Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2018/10/13

Sabtu, 13 Oktober 2018 (Minggu ke-20 sesudah Pentakosta)

Keluaran 8:20-32
Kau Spesial Bagi-Ku

Kasih Allah adalah kasih BMW. Kata BMW pasti tidak asing bagi kita. Ya, itu adalah merek sebuah mobil terkenal. Akan tetapi, apa maksudnya jika kasih Allah dikaitkan dengan BMW? Apakah itu berarti Allah hanya mengasihi orang-orang yang punya mobil BMW? Tentu saja, bukan!

BMW adalah singkatan dari Bagaimanapun, Meskipun, dan Walaupun. Bagaimanapun keadaan bangsa Israel, Allah tetap mengasihi. Meskipun, mereka selalu tidak patuh, namun Allah selalu menyayangi umat pilihan-Nya itu. Walaupun, mereka selalu melakukan kesalahan, tetapi Allah tetap mencintai bangsa Israel. Begitulah, Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi mereka.

Allah membuat tulah yang keempat atas tanah Mesir, yaitu lalat pikat. Seluruh bangsa Mesir terkena, yakni pegawai-pegawai Firaun, rakyatnya, rumah-rumahnya, bahkan tanah mereka penuh dengan pikat (21). Akan tetapi, lalat-lalat itu tidak menghinggapi tanah Gosyen tempat berdiamnya bangsa Israel. Itu pertanda bahwa Allah hadir di tengah bangsa-Nya, yaitu Israel (22-23). Tuhan Allah melakukan hal ini untuk menunjukkan kasih kepada bangsa-Nya.

Sebagai orang yang beriman, pernahkah kita merasa spesial? Kapan? Dalam keadaan bagaimana? Apakah dalam keadaan sedang baik-baik saja atau kala tantangan berat datang menyapa? Dalam kondisi demikian, apakah kita kehilangan sukacita dan harapan?

Orang beriman memang tidak bisa lepas dari tantangan, termasuk bangsa Israel sebagai bangsa pilihan Tuhan. Walau begitu, Tuhan selalu punya cara untuk memelihara umat-Nya. Dia selalu kreatif memperlihatkan betapa spesial kita di mata-Nya.

Kehidupan memang selalu berhiaskan tantangan dan permasalahan. Namun, Allah selalu merengkuh kita dalam kehangatan cinta-Nya. Dia akan selalu merawat dan memberi kita kelegaan dalam melewati setiap masa-masa sukar itu.

Doa: Tuhan, kami bersyukur karena Engkau selalu menempatkan kami spesial di hati-Mu. Terima kasih, Tuhan! [KT]


Baca Gali Alkitab 6

Keluaran 8:16-32

Mesir sudah mengalami tulah sebanyak dua kali. Dan ini kali yang ketiga dan keempat. Tuhan bermaksud menunjukkan kuasa-Nya atas orang-orang yang tidak percaya dan Dia berkuasa mutlak. Sebagai orang percaya kita perlu belajar atas peristiwa tulah di Mesir dan terus setia dalam menjalankan perintah Tuhan.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa pesan Tuhan kepada Musa (16)? Apa yang dilakukan Harun dan apa yang terjadi (17)?
2. Apa yang dilakukan para ahli Mesir dalam menangkal perbuatan Harun (18)? Apa yang dikatakan para ahli Mesir (19)? Siapa yang berkeras hatinya (20)?
3. Apa pesan Tuhan kepada Musa berikutnya (20-23)? Apa yang dilakukan Tuhan (24)? Apa yang menjadi keberatan Musa atas perintah Firaun (26-27)? Apa jawaban Firaun dan apa permintaannya kepada Musa (28)?
4. Apa yang dilakukan Musa atas permintaan Firaun (30)? Dan apa yang terjadi (31-32)?

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Mengapa hukuman Tuhan yang diberikan kepada orang yang menolak Tuhan berlangsung secara bertahap? Apa maksud-Nya?
2. Bagaimana sikap orang percaya melihat penghukuman Tuhan berlangsung atas orang yang menolak Tuhan?

Apa respons Anda?
1. Jika kita mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan dalam hidup kita, apakah kita terlebih dahulu datang kepada Tuhan?
2. Apakah selama ini, kita menjaga relasi kita dengan Tuhan secara baik dan benar?

Pokok Doa:
Mohon pengampunan Tuhan atas segala hal yang menghambat keseriusan kita menjaga relasi dengan-Nya.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org