Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2015/10/21

Rabu, 21 Oktober 2015

Ayub 21
Penghibur Bukan Perongrong

Judul: Penghibur Bukan Perongrong
Pada akhir ronde kedua dialog Ayub dan ketiga temannya, ia mengajukan kenyataan yang sering kita jumpai. Ada orang baik yang mengalami masalah serius bertubi-tubi. Misalnya, seorang yang mau menjadi misionaris tewas dalam perjalanan ke tempat misi. Seorang yang pensiun dari pelayanan dengan harapan menikmati masa tua bersama cucu, hanya untuk mendapati dirinya terkena kanker ganas. Sementara itu, orang-orang jahat berkuasa. Koruptor dan para penjahat kelas kakap lolos dari hukuman. Teroris merajalela menculik, memperkosa, membunuh, menimbulkan kerusakan hebat di mana-mana. Bagaimana orang terhibur dengan kata-kata Elifas, Bildad, dan Zofar?

Terkadang kita ingin membela Tuhan, hanya karena kita tahu satu-dua hal tentang Tuhan. Ketika kita berhadapan dengan pahit dan getirnya pengalaman hidup sesama manusia, maka dengan mudahnya kita memberi ceramah rohani kepada orang-orang yang malang. Kita tidak berupaya memberikan telinga kita untuk mendengar keluhan mereka. Mereka membutuhkan pundak tempat menangis dan tangan untuk memeluk mereka. Di tengah kompleksitas hidup, Tuhan memanggil kita menjadi saksi-saksi-Nya.

Ayub mengawali kata-katanya dengan permintaan agar teman-temannya mendengar baik-baik apa yang hendak ia katakan (2). Setelah itu, ia mengakhirinya dengan hardikan bahwa kata-kata yang disodorkan teman-temannya itu tidak sesuai dengan kenyataan dan hanya memperburuk keadaan (3-4). Hari ini kita sekali lagi diingatkan bahwa kepercayaan kepada karma adalah bodoh, berbahaya, dan menyakitkan.

Alkitab tidak mengajarkan bahwa kesuksesan dan kemapanan hidup merupakan indikator keselamatan kekal. Kenapa orang baik terkena masalah dan orang jahat kelihatannya sukses? Terkadang kita memang tidak tahu dan tidak ada perlunya kita berpura-pura tahu atau menebak-nebak. Biarlah kehadiran kita menjadi saluran anugerah dan penghiburan Tuhan bagi orang-orang di sekitar kita. [AKI]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org