal giginya. Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya, entah dengan ganti rugi, bahkan dengan nyawa. Namun, ada aturan yang dikecualikan dalam hukum Allah, yakni pembunuhan yang tidak disengaja. Orang tersebut akan diberikan tempat perlindungan agar ia bisa lari (13).

Kekerasan yang dibiarkan dan tidak dilawan akan menciptakan kekerasan yang lebih besar pada waktu mendatang. Kekerasan disemai dari kebencian akan berbuahkan sikap, angan-angan, dan perkataan, yang pada akhirnya mewujud dalam perbuatan. Kekerasan muncul karena orang berpikir pendek dan mengabaikan risiko yang harus diterimanya. Padahal kekerasan terhadap sesama adalah melawan Tuhan sendiri.

Kekerasan tidak bisa dilawan dengan kekerasan. Karena hal itu akan membentuk tindakan balas dendam yang tiada habisnya. Hati yang lemah lembut dan sedia mengampuni, mengasihi, dan mendoakan adalah solusi yang tepat untuk mematahkan lingkaran kekerasan. Selain itu, Tuhan tidak tinggal diam karena Ia akan menghukum seseorang berdasarkan perbuatannya.

Doa: Ya Tuhan, kiranya kami dimampukan mematahkan lingkaran pembalasan dan kekerasan dengan kasih-Mu yang mengampuni dan memberi damai sejahtera. [YTP]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org