Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2015/09/10

Kamis, 10 September 2015

Judul: Kontradiksi
Kontradiksi artinya pertentangan antara dua hal yang sangat berlawanan. Ketika kita melihat hal yang kontradiktif, maka kita cenderung menggelengkan kepala atau berdecak kagum dan tidak habis pikir. Tapi inilah kenyataannya.

Bacaan hari ini menggambarkan hal yang kontradiksi yaitu: Pertama, dalam kisah Yerobeam bin Yoas (alias Yerobeam II). Yerobeam II adalah raja di Samaria (Israel Utara). Yerobeam II melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dan tidak menjauhkan diri dari dosa pendahulunya (23-24). Tetapi ia dipakai Tuhan untuk menolong bangsa Israel dari penindasan raja Aram. Ia berhasil merebut kembali tanah Israel dari musuh (25-27). Yerobeam bin Yoas membawa bangsanya hidup makmur secara materi. Ia memerintah 41 tahun, lebih lama Yoas ayahnya (16 tahun) dan Yoahas kakeknya (17 tahun). Kontradiksi bukan? Jahat tapi sukses; jahat tapi dipakai Tuhan.

Kedua, bangsa Israel yang di bawah pemerintahan Yerobeam II menikmati kemakmuran material. Kemakmuran ini membuat mereka melupakan Tuhannya. Terjadi kesenjangan sosial di mana orang kaya menindas orang miskin, pesta pora, dan kehancuran secara moral serta rohani. Kebobrokan budi pekerti mereka ditentang keras oleh Amos dan Hosea (Amos 2: 6-8; Hosea 4: 1-2). Ini kontradiksinya: mereka sukses, tetapi hancur; mereka senang, tetapi susah.

Ketiga, Allah menghukum bangsa Israel yang menyembah allah lain. Namun, Allah Israel tidak tega melihat kesengsaraan umat-Nya sehingga Ia menolongnya. Ia benci akan kejahatan, tetapi Ia memakai Yerobeam II yang jahat untuk menolong umat-Nya dengan cara mendatangkan kemakmuran. Kemakmuran itulah yang menjerumuskan mereka kepada kebobrokan budi pekerti (akhlak).

Manusia bisa melupakan Tuhan saat ia sukses. Tetapi Allah kita adalah Allah yang sempurna. Ia setia pada janji-Nya dan tetap menyelamatkan umat-Nya dari kesengsaraan karena dosanya. Dialah Allah Israel yang tak pernah melupakan umat-Nya. [DSY]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org